Aniaya dan Curi Bitcoin Korban Senilai Rp 160 Juta, 6 Tersangka Ditangkap

Kompas.com - 26/08/2019, 19:00 WIB
Ilustrasi Bitcoin. THINKSTOCKPHOTOSIlustrasi Bitcoin.

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap enam tersangka pencurian dengan kekerasan di wilayah Tangerang Selatan. Masing-masing tersangka berinisial IM, DG, SY, RP, S, dan SWF.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, para tersangka mencuri uang senilai Rp 160 juta dalam akun Bitcoin milik korban.

Adapun, Bitcoin adalah uang virtual yang dapat digunakan untuk transaksi atau membeli barang secara online.

Baca juga: Sopir Taksi Online Mengaku Karyawan Transmedia, Tipu Korban yang Dikenal Lewat Aplikasi Tantan


Kasus pencurian dengan kekerasan itu berawal ketika keluarga IM di Aceh tertipu investasi Bitcoin.

Tersangka IM berinisiatif mengajak bertemu korban yang berprofesi sebagai karyawan pemasaran perusahaan Bitcoin untuk mengembalikan uang keluarganya.

"Keluarga tersangka (IM) pernah menginvestasikan uang di Bitcoin. Kemudian saudaranya banyak yang tertipu, marketing (Bitcoin) dari Aceh berangkat ke Jakarta. Dengan banyaknya yang ditipu itu, tersangka berpikir bagaimana caranya mengambil kembali uang tersebut," kata Argo dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (26/8/2019).

Baca juga: Tersangka Spesialis Curanmor Tewas Ditembak Polisi

Para tersangka mengajak bertemu korban di wilayah Jakarta Selatan. Selanjutnya, tersangka menginformasikan bahwa lokasi pertemuannya berubah di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan.

Saat korban menuju Bintaro, mobil yang dikendarai korban dipaksa berhenti oleh tersangka.

"Kemudian di daerah Bintaro, tersangka menghentikan mobil korban. Mata korban ditutup menggunakan kain, lalu diancam untuk menyebutkan PIN (kode rahasia) akun Bitcoinnya. Ia (korban) juga sempat dipukul hingga memar," jelas Argo.

Baca juga: Ditangkap, Pembobol Alfamart di Depok Mengaku Terlilit Utang

Setelah memperoleh PIN akun Bitcoin korban, para tersangka langsung mencuri uang senilai Rp 160 juta dalam akun tersebut.

Para tersangka membagi uang tersebut dengan pembagian IM mendapatkan uang senilai Rp 50 juta, DG mendapatkan Rp 50 juta, dan sisanya dibagi ke empat tersangka lainnya.

Saat ini, polisi tengah menyelidiki motif pencurian tersebut. Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Identitas Kepala Sudinhub Jakbar Dicatut Penipu, Stafnya Jadi Korban

Identitas Kepala Sudinhub Jakbar Dicatut Penipu, Stafnya Jadi Korban

Megapolitan
Hendak Menumpang Truk, Seorang Bocah Tewas Terserempet Bus di Koja

Hendak Menumpang Truk, Seorang Bocah Tewas Terserempet Bus di Koja

Megapolitan
Petugas Damkar Evakuasi Ular Sanca 3 Meter yang Melilit di Lampu Jalan

Petugas Damkar Evakuasi Ular Sanca 3 Meter yang Melilit di Lampu Jalan

Megapolitan
ART yang Ditusuk Orang Tak Dikenal di Duren Sawit Meninggal

ART yang Ditusuk Orang Tak Dikenal di Duren Sawit Meninggal

Megapolitan
Perempuan yang Selonjoran di Tengah Jalan Margonda Pernah Coba Bunuh Diri Lompat dari JPO

Perempuan yang Selonjoran di Tengah Jalan Margonda Pernah Coba Bunuh Diri Lompat dari JPO

Megapolitan
Diduga Depresi, Seorang Perempuan Selonjoran di Tengah Jalan Margonda Depok

Diduga Depresi, Seorang Perempuan Selonjoran di Tengah Jalan Margonda Depok

Megapolitan
Petugas Damkar Tangkap Biawak 1,5 Meter di Atap Rumah Warga

Petugas Damkar Tangkap Biawak 1,5 Meter di Atap Rumah Warga

Megapolitan
Pondok Indah Mal Hadirkan Atraksi Juara Dunia Barongsai, Ini Jadwalnya

Pondok Indah Mal Hadirkan Atraksi Juara Dunia Barongsai, Ini Jadwalnya

Megapolitan
Mulai Rabu Depan, Kelenteng Petak Sembilan Buka 24 Jam Sampai Imlek

Mulai Rabu Depan, Kelenteng Petak Sembilan Buka 24 Jam Sampai Imlek

Megapolitan
Wakapolri: Jumlah Mahasiswa yang Terjerat Narkoba Bertambah Tiap Tahun

Wakapolri: Jumlah Mahasiswa yang Terjerat Narkoba Bertambah Tiap Tahun

Megapolitan
Wakapolri Sebut Laut Rentan Jadi Jalur Masuk Narkoba Jaringan Luar Negeri

Wakapolri Sebut Laut Rentan Jadi Jalur Masuk Narkoba Jaringan Luar Negeri

Megapolitan
Curi Lebih dari 100 Motor, Pasutri Ditangkap Polisi

Curi Lebih dari 100 Motor, Pasutri Ditangkap Polisi

Megapolitan
Kepulauan Seribu Perkenalkan Objek Wisata Baru Pantai Cikaya di Pulau Karya

Kepulauan Seribu Perkenalkan Objek Wisata Baru Pantai Cikaya di Pulau Karya

Megapolitan
Jumlah Anak Muda Pemakai Narkoba Terus Meningkat, Ini Penjelasan Wakapolri

Jumlah Anak Muda Pemakai Narkoba Terus Meningkat, Ini Penjelasan Wakapolri

Megapolitan
Dana Belum Turun, Pengerukan di Lokasi Penggusuran Sunter Agung Berhenti

Dana Belum Turun, Pengerukan di Lokasi Penggusuran Sunter Agung Berhenti

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X