Apjatel Keluhkan Revitalitalisasi Utilitas di Jakarta yang Tanpa Pemberitahuan

Kompas.com - 31/08/2019, 20:48 WIB
Meski telah disediakan boks utilitas, sejumlah perusahaan di Jakarta masih menjadikan saluran air sebagai tempat menyalurkan kabel utilitas milik mereka. Foto diambil di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (15/12/2017). Kompas.com/David Oliver PurbaMeski telah disediakan boks utilitas, sejumlah perusahaan di Jakarta masih menjadikan saluran air sebagai tempat menyalurkan kabel utilitas milik mereka. Foto diambil di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (15/12/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com -  Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) menilai, revitalisasi utilitas yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akhir-akhir ini tidak dikerjakan dengan baik.'

Apjatel mengatakan, kabel optik jaringan internet dipotong tanpa pemberitahuan kepada perusahaan pemilik kabel dan tidak ada koordinasi dalam proses eksekusi. Akibatnya, jaringan internet di Cikini dan Kemang Raya misalnya terganggu.

“Apjatel mengeluarkan biaya masing-masing dalam proses perapian itu (layanan internet),” kata Ketua Apjatel, Muhammad Arif Angga, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (31/8/2019).

Jik Pemprov DKI Jakarta terus-menerus melakukan pemutusan kabel secara sepihak, Arif menduga nantinya akan berimbas ke layanan publik, seperti perbankan, hotel, bahkan hingga instansi pemerintah.

Baca juga: Kemang akan Jadi Percontohan Kawasan Tertib Utilitas

Bahkan jika terus menerus terjadi, internet di Jakarta akan lumpuh.

"Internet Jakarta akan blackout, lumpuh," ujar Angga.

Angga juga mengatakan, Apjatel mempertimbangkan untuk mengambil tindakan hukum atas aksi pemutusan kabel fiber optic tanpa pemberitahuan itu.

"Kami telah berkonsultasi dengan kuasa hukum akan melakukan somasi kepada
Pemprov DKI Jakarta," kata Angga.

Pemprov DKI Jakarta akhir-akhir ini memang gencar merevitalisasi utitilitas di area trotoar dan  taman khususnya untuk jaringan fiber optic.

Baca juga: Ada Boks Utilitas, Kabel-kabel Tetap Saja Ditempatkan di Saluran Air

Berdasarkan Ingub Nomor 126 Tahun 2018, Pemprov DKI Jakarta akan merapikan utilitas di 81 ruas jalan.

Tahun 2018 hingga 2019 ditargetkan 160 kilometer jalur pejalanan kaki selesai direvitalisasi. Tahun ini, 80 kilometer, dan sisanya tahun depan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Bekasi Bagikan Ribuan Paket Sembako kepada Korban PHK Selama Pandemi

Pemkot Bekasi Bagikan Ribuan Paket Sembako kepada Korban PHK Selama Pandemi

Megapolitan
Sebuah Gudang di Penjaringan Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Sebuah Gudang di Penjaringan Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Megapolitan
Jasa Detektif Wanita, Lihai Menggoda Pria-pria Nakal yang Tak Setia

Jasa Detektif Wanita, Lihai Menggoda Pria-pria Nakal yang Tak Setia

Megapolitan
Harga Bendera Merah Putih di Pinggir Jalan, Paling Murah Rp 15.000

Harga Bendera Merah Putih di Pinggir Jalan, Paling Murah Rp 15.000

Megapolitan
Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai di Penjaringan Terbakar

Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai di Penjaringan Terbakar

Megapolitan
Ada Staf Reaktif Covid-19, Lantai 7 Blok G Balai Kota Ditutup Sementara

Ada Staf Reaktif Covid-19, Lantai 7 Blok G Balai Kota Ditutup Sementara

Megapolitan
Polisi Periksa 5 Saksi Kasus Pemerkosaan Perempuan Bangun Tidur di Bintaro

Polisi Periksa 5 Saksi Kasus Pemerkosaan Perempuan Bangun Tidur di Bintaro

Megapolitan
Viral Kisah Pilu Perempuan Bangun Tidur Diperkosa di Bintaro, Polisi Buru Pelaku

Viral Kisah Pilu Perempuan Bangun Tidur Diperkosa di Bintaro, Polisi Buru Pelaku

Megapolitan
Toa Peringatan Dini Banjir, Dulu Dimulai Anies tetapi Kini Dikritiknya

Toa Peringatan Dini Banjir, Dulu Dimulai Anies tetapi Kini Dikritiknya

Megapolitan
Mengamuk Saat Antre Beli Minuman, Seorang Warga Pukuli Tukang Parkir di Cipinang Muara

Mengamuk Saat Antre Beli Minuman, Seorang Warga Pukuli Tukang Parkir di Cipinang Muara

Megapolitan
Kisah Viral Perempuan Diperkosa Usai Bangun Tidur di Tangerang Selatan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kisah Viral Perempuan Diperkosa Usai Bangun Tidur di Tangerang Selatan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Megapolitan
Menurut Kemenristek, Begini Etika Umumkan Hasil Penelitian Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19

Menurut Kemenristek, Begini Etika Umumkan Hasil Penelitian Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19

Megapolitan
Warga Jamblang dan Penjualan Bendera Musiman di Jakarta

Warga Jamblang dan Penjualan Bendera Musiman di Jakarta

Megapolitan
Jakarta Catat 4 Lonjakan Tertinggi Kasus Covid-19 dalam 2 Pekan Terakhir

Jakarta Catat 4 Lonjakan Tertinggi Kasus Covid-19 dalam 2 Pekan Terakhir

Megapolitan
Dapat Pinjaman Rp 5,2 Triliun untuk Penanganan Banjir, Apa yang Akan Dibuat DKI

Dapat Pinjaman Rp 5,2 Triliun untuk Penanganan Banjir, Apa yang Akan Dibuat DKI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X