Sopir Taksi Online Mengaku Karyawan Transmedia, Tipu Korban yang Dikenal Lewat Aplikasi Tantan

Kompas.com - 26/08/2019, 18:00 WIB
Polisi menangkap seorang tersangka pencurian dengan modus mengaku sebagai karyawan Transmedia. Tersangka bernama Arman alias TA. Foto diambil dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (26/8/2019). KOMPAS.COM/RINDI NURIS VELAROSDELAPolisi menangkap seorang tersangka pencurian dengan modus mengaku sebagai karyawan Transmedia. Tersangka bernama Arman alias TA. Foto diambil dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (26/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi menangkap seorang tersangka pencurian dengan modus mengaku sebagai karyawan Transmedia. Tersangka bernama Arman alias TA.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, tersangka mengenal korban melalui aplikasi kencan online, Tantan.

Setelah berkomunikasi secara online selama sebulan, tersangka mengajak bertemu korban di salah satu restoran cepat saji di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat.

"Tersangka menjemput korban menggunakan kendaraan Honda Mobilio. Saat tiba di restoran, tas milik korban diminta pelaku untuk ditinggal di mobil," kata Argo dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (26/8/2019).


Baca juga: Ditangkap, Pembobol Alfamart di Depok Mengaku Terlilit Utang

Argo mengungkapkan, saat korban tengah menyantap makanan di lantai dua restoran itu, tersangka meminta ijin untuk memesan makanan tambahan.

Namun, tersangka kembali ke mobil dan membawa kabur barang-barang milik korban di antaranya tas merk Channel, dua buah ponsel, dan kartu identitas korban.

Baca juga: Ini Kronologi Penganiayaan Kompol Nadapdap oleh Sopir Angkot di Depok

"Setelah korban menunggu, namun tersangka tidak kembali. Ternyata tersangka telah membawa kabur barang-badang milik korban," ungkap Argo.

Tersangka ditangkap di kawasan Antasari, Jakarta Selatan. Setelah diselidiki, tersangka diketahui berprofesi sebagai sopir taksi online

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 362 KUHP. Ancaman hukumannya lima tahun penjara.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Identitas Kepala Sudinhub Jakbar Dicatut Penipu, Stafnya Jadi Korban

Identitas Kepala Sudinhub Jakbar Dicatut Penipu, Stafnya Jadi Korban

Megapolitan
Hendak Menumpang Truk, Seorang Bocah Tewas Terserempet Bus di Koja

Hendak Menumpang Truk, Seorang Bocah Tewas Terserempet Bus di Koja

Megapolitan
Petugas Damkar Evakuasi Ular Sanca 3 Meter yang Melilit di Lampu Jalan

Petugas Damkar Evakuasi Ular Sanca 3 Meter yang Melilit di Lampu Jalan

Megapolitan
ART yang Ditusuk Orang Tak Dikenal di Duren Sawit Meninggal

ART yang Ditusuk Orang Tak Dikenal di Duren Sawit Meninggal

Megapolitan
Perempuan yang Selonjoran di Tengah Jalan Margonda Pernah Coba Bunuh Diri Lompat dari JPO

Perempuan yang Selonjoran di Tengah Jalan Margonda Pernah Coba Bunuh Diri Lompat dari JPO

Megapolitan
Diduga Depresi, Seorang Perempuan Selonjoran di Tengah Jalan Margonda Depok

Diduga Depresi, Seorang Perempuan Selonjoran di Tengah Jalan Margonda Depok

Megapolitan
Petugas Damkar Tangkap Biawak 1,5 Meter di Atap Rumah Warga

Petugas Damkar Tangkap Biawak 1,5 Meter di Atap Rumah Warga

Megapolitan
Pondok Indah Mal Hadirkan Atraksi Juara Dunia Barongsai, Ini Jadwalnya

Pondok Indah Mal Hadirkan Atraksi Juara Dunia Barongsai, Ini Jadwalnya

Megapolitan
Mulai Rabu Depan, Kelenteng Petak Sembilan Buka 24 Jam Sampai Imlek

Mulai Rabu Depan, Kelenteng Petak Sembilan Buka 24 Jam Sampai Imlek

Megapolitan
Wakapolri: Jumlah Mahasiswa yang Terjerat Narkoba Bertambah Tiap Tahun

Wakapolri: Jumlah Mahasiswa yang Terjerat Narkoba Bertambah Tiap Tahun

Megapolitan
Wakapolri Sebut Laut Rentan Jadi Jalur Masuk Narkoba Jaringan Luar Negeri

Wakapolri Sebut Laut Rentan Jadi Jalur Masuk Narkoba Jaringan Luar Negeri

Megapolitan
Curi Lebih dari 100 Motor, Pasutri Ditangkap Polisi

Curi Lebih dari 100 Motor, Pasutri Ditangkap Polisi

Megapolitan
Kepulauan Seribu Perkenalkan Objek Wisata Baru Pantai Cikaya di Pulau Karya

Kepulauan Seribu Perkenalkan Objek Wisata Baru Pantai Cikaya di Pulau Karya

Megapolitan
Jumlah Anak Muda Pemakai Narkoba Terus Meningkat, Ini Penjelasan Wakapolri

Jumlah Anak Muda Pemakai Narkoba Terus Meningkat, Ini Penjelasan Wakapolri

Megapolitan
Dana Belum Turun, Pengerukan di Lokasi Penggusuran Sunter Agung Berhenti

Dana Belum Turun, Pengerukan di Lokasi Penggusuran Sunter Agung Berhenti

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X