Viral Polisi Tendang Pengendara Motor di Tangerang, Begini Kronologinya

Kompas.com - 30/08/2019, 17:54 WIB
Seorang petugas polisi menendang pengendara di Cikupa, Kabupaten Tangerang, Jumat (30/8/2019) Facebook Choky IrawanSeorang petugas polisi menendang pengendara di Cikupa, Kabupaten Tangerang, Jumat (30/8/2019)

TANGERANG, KOMPAS.com — Video aksi nekat pengendara yang mencoba melarikan diri hingga ditendang polisi viral di media sosial.

Peristiwa tersebut terjadi saat kepolisian menggelar Operasi Patuh Jaya 2019 di Tangerang, Jumat (30/8/2019) pagi.

Video tersebut memperlihatkan seorang pengendara motor Yamaha RX-King jatuh setelah ditendang polisi karena berusaha melarikan diri.

Bahkan, pengendara itu hampir masuk ke kolong kendaraan yang melintas.


Baca juga: Mahasiswi Menangis karena Ditilang Polisi Saat Operasi Patuh Jaya

Kasat Lantas Polres Kota Tangerang Kompol I Ketut Widiarta mengatakan, awalnya pengendara motor tersebut sudah diberi surat tilang, tetapi kemudian mencoba melarikan diri.

Diduga pengendara tersebut nekad melakukannya karena ada masalah kepemilikan surat kendaraan motor.

Baca juga: Hari Pertama Operasi Patuh, 1.828 Kendaraan Kena Tilang

"Kendaraan yang digunakan terindikasi tidak ada dalam database (bodong) setelah dilakukan pengecekan awal," katanya saat dihubungi Kompas.com.

Menurut I Ketut Widiarta, saat ini pihaknya masih meminta keterangan polisi yang bertugas dan pengendara yang mencoba melarikan diri tersebut.

"Masih kami periksa, masih kami dengarkan anggotanya dari pelanggarnya karena dia (pemotor) statusnya kan pelanggar. Dia lari untuk menghindari kesalahan, entah itu kendaraan bermasalah atau apa kami lagi dalami karena nomor pelatnya bukan asli," katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelantikan Presiden Besok, Ini Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Gedung DPR

Pelantikan Presiden Besok, Ini Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Gedung DPR

Megapolitan
Jelang Pelantikan Presiden, 6 Tamu Negara Menginap di Hotel Fairmont

Jelang Pelantikan Presiden, 6 Tamu Negara Menginap di Hotel Fairmont

Megapolitan
Mahathir Mohammad Akan Hadiri Pelantikan Presiden RI 2019-2024 Besok

Mahathir Mohammad Akan Hadiri Pelantikan Presiden RI 2019-2024 Besok

Megapolitan
Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Bandara Halim Bersiap Sambut Tamu Kenegaraan

Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Bandara Halim Bersiap Sambut Tamu Kenegaraan

Megapolitan
Klarifikasi Fans K-pop yang Wajahnya Terpampang di Billboard di Bekasi

Klarifikasi Fans K-pop yang Wajahnya Terpampang di Billboard di Bekasi

Megapolitan
Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Megapolitan
Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Megapolitan
Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Megapolitan
Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Megapolitan
Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Megapolitan
Cuaca di Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari

Cuaca di Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari

Megapolitan
Seandainya Kota Bekasi dan Jakarta Digabung...

Seandainya Kota Bekasi dan Jakarta Digabung...

Megapolitan
Simpan Sabu di Dalam Pembalut, Seorang Pemuda Ditangkap

Simpan Sabu di Dalam Pembalut, Seorang Pemuda Ditangkap

Megapolitan
Jual Sabu, Seorang Buruh Ditangkap Polisi

Jual Sabu, Seorang Buruh Ditangkap Polisi

Megapolitan
Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Pacarnya karena Tolak Berhubungan Badan

Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Pacarnya karena Tolak Berhubungan Badan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X