Polisi Tangkap Pengedar Narkoba serta Amankan 1 Kilogram Ganja

Kompas.com - 26/08/2019, 16:00 WIB
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Bastoni Purnama Merilis Kasus Penangkapan Pengedara Ganja di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (28/8/2019) KOMPAS.COM/WALDA MARISONKapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Bastoni Purnama Merilis Kasus Penangkapan Pengedara Ganja di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (28/8/2019)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Polres Metro Jakarta Selatan menangkap seorang pengedar ganja berinisial AF (30) di kawasan Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (15/8/2019).

Penangkapan tersebut berawal ketika polisi mengendus keberadaan AF berdasarkan informasi masyarakat. Setelah melakukan pemantauan, AF pun langsung ditangkap di kawasan Kebagusan tanpa perlawanan apapun.

Saat ditangkap, polisi temukan beberapa barang bukti berupa ganja.

"Saat penangkapan tersebut ditubuh tersangka ditemukan tiga bungkus ganja," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Bastoni Purnama saat ditemui di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin (26/8/2019).

Dia pun mengaku menyembunyikan beberapa kantong berisi ganja di sebuah kontrakan di kawasan Kebagusan.

Baca juga: Jual 100 Kg Ganja, Berapa Setoran Charlie kepada Bos di Dalam Penjara?

Dengan cepat polisi datang dan menggeledah rumah tersebut. Benar saja, polisi temukan beberapa kantong ganja siap jual.

"Kemudian anggota meluncur ke rumah tersebut  kemudian ditemukan barbuk lain sebanyak 11 bungkus ganja. Total semua barang buktiyang ditemukan ada 1 kilogram dan semua ganja," tambahnnya.

Kepada polisi, dia mengaku diperintahkan untuk mengedarkan ganja oleh dua orang yang masuk daftar pencarian orang (DPO). Dua orang itu berinisial D dan A.

Namun, polisi memastikan berapa narkoba yang telah terjual selama jadi pengedar.

Hingga saat ini, polisi masih menelusuri keberadaan dua orang DPO tersebut.

Akibat perbuatannya tersangka dikenakan Pasal 114 ayat 1 sub Pasal 111 Undang-Undang RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana seumur hidup atau paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara.

Baca juga: Jual Ganja dan Untung Ratusan Juta Bikin Hidup Charlie Tidak Tenang



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Susun Regulasi Penerapan New Normal Kota Bekasi

Pemkot Susun Regulasi Penerapan New Normal Kota Bekasi

Megapolitan
UPDATE 29 Mei Depok: Tambah 4 Pasien Positif, Jumlah PDP dan ODP Turun

UPDATE 29 Mei Depok: Tambah 4 Pasien Positif, Jumlah PDP dan ODP Turun

Megapolitan
Bioskop hingga Tempat Karaoke di Bekasi Akan Beroperasi jika New Normal Diterapkan

Bioskop hingga Tempat Karaoke di Bekasi Akan Beroperasi jika New Normal Diterapkan

Megapolitan
Cerita Ibu Hamil Pilih Periksa di Bidan Selama Pandemi Covid-19

Cerita Ibu Hamil Pilih Periksa di Bidan Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Sambut New Normal, Rumah Ibadah di Tangsel Akan Dibuka Bertahap Awal Juni 2020

Sambut New Normal, Rumah Ibadah di Tangsel Akan Dibuka Bertahap Awal Juni 2020

Megapolitan
Kota Bekasi Akan Terapkan New Normal Setelah 4 Juni 2020

Kota Bekasi Akan Terapkan New Normal Setelah 4 Juni 2020

Megapolitan
Depok Perpanjang PSBB dan Masa Tanggap Darurat Covid-19

Depok Perpanjang PSBB dan Masa Tanggap Darurat Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 Mei: Bertambah 124 Kasus, Total 7.053 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

UPDATE 29 Mei: Bertambah 124 Kasus, Total 7.053 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

Megapolitan
Hujan Deras dan Angin Kencang Akibatkan 2 Pohon Tumbang di Bogor

Hujan Deras dan Angin Kencang Akibatkan 2 Pohon Tumbang di Bogor

Megapolitan
Wali Kota Akui Kota Bekasi Belum Bebas Covid-19

Wali Kota Akui Kota Bekasi Belum Bebas Covid-19

Megapolitan
Masjid di Pancoran Gelar Shalat Jumat, Pemprov DKI: Semoga Tak Ada yang Terinfeksi

Masjid di Pancoran Gelar Shalat Jumat, Pemprov DKI: Semoga Tak Ada yang Terinfeksi

Megapolitan
Pemprov DKI Tak Pangkas TKD PNS yang Tangani Covid-19

Pemprov DKI Tak Pangkas TKD PNS yang Tangani Covid-19

Megapolitan
Pohon Tumbang di Cipayung Timpa Mobil dan Rusak Instalasi Listrik

Pohon Tumbang di Cipayung Timpa Mobil dan Rusak Instalasi Listrik

Megapolitan
Batal Ditutup, Layanan SIM, STNK, dan BPKB Dibuka Kembali dengan Protokol Pencegahan Covid-19

Batal Ditutup, Layanan SIM, STNK, dan BPKB Dibuka Kembali dengan Protokol Pencegahan Covid-19

Megapolitan
Banyak Pelanggaran Protokol Kesehatan, Pengawasan Pasar Tradisional Diperketat Saat New Normal

Banyak Pelanggaran Protokol Kesehatan, Pengawasan Pasar Tradisional Diperketat Saat New Normal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X