Lihat Jembatan Reyot, Camat Jagakarsa Akan Minta Perbaikan ke Wali Kota Jaksel

Kompas.com - 28/08/2019, 22:20 WIB
Kondisi jembatan gantung di Serengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (26/8/2019) KOMPAS.COM/WALDA MARISONKondisi jembatan gantung di Serengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (26/8/2019)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pihak Pemerintah Kota Jakarta Selatan telah mengunjungi jembatan reyot yang berada di jalan Gardu, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (28/8/2019).

Berdasarkan hasil pengamatan, mereka mengakui kondisi jembatan sudah usang dan membahayakan warga.

Salah satu bagian yang jadi sorotan adalah bagian tali Sling besi yang jadi pegangan jembatan.

"Sling kawat jembatan tertanam pada pohon kapuk dan pohon kelapa nampak sudah lama.  Kawat itu yang tadinya melilit pohon saat ini terletak di dalam batang pohon," kata Camat Jagakarsa Mundari saat mendatangi lokasi hari ini.

Baca juga: Ngerinya Melintasi Jembatan Reyot Penghubung Depok dan Jakarta Selatan

Alas jembatan pun hanya menggunakan bahan-bahan yang rapuh dan riskan untuk dilewati warga sekitar.

"Beralaskan bambu. Kaleng drum dan dilapisi karpet karet yang merah," kata dia.

Baca juga: Pemkot Jakarta Selatan Sebut Perbaikan Jembatan Reyot di Srengseng Sawah Bukan Wewenang Dinas Bina Marga

Terkait jembatan tersebut, pihaknya akan berkirim surat ke Wali Kota Jakarta Selatan. Hasil laporan tersebut nantinya akan jadi pertimbangan Wali Kota untuk melakukan perbaikan.

"Ya laporan tersebut nanti sebagai bahan dasar mengambil kebijakan dengan para SKPD terkait," kata dia.

"Perlu ada kajian teknis untuk keberadaan jembatan tersebut karena letak sebelah barat sudah ada rumah-rumah penduduk baik warga yang hendak bekerja serta berjualan dan anak-anak sekolah melintas," kata dia.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muhamad-Sara Resmi Direkomendasikan sebagai Bakal Calon Kepala Daerah di Pilkada Tangsel

Muhamad-Sara Resmi Direkomendasikan sebagai Bakal Calon Kepala Daerah di Pilkada Tangsel

Megapolitan
Hari Pertama Penerapan Sanksi Ganjil Genap, 1.062 Mobil Ditilang

Hari Pertama Penerapan Sanksi Ganjil Genap, 1.062 Mobil Ditilang

Megapolitan
Kasus Covid-19 di RS Azra, Pemkot Bogor Enggan Berdebat soal Hasil Pemeriksaan

Kasus Covid-19 di RS Azra, Pemkot Bogor Enggan Berdebat soal Hasil Pemeriksaan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Minta Ditjen Perkeretapian Amankan Area Struktur Bata Kuno

Pemkot Bekasi Minta Ditjen Perkeretapian Amankan Area Struktur Bata Kuno

Megapolitan
Kembali ke Zona Oranye, Pemkot Tangerang Enggan Perketat PSBB Lagi

Kembali ke Zona Oranye, Pemkot Tangerang Enggan Perketat PSBB Lagi

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Pemprov DKI Hanya Menata 11 Kampung Kumuh dari Target 56 RW

Pandemi Covid-19, Pemprov DKI Hanya Menata 11 Kampung Kumuh dari Target 56 RW

Megapolitan
Jalan Dr Sumarno Cakung Berlaku Satu Arah Saat Jam Pulang Kantor

Jalan Dr Sumarno Cakung Berlaku Satu Arah Saat Jam Pulang Kantor

Megapolitan
UPDATE: Bertambah 2 Kasus, Total 614 Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi

UPDATE: Bertambah 2 Kasus, Total 614 Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi

Megapolitan
Jaga Kerahasiaan, Agen Detektif Wanita Tidak Punya Akun Media Sosial

Jaga Kerahasiaan, Agen Detektif Wanita Tidak Punya Akun Media Sosial

Megapolitan
BPBD Keluarkan Peringatan Potensi Angin Puting Beliung di Jakarta

BPBD Keluarkan Peringatan Potensi Angin Puting Beliung di Jakarta

Megapolitan
Seorang Ibu di Palmerah Melahirkan Sendirian, lalu Mengaku Menemukan Bayi

Seorang Ibu di Palmerah Melahirkan Sendirian, lalu Mengaku Menemukan Bayi

Megapolitan
BKD DKI Janjikan Gaji Ke-13 PNS Akan Dibayar Penuh Agustus

BKD DKI Janjikan Gaji Ke-13 PNS Akan Dibayar Penuh Agustus

Megapolitan
Kronologi dan Fakta Kelurahan dengan Kasus Covid-19 Alami Kebakaran

Kronologi dan Fakta Kelurahan dengan Kasus Covid-19 Alami Kebakaran

Megapolitan
Satu Pegawai Giant Margo City Positif Covid-19, Ini Respons Pemkot Depok

Satu Pegawai Giant Margo City Positif Covid-19, Ini Respons Pemkot Depok

Megapolitan
Pergub Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan Disebut Perlu Dikaji Ulang

Pergub Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan Disebut Perlu Dikaji Ulang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X