Kompas.com - 26/08/2019, 20:55 WIB
Pengacara Hotman Paris Hutapea di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (26/8/2019). KOMPAS.COM/RINDI NURIS VELAROSDELAPengacara Hotman Paris Hutapea di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (26/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengacara Hotman Paris membantah dirinya terekam dalam sebuah video asusila yang disebut diunggah di akun Instagram pribadinya.

Atas unggahan tersebut, Hotman dilaporkan oleh pengacara Farhat Abbas dengan tuduhan menyebarkan konten pornografi melalui media sosial.

"Dia (Farhat) dengan gegabah mengatakan diduga yang di video pornografi itu Hotman Paris dan sekretarisnya. Saya klarifikasi, wajahnya bukan orang Indonesia ya (dalam video), itu wajah orang luar negeri," kata Hotman di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (26/8/2019).

Hotman pun mengaku tak pernah mengunggah video asusila itu di instagramnya. Pasalnya, Hotman menyebut ponselnya hilang saat di Bali.

Baca juga: Hotman Paris Ditanya 20 Pertanyaan soal Laporannya Terhadap Farhat Abbas

Oleh karena itu, ia merasa telah difitnah atas laporan dugaan penyebaran konten pornografi yang  dibuat Farhat.

"Saya enggak pernah tau video porno yang mana. Makanya saya menunggu dulu sampai saya dipanggil penyidik (untuk diklarifikasi) video porno yang mana," ungkap Hotman.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mana mungkin seorang Hotman Paris memasukkan video porno di Instagram saya yang followers-nya 3,8 juta," lanjutnya.

Sebelumnya diberitakan, Farhat telah melaporkan Hotman dengan tuduhan menyebarkan konten pornografi melalui akun instagram milik Hotman, @hotmanparisofficial.

Farhat mewakili LSM GACD (Government Againts Corruption & Discrimination) yang dipimpin Andar Situmorang, membuat laporan tersebut di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (2/8/2019).

Atas laporan itu, Andar dan Farhat menuduh Hotman telah melakukan dugaan tindak pidana penyebaran konten pornografi melalui media elektronik.

Tak lama berselang, Hotman melaporkan balik Farhat dan Andar dengan tuduhan fitnah dan pencemaran nama baik melalui media elektronik dan atau mendistribusikan informasi elektronik yang bermuatan asusila.

Laporan tersebut dibuat Hotman pada Rabu (14/8/2019), pukul 22.29 WIB.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi Covid-19 Lansia di Depok Lamban, Wali Kota: Banyak yang Takut karena 'Katanya, katanya'

Vaksinasi Covid-19 Lansia di Depok Lamban, Wali Kota: Banyak yang Takut karena "Katanya, katanya"

Megapolitan
Kisah Pemilihan Desain Lokomotif MRT, Hampir Berbentuk 'Jangkrik Tidur'

Kisah Pemilihan Desain Lokomotif MRT, Hampir Berbentuk "Jangkrik Tidur"

Megapolitan
Demi Cegah Kerumunan, Peserta Vaksinasi di Stadio Patriot Diharuskan Datang Sesuai Jadwal

Demi Cegah Kerumunan, Peserta Vaksinasi di Stadio Patriot Diharuskan Datang Sesuai Jadwal

Megapolitan
Pemakaman dengan Protap Covid-19 di DKI Naik Dua Kali Lipat dalam Seminggu

Pemakaman dengan Protap Covid-19 di DKI Naik Dua Kali Lipat dalam Seminggu

Megapolitan
Ketersediaan Tempat Tidur ICU Pasien Covid-19 di Jakbar Tersisa 10 Persen

Ketersediaan Tempat Tidur ICU Pasien Covid-19 di Jakbar Tersisa 10 Persen

Megapolitan
Pemerintah Kota Bekasi Ajak Warga untuk Vaksinasi Massal di Stadion Patriot

Pemerintah Kota Bekasi Ajak Warga untuk Vaksinasi Massal di Stadion Patriot

Megapolitan
Nekat WFO dari Batas Ketentuan, Perkantoran di Jakarta Akan Disanksi Rp 50 Juta

Nekat WFO dari Batas Ketentuan, Perkantoran di Jakarta Akan Disanksi Rp 50 Juta

Megapolitan
Polisi dan TNI Gencarkan Patroli Prokes di Jakarta Seiring Naiknya Kasus Covid-19

Polisi dan TNI Gencarkan Patroli Prokes di Jakarta Seiring Naiknya Kasus Covid-19

Megapolitan
Syarat dan Cara Pendaftaran Vaksinasi Masal di Stadion Patriot Bekasi

Syarat dan Cara Pendaftaran Vaksinasi Masal di Stadion Patriot Bekasi

Megapolitan
RSUD Depok: Seminggu Terakhir Jumlah Pasien Covid-19 Meningkat Tajam

RSUD Depok: Seminggu Terakhir Jumlah Pasien Covid-19 Meningkat Tajam

Megapolitan
Pasien Covid-19 Melonjak, IDI Jakarta Minta Pemerintah Lunasi Utang ke Rumah Sakit

Pasien Covid-19 Melonjak, IDI Jakarta Minta Pemerintah Lunasi Utang ke Rumah Sakit

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Anies Minta Warga Jakarta Habiskan Akhir Pekan di Rumah Saja

Kasus Covid-19 Melonjak, Anies Minta Warga Jakarta Habiskan Akhir Pekan di Rumah Saja

Megapolitan
Jakarta Darurat Covid-19, TNI-Polri Serahkan Data Kasus Positif ke Pemprov DKI Jakarta

Jakarta Darurat Covid-19, TNI-Polri Serahkan Data Kasus Positif ke Pemprov DKI Jakarta

Megapolitan
Meningkat Cepat, Keterisian RS di Depok untuk Pasien Covid-19 Sudah 80 Persen

Meningkat Cepat, Keterisian RS di Depok untuk Pasien Covid-19 Sudah 80 Persen

Megapolitan
Daftar Lengkap Lokasi, Syarat, dan Jadwal Vaksinasi Covid-19 di Jakarta

Daftar Lengkap Lokasi, Syarat, dan Jadwal Vaksinasi Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X