Pengurus Masjid di Cempaka Baru Sempat Tunda Pengajian karena Ada Kebaktian Tutup Peti di Pelataran

Kompas.com - 29/08/2019, 19:00 WIB
Masjid Darussalam di Jalan Cempaka Baru Tengah, Kemayoran, Jakarta Pusat KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARIMasjid Darussalam di Jalan Cempaka Baru Tengah, Kemayoran, Jakarta Pusat

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengurus Masjid Darussalam, Jalan Cempaka Baru Tengah, Kemayoran, Jakarta Pusat mengaku sempat menunda jadwal pengajian rutin karena ada kebaktian tutup peti di pelataran masjid pada Senin (29/8/2019).

"Kebetulan waktu itu ada pengajian, diundur jadi jam setengah dua siang," kata Agus, Pengurus Masjid Darussalam kepada Kompas.com, Kamis (29/8/2019).

Agus menyampaikan, setiap hari Senin mereka rutin mengadakan pengajian mingguan yang berlangsung setelah Shalat Dzuhur hingga Shalat Ashar.

Baca juga: Viral Kebaktian Tutup Peti di Pelataran Masjid, Begini Ceritanya

Namun pada hari itu, seorang warga beragama Kristen yang tinggal di gang sempit sebelah Masjid meminta izin kepada pengurus untuk menggunakan pelataran Masjid sebagai tempat kebaktian tutup peti.

Ibadah tutup peti biasa dilakukan sebelum jenazah dibawa ke pemakaman.

"Keluarga dari pak Gultomnya sounding ke ketua masjid minta izin menggunakan pelataran. Alasannya karena kondisi gang sempit dan peti tidak masuk keluar rumah," ujarnya.

Pengurus Masjid serta peserta pengajian mengizinkan penggunaan pelataran tersebut sebagai toleransi antarumat beragama.

Kebaktian berlangsung sekitar 30 menit hingga pukul 13.00 WIB. Usai kebaktian, peti jenazah kemudian ditutup lalu dibawah keluarga ke pemakaman.

Setelah ibadah tersebut, salah seorang keluarga yang mengikuti kebaktian mengunggah momen itu di media sosial.

Dalam akun Facebook bernama Jeferson Goeltom. Ia mengucapkan terima kasih kepada pengurus Masjid dan warga sekitar telah mengizinkan penggunaan pelataran masjid.

"Terima kasih saudaraku Pengurus Masjid dan masyarakat sekitar atas bantuan dan toleransi yang super tinggi," tulis Jeferson dalam akun Facebooknya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Hendak Maling, Seorang Pria Ditangkap Warga di Lapangan Sangego

Diduga Hendak Maling, Seorang Pria Ditangkap Warga di Lapangan Sangego

Megapolitan
Ruang Panel Listrik Terbakar, Aliran Listrik Mal Pluit Junction Dipadamkan Sementara

Ruang Panel Listrik Terbakar, Aliran Listrik Mal Pluit Junction Dipadamkan Sementara

Megapolitan
Seorang Korban Pesawat Sriwijaya Air Berhasil Teridentifikasi Lewat DNA di Sikat Gigi

Seorang Korban Pesawat Sriwijaya Air Berhasil Teridentifikasi Lewat DNA di Sikat Gigi

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan 21 RS Rujukan Pasien Kasus Pascavaksinasi Covid-19, Ini Daftarnya...

Pemprov DKI Siapkan 21 RS Rujukan Pasien Kasus Pascavaksinasi Covid-19, Ini Daftarnya...

Megapolitan
UPDATE Sriwijaya Air 17 Januari: 3 Jenazah yang Teridentifikasi Diserahkan ke Keluarga

UPDATE Sriwijaya Air 17 Januari: 3 Jenazah yang Teridentifikasi Diserahkan ke Keluarga

Megapolitan
UPDATE 17 Januari: Muncul 63 Kasus Baru, Total Kasus Covid-19 ada 5.168 Kasus di Kota Tangerang

UPDATE 17 Januari: Muncul 63 Kasus Baru, Total Kasus Covid-19 ada 5.168 Kasus di Kota Tangerang

Megapolitan
Penyelam Berburu Petunjuk Korban Sriwijaya Air: Dari Rosario, Cincin, Dompet, hingga Ponsel

Penyelam Berburu Petunjuk Korban Sriwijaya Air: Dari Rosario, Cincin, Dompet, hingga Ponsel

Megapolitan
Seluruh Kelurahan di Jakarta Miliki Kasus Aktif Covid-19, Tertinggi di Tugu Utara

Seluruh Kelurahan di Jakarta Miliki Kasus Aktif Covid-19, Tertinggi di Tugu Utara

Megapolitan
Satpol PP DKI Catat 1.056 Pelanggaran PSBB Saat Akhir Pekan

Satpol PP DKI Catat 1.056 Pelanggaran PSBB Saat Akhir Pekan

Megapolitan
UPDATE 17 Januari: Bertambah 3.395 Kasus, Covid-19 di Jakarta Kini 227.365

UPDATE 17 Januari: Bertambah 3.395 Kasus, Covid-19 di Jakarta Kini 227.365

Megapolitan
Kisah Penggali Kubur Jenazah Covid-19, Antara Rasa Khawatir dan Dedikasi Kerja

Kisah Penggali Kubur Jenazah Covid-19, Antara Rasa Khawatir dan Dedikasi Kerja

Megapolitan
Kematian Akibat Covid-19 di Jakarta Meningkat, Diduga Akibat Nakes yang Mulai Kelelahan

Kematian Akibat Covid-19 di Jakarta Meningkat, Diduga Akibat Nakes yang Mulai Kelelahan

Megapolitan
Lokasi Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di TPU Srengseng Sawah Segera Penuh

Lokasi Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di TPU Srengseng Sawah Segera Penuh

Megapolitan
Kekurangan Personil, Jadi Alasan Pelaku Usaha Masih Melanggar PPKM di Kecamatan Cipondoh

Kekurangan Personil, Jadi Alasan Pelaku Usaha Masih Melanggar PPKM di Kecamatan Cipondoh

Megapolitan
Kisah Para Pahlawan Dibalik Evakuasi Sriwijaya Air SJ 182. . .

Kisah Para Pahlawan Dibalik Evakuasi Sriwijaya Air SJ 182. . .

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X