Penyandang Disabilitas Pawai dari Monas ke Bundaran HI Pakai Baju Adat

Kompas.com - 27/08/2019, 10:56 WIB
Para penyandang disabilitas pawai di Bunderan HI, MH Thamrin, Selasa (27/8/2019). KOMPAS.com/CYNTHIA LOVAPara penyandang disabilitas pawai di Bunderan HI, MH Thamrin, Selasa (27/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam rangka menyambut HUT ke-74 Kemerdekaan RI, sejumlah penyandang disabilitas berpawai dari Monas ke Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (27/8/2019).

Pawai mereka juga bermaksud untuk meminta pemerintah membentuk Komisi Nasional Disabilitas dan menghapus syarat sehat jasmani dalam rekrutmen tenaga kerja yang merupakan bentuk diskriminasi terhadap penyandang disabilitas.

Pawai itu diselenggarakan oleh Koalisi Nasional POKJA Implementasi.

Baca juga: Kisah Haru Penyandang Disabilitas, Kibarkan Sang Merah Putih di Dalam Laut


Para peserta pawai menggunakan setengah badan jalan di Bundaran Hotel Indonesia.

Mereka mengenakan kostum adat dari berbagai daerah. Ada yang mengenakan baju adat Jawa, Betawi, Padang, Batak, dan daerah lainnya.

Ada yang berjalan kaki, ada yang menggunakan kursi roda dan menggunakan kruk.

Sesekali para penyandang disabilitas itu berhenti dan berjoget diiringi alunan musik.

Aksi mereka menyedot perhatian para pengendara yang melintas di kawasan Bundaran Hotel Indonesia.

Dari Bunderan HI, penyandang disabilias itu menuju Kementerian PANRB (Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) untuk beraudiensi dan menyampaikan tuntutan mereka.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

SMK di Depok Diserang Sekelompok Orang, Guru: Sudah Tiga Kali Penyerangan

SMK di Depok Diserang Sekelompok Orang, Guru: Sudah Tiga Kali Penyerangan

Megapolitan
SMK di Depok Dirusak Massa, Polisi Duga Aksi Balas Dendam

SMK di Depok Dirusak Massa, Polisi Duga Aksi Balas Dendam

Megapolitan
Anggota DPRD Yang Bocorkan Rapat Tertutup Akan Dijerat Pasal Kode Etik

Anggota DPRD Yang Bocorkan Rapat Tertutup Akan Dijerat Pasal Kode Etik

Megapolitan
Terduga Teroris di Tambun Merencanakan Bom Bunuh Diri di Lampung

Terduga Teroris di Tambun Merencanakan Bom Bunuh Diri di Lampung

Megapolitan
Pria Ditemukan Membusuk di Kontrakan, Diduga Tewas karena Sakit

Pria Ditemukan Membusuk di Kontrakan, Diduga Tewas karena Sakit

Megapolitan
Djeni Bisa Sewa 3 Mobil Sehari untuk Kemudian Digadai

Djeni Bisa Sewa 3 Mobil Sehari untuk Kemudian Digadai

Megapolitan
9 Terdakwa Sindikat 70 Kg Sabu dan 49.238 Butir Ekstasi Divonis Seumur Hidup

9 Terdakwa Sindikat 70 Kg Sabu dan 49.238 Butir Ekstasi Divonis Seumur Hidup

Megapolitan
Terduga Teroris di Tambun Selatan Terkait dengan Kelompok Abu Zee

Terduga Teroris di Tambun Selatan Terkait dengan Kelompok Abu Zee

Megapolitan
Polisi Kembali Amankan Terduga Teroris di Tambun Selatan, Malam Ini

Polisi Kembali Amankan Terduga Teroris di Tambun Selatan, Malam Ini

Megapolitan
PPD Menegaskan Tak Terkait dengan Korupsi Pengadaan Bus Transjakarta

PPD Menegaskan Tak Terkait dengan Korupsi Pengadaan Bus Transjakarta

Megapolitan
Cemburu Buta, Pemuda Tusuk Teman Pacarnya di Kembangan

Cemburu Buta, Pemuda Tusuk Teman Pacarnya di Kembangan

Megapolitan
Artis Sinetron Vicky Nitinegoro Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Artis Sinetron Vicky Nitinegoro Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Megapolitan
Operator Klaim Bus Transjakarta Zhong Tong Bukan Terbakar, tapi Hanya Kesalahan Mesin

Operator Klaim Bus Transjakarta Zhong Tong Bukan Terbakar, tapi Hanya Kesalahan Mesin

Megapolitan
Operator Jamin Keamanan Bus Transjakarta Merk Zhong Tong

Operator Jamin Keamanan Bus Transjakarta Merk Zhong Tong

Megapolitan
DPRD DKI Akan Rancang Sanksi bagi Anggota yang Langgar Kode Etik

DPRD DKI Akan Rancang Sanksi bagi Anggota yang Langgar Kode Etik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X