Anggota Termuda DPRD Tangsel Ingin Mematahkan Stigma

Kompas.com - 29/08/2019, 20:45 WIB
Putri Ayu Anisya, anggota DPRD Tangsel priode 2019-2024 KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiPutri Ayu Anisya, anggota DPRD Tangsel priode 2019-2024

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Politikus muda dari partai PDIP, Putri Ayu Anisya, baru saja dilantik sebagai Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (28/8/2019).

Putri yang merupakan anggota dewan perempuan termuda dengan usia 24 tahun bertekad ingin menghasilkan gagasan baru.

Putri menjadi anggota dewan termuda yang kedua di Tangsel setelah sebelumnya Shawqi Mawali dari PSI yang berusia 22 tahun. Meski termuda, Putri ingin mematahkan stigma.

"Banyak orang berpikir yang muda tidak banyak kemampuan, dari situ saya ingin membuat kalau kehadiran anggota legislatif atau DPRD yang muda justru akan menghasilkan gagasan baru di legislatif kelak," kata Putri di kantor DPRD Jalan Raya Serpong, Tangsel.

Baca juga: Cerita Mahasiswa yang Jadi Anggota DPRD Termuda, Ingin Restorasi Sistem hingga Larang Razia Buku

Bagi Putri, ia dikatakan muda hanya soal usia. Namun, terpenting ia mengaku dapat berkompetisi dan memiliki kemampuan-kemampuan untuk memunculkan ide-ide baru.

Karena itu, setelah melalui tahapan alat kelengkapan dewan nanti ia berharap dapat ditempatkan ke komisi II yang berkaitan dengan kepemudaan.

"Dengan ditempatkan saya di komisi II saya yang bicara tentang kepemudaan saya bisa berkontribusi bagi organisasi kepemudaan. Misal, contoh soal lapangan pekerjaan, berapa banyak di Tangsel yang bisa memastikan lapangan pekerjaan," tutupnya.

Sebelumnya, sebanyak 50 nama dari berbagai partai telah dilantik menjadi DPRD priode 2019-2024. Dari jumlah 50 nama tersebut 16 di antaranya merupakan perempuan.

Baca juga: Wiliam Aditya, Anggota Termuda DPRD DKI yang Berusia 23 Tahun dan Baru Mau Diwisuda

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menengok Dhanagun, Vihara Berusia 3 Abad di Bogor

Menengok Dhanagun, Vihara Berusia 3 Abad di Bogor

Megapolitan
5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

Megapolitan
Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Megapolitan
Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Megapolitan
Mantan Atlet Kayak Khawatir Diberhentikan sebagai Tenaga Honorer di Depok

Mantan Atlet Kayak Khawatir Diberhentikan sebagai Tenaga Honorer di Depok

Megapolitan
Cegah Penyebaran Virus Corona, Lion Air Group Batalkan Penerbangan ke China

Cegah Penyebaran Virus Corona, Lion Air Group Batalkan Penerbangan ke China

Megapolitan
Kronologi Terbongkarnya Praktik Prostitusi Online di Apartemen Kalibata

Kronologi Terbongkarnya Praktik Prostitusi Online di Apartemen Kalibata

Megapolitan
WNA AS Penyelundup Brownies Ganja Ditangkap, Temannya DPO

WNA AS Penyelundup Brownies Ganja Ditangkap, Temannya DPO

Megapolitan
KJRI Toronto Undang Bogor Hadiri Indonesian Summer Festival di Kanada

KJRI Toronto Undang Bogor Hadiri Indonesian Summer Festival di Kanada

Megapolitan
Cegah Banjir, Saluran Penghubung Sulaiman di Makasar Dikuras

Cegah Banjir, Saluran Penghubung Sulaiman di Makasar Dikuras

Megapolitan
Kisah Grup Barongsai Kong Ha Hong, Dilarang Era Orba dan Kini Jadi Juara Dunia

Kisah Grup Barongsai Kong Ha Hong, Dilarang Era Orba dan Kini Jadi Juara Dunia

Megapolitan
Ketua Ormas Goib Bantah Buat Spanduk Tolak Bioskop XXI karena Faktor Ekonomi

Ketua Ormas Goib Bantah Buat Spanduk Tolak Bioskop XXI karena Faktor Ekonomi

Megapolitan
Bikin Surat Pamitan, Dirut Transjakarta yang Mundur Sebut Anies 'Bapak Integrasi'

Bikin Surat Pamitan, Dirut Transjakarta yang Mundur Sebut Anies "Bapak Integrasi"

Megapolitan
Dirut Transjakarta Mundur, Posisinya Digantikan Wakil Ketua DTKJ

Dirut Transjakarta Mundur, Posisinya Digantikan Wakil Ketua DTKJ

Megapolitan
Harga Cabai Rawit Merah di Bogor Tembus Rp 90.000 Per Kilo

Harga Cabai Rawit Merah di Bogor Tembus Rp 90.000 Per Kilo

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X