Revitalisasi 47 Km Trotoar pada 2020, Pemprov DKI Gelontorkan Rp 1,1 Triliun

Kompas.com - 27/08/2019, 21:33 WIB
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho menjelaskan revitalisasi trotoar di 31 ruas jalan di Taman Sepeda, Melawai, Jakarta Selatan, Selasa (27/8/2019). KOMPAS.COM/NURSITA SARIKepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho menjelaskan revitalisasi trotoar di 31 ruas jalan di Taman Sepeda, Melawai, Jakarta Selatan, Selasa (27/8/2019).
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggelontorkan anggaran hingga Rp 1,1 triliun untuk merevitalisasi trotoar di sejumlah ruas jalan pada 2020.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho mengatakan, anggaran pada 2020 cukup besar karena banyak trotoar yang akan direvitalisasi.

"Di 2020, kita merencanakan anggaran sekitar hampir Rp 1,1 triliun, itu karena agak banyak. Panjangnya (trotoar yang direvitalisasi) untuk tahun 2020 sekitar hampir 47 kilometer," ujar Hari di Taman Sepeda, Melawai, Jakarta Selatan, Selasa (27/8/2019).

Baca juga: Trotoar di 31 Ruas Jalan Akan Direvitalisasi, Ini Rinciannya

Hari menyampaikan, penataan trotoar dilakukan sekaligus menata jaringan utilitas. Karena itu, boks utilitas dibangun di bawah trotoar yang direvitalisasi.

Semua kabel utilitas yang menggantung harus dipindahkan ke bawah, yakni dimasukan ke boks utilitas yang ada di bawah trotoar.

"Begitu kita memperbaiki sistem peningkatan di jalur pedestriannya itu, otomatis kabel yang di atas kita turunkan ke bawah. Jadi, kita sudah siapkan manhole (boks utilitas) dan ducting-nya," kata dia.

Baca juga: Pemprov DKI Bakal Akomodasi PKL Jualan di Trotoar yang Direvitalisasi

Revitalisasi trotoar juga sudah dilakukan pada 2019 ini. Pemprov DKI menyiapkan anggaran Rp 275 miliar untuk merevitalisasi trotoar yang total panjangnya 14 kilometer.

"Untuk pengerjaan (trotoar) di 2019 sih rata-rata hampir 30 persen, 30-35 persen. Kita harapkan di akhir Desember 2019 itu semua akan selesai," ucap Hari.

Pengerjaan trotoar pada 2019 dan 2020 dilakukan di 35 ruas jalan di Jakarta, baik jalan protokol, arteri, maupun jalan penghubung.

Baca juga: Imbas Putusan MA, Pemprov DKI Kaji Lokasi Jualan PKL di Trotoar

Pengerjaan trotoar bertujuan untuk memperbaiki akses pejalan kaki menuju transportasi umum.

Berikut rincian revitalisasi trotoar yang dikerjakan Dinas Bina Marga DKI Jakarta pada 2019 dan 2020:

Tahun 2019:

1. Jalan DR Satrio

2. Jalan Otto Iskandardinata

3. Jalan Matraman Raya

4. Jalan Pangeran Diponegoro

5. Jalan Kramat Raya dan Jalan Salemba Raya

6. Jalan Cikini Raya

7. Jalan Latumenten

8. Jalan Danau Sunter Utara

9. Jalan Yos Sudarso

10. Jalan Kemang Raya

Tahun 2020:

1. Jalan RA Kartini

2. Jalan Lebak Bulus Raya

3. Jalan Fatmawati

4. Jalan MT Haryono

5. Jalan Dewi Sartika

6. Jalan Gatot Subroto

7. Jalan KH Mas Mansyur

8. Jalan HR Rasuna Said

9. Jalan Kasablanka

10. Jalan Saharjo

11. Jalan Tomang Raya

12. Jalan Cideng Barat atau Timur

13. Jalan Kebon Sirih

14. Jalan Arief Rahman Hakim

15. Jalan Juanda

16. Jalan Letjen Suprapto

17. Jalan Tubagus Angke

18. Jalan RE Martadinata

19. Jalan Kayuputih dan Jalan Balap Sepeda

20. Cabang Jalan Sisingamangaraja, yakni Jalan Hangtuah, Jalan Raden Patah, dan Jalan Pati Unus

21. Cabang Jalan Panglima Polim, yakni Jalan Wijaya II, Jalan Dharmawangsa I, dan Jalan Dharmawangsa II.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sederet Fakta Baru Kaburnya Terpidana Mati Cai Changpan dari Lapas Tangerang

Sederet Fakta Baru Kaburnya Terpidana Mati Cai Changpan dari Lapas Tangerang

Megapolitan
Warga DKI Cari Hiburan ke Bodetabek saat PSBB, Wagub: Itu Konsekuensi

Warga DKI Cari Hiburan ke Bodetabek saat PSBB, Wagub: Itu Konsekuensi

Megapolitan
Kafe di Bekasi Bandel soal Protokol Kesehatan, Longgarnya Pengawasan Pemkot?

Kafe di Bekasi Bandel soal Protokol Kesehatan, Longgarnya Pengawasan Pemkot?

Megapolitan
Sempat Zona Oranye, Depok Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Sempat Zona Oranye, Depok Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 September: Bertambah 130 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 1.275 Pasien Masih Ditangani

UPDATE 29 September: Bertambah 130 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 1.275 Pasien Masih Ditangani

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta dan Bogor Cerah

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta dan Bogor Cerah

Megapolitan
Kampanye, Benyamin - Pilar Tawarkan Program Kota Lestari di Tangsel

Kampanye, Benyamin - Pilar Tawarkan Program Kota Lestari di Tangsel

Megapolitan
Beri Kelonggaran, Pemkot Bogor Izinkan Unit Usaha Beroperasi hingga Jam 21.00 WIB

Beri Kelonggaran, Pemkot Bogor Izinkan Unit Usaha Beroperasi hingga Jam 21.00 WIB

Megapolitan
Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudinakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudinakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Megapolitan
Dua Kelompok Bentrok di Ciledug, 16 Orang Ditangkap

Dua Kelompok Bentrok di Ciledug, 16 Orang Ditangkap

Megapolitan
UPDATE: Tambah 21 Kasus di Tangsel, 102 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 21 Kasus di Tangsel, 102 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Penampungan Sementara Pedagang Korban Kebakaran Pasar Cempaka Putih Segera Dibangun

Penampungan Sementara Pedagang Korban Kebakaran Pasar Cempaka Putih Segera Dibangun

Megapolitan
Wagub Ariza Sebut Warga Jakarta Semakin Patuh Protokol Kesehatan 2 Pekan Terakhir

Wagub Ariza Sebut Warga Jakarta Semakin Patuh Protokol Kesehatan 2 Pekan Terakhir

Megapolitan
Jokowi Sebut Mini Lockdown Lebih Efektif, Wagub DKI: Sudah Kami Laksanakan

Jokowi Sebut Mini Lockdown Lebih Efektif, Wagub DKI: Sudah Kami Laksanakan

Megapolitan
6 Pedagang Pasar Ciplak Setiabudi Positif Covid-19, Dua Orang Meninggal

6 Pedagang Pasar Ciplak Setiabudi Positif Covid-19, Dua Orang Meninggal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X