BPBD Tangsel Rekomendasikan Sumur Bor untuk Atasi Krisis Air

Kompas.com - 26/08/2019, 14:47 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangerang Selatan terus berupaya menangani kasus krisis air bersih yang saat ini terjadi setelah musim kemarau yang berkepanjangan.

Untuk wilayah Tangerang Selatan, ada dua wilayah yang mengalami krisis air bersih. Selain perumahan Pesona Serpong, permasalahan juga terjadi di Kampung Koceak.

BPBD sendiri telah mendapatkan solusi untuk menangani persoalan krisis air bersih yang juga pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Caranya berupaya membangun sumur bor di dua wilayah tersebut.

Baca juga: BPBD: Dua Wilayah di Tangsel Krisis Air

"Mitigasi struktural yaitu penanggulangan kebencanaan secara permanen sebagai solusi melalui intervensi pembangunan fisik berupa pembuatan sumur bor, dan itu rekomendasi hasil kajian BPBD," kata Kasie Kedaruratan BPBD Ade Wahyudi saat dihubungi Kompas.com, Senin (26/8/2019).

Namun, untuk rencana pengadaan sumur bor tersebut, pihak BPBD sendiri akan melakukan koordinasi dengan dinas terkait.

"Soalnya untuk pembangunan sumur bor akan dilaksanakan oleh OPD atau dinas lain," kata Ade.

Sementara untuk bantuan sementara saat ini BPBD masih melakukan pendistribusian air bersih. Dalam pemberian air bersih tersebut pihaknya melakukan secara bertahap yang satu tangkinya berisi 4000 air bersih.

Baca juga: Krisis Air Bersih, Warga Serpong Minta Bantuan Penambahan Toren



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPU Tangsel Nyatakan Siap Hadapi Sidang Sengketa Hasil Pilkada 2020

KPU Tangsel Nyatakan Siap Hadapi Sidang Sengketa Hasil Pilkada 2020

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Tambah 1.941 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19

Pemprov DKI Akan Tambah 1.941 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
Polisi: Beberapa Pembuat Surat PCR Palsu adalah Pegawai Lab dan Klinik

Polisi: Beberapa Pembuat Surat PCR Palsu adalah Pegawai Lab dan Klinik

Megapolitan
Perempuan Mesum di Halte Senen Tertangkap, Pelaku Pria Masih Diburu

Perempuan Mesum di Halte Senen Tertangkap, Pelaku Pria Masih Diburu

Megapolitan
Dua Anggota Ormas Dianiaya karena Sering Memalak di Kafe Bekasi, Seorang Tewas

Dua Anggota Ormas Dianiaya karena Sering Memalak di Kafe Bekasi, Seorang Tewas

Megapolitan
Tabrak Sepatbor Mobil Boks, Pengendara Motor Jatuh dan Tewas di Tempat

Tabrak Sepatbor Mobil Boks, Pengendara Motor Jatuh dan Tewas di Tempat

Megapolitan
Polisi Pastikan Perempuan yang Mesum di Halte Kramat Raya Bukan PSK

Polisi Pastikan Perempuan yang Mesum di Halte Kramat Raya Bukan PSK

Megapolitan
Jelang Sidang Sengketa Hasil Pilkada, KPU Tangsel Siapkan Sanggahan hingga Alat Bukti

Jelang Sidang Sengketa Hasil Pilkada, KPU Tangsel Siapkan Sanggahan hingga Alat Bukti

Megapolitan
Satpol PP: Penginapan AVA OYO di Pademangan Berulang Kali Langgar Protokol Kesehatan

Satpol PP: Penginapan AVA OYO di Pademangan Berulang Kali Langgar Protokol Kesehatan

Megapolitan
Blok Makam Jenazah Pasien Covid-19 Mulai Penuh, Pemprov DKI Terus Siapkan Lahan Baru

Blok Makam Jenazah Pasien Covid-19 Mulai Penuh, Pemprov DKI Terus Siapkan Lahan Baru

Megapolitan
Polisi Periksa Kejiwaan Perempuan yang Berbuat Mesum di Halte Senen

Polisi Periksa Kejiwaan Perempuan yang Berbuat Mesum di Halte Senen

Megapolitan
Pemuda Jadi Korban Pengeroyokan di Duri Kosambi, Diduga Berawal dari Tawuran

Pemuda Jadi Korban Pengeroyokan di Duri Kosambi, Diduga Berawal dari Tawuran

Megapolitan
Perempuan yang Berbuat Mesum di Halte Jalan Kramat Raya Diberi Imbalan Rp 22.000 oleh Si Pria

Perempuan yang Berbuat Mesum di Halte Jalan Kramat Raya Diberi Imbalan Rp 22.000 oleh Si Pria

Megapolitan
Persneling Belum Netral, Mobil Pikap Terperosok ke Selokan Saat Dihidupkan

Persneling Belum Netral, Mobil Pikap Terperosok ke Selokan Saat Dihidupkan

Megapolitan
Polisi Buru Otak Penyelundupan Narkotika dari Palembang ke Jakarta

Polisi Buru Otak Penyelundupan Narkotika dari Palembang ke Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X