Dua Komika yang Ditangkap Sudah Konsumsi Sabu Selama 3 Bulan

Kompas.com - 31/08/2019, 12:23 WIB
RN dan DN, dua stand up comedy artist (komika), dihadirkan dalam jumpa pers di Mapolrestro Tangerang Kota, Jumat (30/8/2019). Mereka tertangkap polisi setelah diduga memiliki narkotika jenis sabu ketika diamankan di sebuah rumah kos di Salemba, Jakarta Pusat, 25 Agustus 2019. WARTA KOTA/ZAKI ARI SETIAWANRN dan DN, dua stand up comedy artist (komika), dihadirkan dalam jumpa pers di Mapolrestro Tangerang Kota, Jumat (30/8/2019). Mereka tertangkap polisi setelah diduga memiliki narkotika jenis sabu ketika diamankan di sebuah rumah kos di Salemba, Jakarta Pusat, 25 Agustus 2019.

TANGERANG, KOMPAS.com — Kepala Satuan Narkoba Polres Metro Tangerang Kompol Burhanuddin menyebutkan, dua komika berinisial RN (32) dan DN (39) yang ditangkap sudah menggunakan narkoba jenis sabu selama tiga bulan.

"Dari pengakuan kedua tersangka RN dan DN ini, mereka sudah mengonsumsi sabu sejak tiga bulan lalu," kata Burhanduddin saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (31/8/2019).

Sampai saat ini, kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan.

Dari kepemilikan paket narkoba jenis sabu seberat 0,32 dan 0,65 gram, keduanya berstatus sebagai pemakai.

Menurut Burhanuddin, dari pengakuan kedua pelaku, RN dan DN menggunakan sabu hanya untuk menambah kepercayaan diri.

"Bukan buat doping. Iya mereka pakai buat meningkatkan percaya diri saja," kata Burhanuddin.

Dua komedian berinisial RN dan DN ditangkap Kepolisian Metro Tangerang atas kepemilikan narkoba jenis sabu.

Keduanya ditangkap di Salemba Tengah, Jakarta Pusat, Minggu (25/8/2019).

Saat ini, polisi masih memburu pelaku lain berinisial RL yang memasok sabu kepada RN dan DN.

Kedua komika tersebut terancam melanggar Pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman paling singkat lima tahun penjara.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apresiasi Kinerja, Grab Berangkatkan Mitra Pengemudi Terpilih ke Tanah Suci

Apresiasi Kinerja, Grab Berangkatkan Mitra Pengemudi Terpilih ke Tanah Suci

Megapolitan
Pembobolan ATM Bank Swasta oleh Oknum Satpol PP, Anies: Usut Tuntas Kasusnya

Pembobolan ATM Bank Swasta oleh Oknum Satpol PP, Anies: Usut Tuntas Kasusnya

Megapolitan
Kota Tangerang Kembali Raih Penghargaan Swasti Saba Wistara dari Kemendagri

Kota Tangerang Kembali Raih Penghargaan Swasti Saba Wistara dari Kemendagri

Megapolitan
Pemkot Jakpus Janji Sosialisasikan Pemindahan PKL Senen ke Pasar Kenari

Pemkot Jakpus Janji Sosialisasikan Pemindahan PKL Senen ke Pasar Kenari

Megapolitan
Dua Sanksi Menanti Pelanggar Jalur Sepeda, Bayar Denda hingga Pidana Kurungan

Dua Sanksi Menanti Pelanggar Jalur Sepeda, Bayar Denda hingga Pidana Kurungan

Megapolitan
Pengendara Motor Tewas Setelah Tabrak Truk di Serpong

Pengendara Motor Tewas Setelah Tabrak Truk di Serpong

Megapolitan
Buruh Bangunan Kaget Namanya Dipakai Kepemilikan Mobil Rolls Royce Phantom

Buruh Bangunan Kaget Namanya Dipakai Kepemilikan Mobil Rolls Royce Phantom

Megapolitan
Keluarga Sebut Tersangka Kasus Bendera Bintang Kejora Sedang Sakit Saat Dilimpahkan

Keluarga Sebut Tersangka Kasus Bendera Bintang Kejora Sedang Sakit Saat Dilimpahkan

Megapolitan
Istri Surya Anta Pastikan Suaminya Ditahan di Ruang Isolasi Mako Brimob

Istri Surya Anta Pastikan Suaminya Ditahan di Ruang Isolasi Mako Brimob

Megapolitan
Antisipasi DBD Saat Musim Hujan, PMI Tangsel Jaga Ketersediaan Stok Trombosit

Antisipasi DBD Saat Musim Hujan, PMI Tangsel Jaga Ketersediaan Stok Trombosit

Megapolitan
Gerindra Ajukan 4 Cawagub DKI, Seperti Apa Rekam Jejaknya?

Gerindra Ajukan 4 Cawagub DKI, Seperti Apa Rekam Jejaknya?

Megapolitan
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Tolak 1.488 WNA Masuk Indonesia, Terbanyak dari India

Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Tolak 1.488 WNA Masuk Indonesia, Terbanyak dari India

Megapolitan
WNA Penyelundup Narkoba Terafiliasi Jaringan di Empat Negara

WNA Penyelundup Narkoba Terafiliasi Jaringan di Empat Negara

Megapolitan
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi Butuh Damkar Sektor Pondok Gede

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi Butuh Damkar Sektor Pondok Gede

Megapolitan
Camat Mengaku Sempat Ajak Warga Sunter Agung Tinjau Lokasi Usaha Baru, tetapi...

Camat Mengaku Sempat Ajak Warga Sunter Agung Tinjau Lokasi Usaha Baru, tetapi...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X