September, PAM Jaya Mulai Alirkan Air Bersih ke 30.000 Warga Jakut dan Jakbar

Kompas.com - 26/08/2019, 19:37 WIB
Ilustrasi air bersih THINKSTOCKS/KENZAZAIlustrasi air bersih

JAKARTA, KOMPAS.com - BUMD PAM Jaya sedang membangun proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Hutan kota di Jakarta.

Proyek ini dikerjakan guna menyalurkan air bersih ke 30.000 warga Jakarta Barat dan Jakarta Utara yang belum mendapatkan akses air bersih.

"Di Jakarta Barat dan Jakarta Utara terdapat beberapa wilayah yang memang belum mendapatkan saluran perpipaan. Diantaranya di Kamal, Pegadungan, Tegal Alur, dan Kamal Miara," kata Londa Nurhandayani selaku Manajes Humas PAM Jaya saat di konfirmasi, Senin (26/8/2019).

Saat ini, kata Linda, proyek SPAM Jaya sudah 75 persen instalasi yang terpasang.

Setelah mencapai 100 persen, pihaknya akan melakukan pemasangan pipa ke pelanggan.

"Diperkirakan, September sudah akan mulai pemasangan pipa pendistribusian ke pelanggan," ucapnya.

Proyek SPAM hutan kota yang akan mengalirkan 500 liter air per detik ini sudah dikerjakan PAM Jaya sejak tahun lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat ini, pihaknya tengah mensosialisasikan pemasangan saluran perpipaan tersebut ke wilayah-wilayah yang direncanakan mendapat akses air bersih tersebut.

"Tadi kami mensosialisasikan ke pihak Kelurahan bersama RW dan RT di kelurahan Kamal Muara. Selanjutnya akan dilaksanakan sosialisasi ke pihak kelurahan Kamal, Tegal Alur, dan Pegadungan," kata Linda.

Pembangunan saluran air ini diharapkan dapat mengatasi permasalah air bersih yang sudah dari dulu dialami sejumlah warga Jakarta Barat dan Utara.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

Megapolitan
Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Megapolitan
Soal Penyebab Kecelakaan 'Adu Banteng' di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Soal Penyebab Kecelakaan "Adu Banteng" di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Megapolitan
Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Megapolitan
Motor 'Adu Banteng', Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Motor "Adu Banteng", Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Megapolitan
Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Megapolitan
Polisi: Pria yang Coba Kabur dari Polda Metro Jaya Belum Berstatus Tersangka

Polisi: Pria yang Coba Kabur dari Polda Metro Jaya Belum Berstatus Tersangka

Megapolitan
Ganjil Genap Tempat Wisata, Pengendara Boleh Turunkan Pengunjung di Akses Menuju Pintu Masuk

Ganjil Genap Tempat Wisata, Pengendara Boleh Turunkan Pengunjung di Akses Menuju Pintu Masuk

Megapolitan
Hari Pertama Diberlakukan, Masih Banyak Warga Belum Tahu Ada Ganjil Genap di Tempat Wisata

Hari Pertama Diberlakukan, Masih Banyak Warga Belum Tahu Ada Ganjil Genap di Tempat Wisata

Megapolitan
Polisi Tindak Pengendara dengan Knalpot Bising Saat 'Crowd Free Night'

Polisi Tindak Pengendara dengan Knalpot Bising Saat "Crowd Free Night"

Megapolitan
Pemprov DKI Susun Grand Design Perbaiki Kualitas Udara Jakarta

Pemprov DKI Susun Grand Design Perbaiki Kualitas Udara Jakarta

Megapolitan
Polisi Tilang 314 Kendaraan dalam Crowd Free Night Semalam

Polisi Tilang 314 Kendaraan dalam Crowd Free Night Semalam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.