Terdakwa Kerusuhan 22 Mei Mengaku Menyesal Lempari Polisi

Kompas.com - 28/08/2019, 23:12 WIB
Polisi mencoba menenangkan demonstran yang ricuh di dekat gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Rabu (22/5/2019). KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZESPolisi mencoba menenangkan demonstran yang ricuh di dekat gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Rabu (22/5/2019).
Penulis Cynthia Lova
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Ahmad Abdul Syukur, salah satu terdakwa kerusuhan 21-22 Mei 2019 mengaku, sempat melempari polisi dengan botol saat bentrokan di sekitar Gedung Bawaslu, Jakarta.

"Karena terpancing saya ikut melempar botol, mungkin yang bekas minum-minuman di situ. Tidak nyiapin dari rumah," ujar Abdul saat diperiksa sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (28/8/2019).

Abdul mengaku, niat dirinya mendatangi kerumunan unjuk rasa pada 22 Mei 2019, untuk berjualan aksesori seperti slayer.

Ia mengaku sering berjualan ketika ada aksi demo maupun acara lainnya.


Baca juga: Polisi Sebut Ada Provokator Teriak Bakar Pospol Sabang Saat Kerusuhan 22 Mei

"Tujuannya untuk jualan. Kalau menyampaikan orasi tidak," katanya.

Sekitar pukul 21.00 WIB, ia melihat demonstran sudah ramai dorong-dorongan dengan polisi.

Ia juga melihat demonstran melempar botol ke arah polisi di depan kantor Bawaslu.

Meski telah mendengar imbauan polisi untuk bubar, Abdul malah mendekat kerumunan demonstran.

"Saya lihat banyak korban dari massa, ibu-ibu, anak-anak terkena gas air mata, ada yang pingsan juga," ujarnya.

Baca juga: Saksi Sebut Gedung Bawaslu Derita Kerugian Rp 97 Juta akibat Kerusuhan 21-22 Mei

Karena terbawa suasana saat itu, Abdul mengaku melempar botol ke polisi. Ia juga mengirim foto dan video kerusuhan itu ke grup WhatsApp.

Namun, kini ia menyesali perbuatannya saat itu. Ia merasa bersalah karena niat jualan malah berujung penjara.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER MEGAPOLITAN]: Eggi Sudjana Ditangkap Lagi I Pedagang Nasi Goreng Masak 32.000 Porsi buat Relawan Jokowi-Ma'ruf

[POPULER MEGAPOLITAN]: Eggi Sudjana Ditangkap Lagi I Pedagang Nasi Goreng Masak 32.000 Porsi buat Relawan Jokowi-Ma'ruf

Megapolitan
BMKG: Jakarta Cerah, Suhu Kemungkinan Capai 36 Derajat Celsius

BMKG: Jakarta Cerah, Suhu Kemungkinan Capai 36 Derajat Celsius

Megapolitan
Usai Pelantikan Presiden, KRL Rangkasbitung-Tanah Abang Beroperasi Normal

Usai Pelantikan Presiden, KRL Rangkasbitung-Tanah Abang Beroperasi Normal

Megapolitan
Jokowi Disebut Tak Bisa Hadir, Relawan di Taman Pandang Istana Membubarkan Diri

Jokowi Disebut Tak Bisa Hadir, Relawan di Taman Pandang Istana Membubarkan Diri

Megapolitan
Eggi Sudjana Sering Jadi Pelanggan Jasa Pijat Tersangka Perakit Bom

Eggi Sudjana Sering Jadi Pelanggan Jasa Pijat Tersangka Perakit Bom

Megapolitan
Pengacara: Eggi Sudjana Ditangkap untuk Diklarifikasi sebagai Saksi Kasus Perakit Bom

Pengacara: Eggi Sudjana Ditangkap untuk Diklarifikasi sebagai Saksi Kasus Perakit Bom

Megapolitan
Polisi Geledah Rumah Eggi Sudjana, Ponselnya Diambil Jadi Barang Bukti

Polisi Geledah Rumah Eggi Sudjana, Ponselnya Diambil Jadi Barang Bukti

Megapolitan
Sedang Dalam Penangguhan Penahanan, Eggi Sudjana Kembali Ditangkap Polisi

Sedang Dalam Penangguhan Penahanan, Eggi Sudjana Kembali Ditangkap Polisi

Megapolitan
Relawan Jokowi-Ma'ruf Bubar, Sampah Berserakan di Kawasan Monas

Relawan Jokowi-Ma'ruf Bubar, Sampah Berserakan di Kawasan Monas

Megapolitan
BERITA FOTO: Parade Budaya Nusantara Meriahkan Perayaan Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

BERITA FOTO: Parade Budaya Nusantara Meriahkan Perayaan Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Berita Foto
Datang ke DPR dan Mengaku Presiden Terpilih, Pria Ini Diamankan Polisi

Datang ke DPR dan Mengaku Presiden Terpilih, Pria Ini Diamankan Polisi

Megapolitan
Reaksi Relawan yang Nobar di Monas Saat Dengar Jokowi Sebut Prabowo Sahabat Baik

Reaksi Relawan yang Nobar di Monas Saat Dengar Jokowi Sebut Prabowo Sahabat Baik

Megapolitan
Jokowi-Ma'ruf Resmi Dilantik, Relawan Bertepuk Tangan dan Bersorak Sorai

Jokowi-Ma'ruf Resmi Dilantik, Relawan Bertepuk Tangan dan Bersorak Sorai

Megapolitan
Cerita Pedagang Nasi Goreng Masak 32.000 Porsi untuk Relawan Jokowi-Ma'ruf di Monas

Cerita Pedagang Nasi Goreng Masak 32.000 Porsi untuk Relawan Jokowi-Ma'ruf di Monas

Megapolitan
Ini Harapan Dokter di Indonesia untuk Jokowi-Ma'ruf Amin

Ini Harapan Dokter di Indonesia untuk Jokowi-Ma'ruf Amin

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X