Fraksi DPRD DKI Buka Pos Pengaduan Warga, Anies: Tak Ada yang Istimewa

Kompas.com - 29/08/2019, 18:05 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan setelah menghadiri pelantikan anggota DPRD DKI periode 2019-2024 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (26/8/2019). KOMPAS.COM/ANASTASIA AULIAGubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan setelah menghadiri pelantikan anggota DPRD DKI periode 2019-2024 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (26/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menanggapi pos pengaduan warga yang dibuka oleh beberapa fraksi di DPRD DKI Jakarta.

Fraksi PSI dan Partai Nasdem berencana membuka pos tersebut.

Menurut Anies, membuka pos pengaduan warga merupakan tugas DPRD untuk menerima aspirasi. Jadi tak perlu dibesar-besarkan.

"Setiap anggota Dewan itu salah satu fungsinya adalah menerima aspirasi. Jadi dijalankan saja, itulah memang tugasnya, kalau tugasnya enggak usah diumumkan. Memang tugasnya. Kalau itu merasa bukan tugasnya baru diumumkan. Kalau tugasnya tinggal dijalankan," kata dia di Balairung, Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (29/8/2019).


Baca juga: Fraksi Nasdem Akan Buka Meja Pengaduan dan Laporan bagi Warga Jakarta

Ia menyebut bahwa hal itu bukan merupakan hal yang istimewa karena semua anggota Dewan menerima aspirasi warga.

"Setiap anggota Dewan memiliki hak untuk menjalankan fungsinya, jadi tidak ada yang istimewa karena semua anggota Dewan juga sering mengatakan kepada saya aspirasi warganya. Jadi itu bukan hal yang baru, hal yang biasa aja," lanjutnya.

Sebelumnya, Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta membuka pos pengaduan warga di lantai 4 Gedung DPRD DKI.

Baca juga: Anggota DPRD DKI dari PSI Wajib Laporkan Aktifitas kepada Masyarakat

Anggota DPRD DKI Fraksi PSI Viani Limardi mengatakan, keputusan membuka pos pengaduan warga terinspirasi dari program Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di balai kota dulu.

"Begitu aku dilantik, aku akan membuka lagi pengaduan masyarakat yang dulu ada pada zaman Bapak Ahok di Balai Kota. Masyarakat boleh datang setiap hari ke Kebon Sirih, menemui aku, sampaikan keluhannya, nanti kita follow up untuk penyelesaiannya," ujar Viani, Kamis (15/8/2019).

Sementara itu, Ketua Fraksi Nasdem Wibi Andrion menyebut, Ia bersama enam anggota terpilih lainnya akan membuat sistem dan budaya baru di Fraksi Nasdem DKI Jakarta selama 5 tahun ke depan.

Mereka membuka kantor fraksi atau meja piket bagi warga untuk bisa memberikan laporan mengenai permasalahan yang dihadapi atau sekadar mendatangi Fraksi Nasdem.

"Di mana kantor ini menjadi rumah rakyat Jakarta, yang memang membutuhkan bantuan daripada Fraksi Partai Nasdem Jakarta. Jadi setiap pagi kita akan buka laporan warga di sini, dengan juga menghadirkan anggota Dewan kita untuk piket," ucap Wibi di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (26/8/2019).



Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Pekerja di Pembakaran Arang di Cilincing Diusulkan Jadi PPSU

Mantan Pekerja di Pembakaran Arang di Cilincing Diusulkan Jadi PPSU

Megapolitan
Satpol PP Akui Banyak PSK Berpangkal di Taman Tubagus Angke

Satpol PP Akui Banyak PSK Berpangkal di Taman Tubagus Angke

Megapolitan
Dari 50 DPRD Tangsel, Hampir Setengahnya Gadaikan SK ke Bank BJB

Dari 50 DPRD Tangsel, Hampir Setengahnya Gadaikan SK ke Bank BJB

Megapolitan
Ini Alasan Jakarta Dipilih Jadi Tuan Rumah Formula E 2020

Ini Alasan Jakarta Dipilih Jadi Tuan Rumah Formula E 2020

Megapolitan
Polisi Tunggu Hasil Tes Laboratorium Sebelum Tetapkan Tersangka Kasus Industri Peleburan Alumunium

Polisi Tunggu Hasil Tes Laboratorium Sebelum Tetapkan Tersangka Kasus Industri Peleburan Alumunium

Megapolitan
Gugup Saat Laporan, Rico Ceper Tabrak Mobil di Polsek Pondok Aren

Gugup Saat Laporan, Rico Ceper Tabrak Mobil di Polsek Pondok Aren

Megapolitan
Kondom Bekas dan Tisu Magic Berserekan di Taman Tubagus Angke

Kondom Bekas dan Tisu Magic Berserekan di Taman Tubagus Angke

Megapolitan
Jalan Panjang Jakarta Jadi Tuan Rumah Formula E 2020

Jalan Panjang Jakarta Jadi Tuan Rumah Formula E 2020

Megapolitan
BERITA FOTO: Rumah Reyot di Tengah Apartemen Mewah Thamrin Executive Residence

BERITA FOTO: Rumah Reyot di Tengah Apartemen Mewah Thamrin Executive Residence

Megapolitan
BERITA FOTO: Bentrok Pengunjuk Rasa dengan Polisi di Depan KPK

BERITA FOTO: Bentrok Pengunjuk Rasa dengan Polisi di Depan KPK

Berita Foto
Pengelola: Keberadaan Rumah Tua di Apartemen Thamrin Executive Residence Tak Mengganggu

Pengelola: Keberadaan Rumah Tua di Apartemen Thamrin Executive Residence Tak Mengganggu

Megapolitan
3 Tujuan Jakarta Jadi Tuan Rumah Formula E 2020

3 Tujuan Jakarta Jadi Tuan Rumah Formula E 2020

Megapolitan
Anies: Jakarta Jadi Tuan Rumah Formula E 5 Kali agar Manfaat Infrastruktur Bisa Maksimal

Anies: Jakarta Jadi Tuan Rumah Formula E 5 Kali agar Manfaat Infrastruktur Bisa Maksimal

Megapolitan
BERITA FOTO: Ricuh di Depan Gedung KPK, Lempar Telor Hingga Aksi Bakar Ban

BERITA FOTO: Ricuh di Depan Gedung KPK, Lempar Telor Hingga Aksi Bakar Ban

Megapolitan
Jadi Korban Pecah Kaca Mobil, Rico Ceper Rugi Rp 14 Juta

Jadi Korban Pecah Kaca Mobil, Rico Ceper Rugi Rp 14 Juta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X