Sempat Mengeluh Masuk Angin, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Rumahnya

Kompas.com - 01/09/2019, 20:44 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pria ditemukan meninggal dunia di rumahnya, Jalan Pertanian Selatan, RT 01, RW 03, Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (1/9/2019).

Kanit Reskrim Polsek Duren Sawit Iptu Fadholi mengatakan, korban ditemukan tewas oleh adiknya yang bernama Agustinus sekitar pukul 17.00 WIB.

Fadholi menjelaskan, awalnya korban dan adiknya itu berada di rumah korban untuk makan siang bersama.

Lalu Agustinus izin kepada korban untuk pulang ke rumahnya di daerah Klender untuk antarkan anaknya pergi ke Karawang.

Baca juga: Hilang 4 Hari, Lansia Penjual Sayur Ditemukan Tewas di Dasar Tambak Udang

"Sebelum saksi pergi korban sempat mengeluh masuk angin, perut kembung," kata Fadholi saat dikonfirmasi wartawan, Minggu.

Kemudian Agustinus beserta anaknya kembali ke rumah korban untuk mengambil mobil miliknya yang diparkir di sana.

Ketika Agustinus hendak pamit ke korban, dia melihat korban sudah tergeletak tak sadarkan diri dan setelah diperiksa ternyata sudah meninggal dunia.

"Saksi melihat korban tergeletak dengan posisi telungkup. Saat itu saksi langsung menghampiri korban dan melihat dan mengecek keadaan korban sudah tidak sadarkan diri dan diperkirakan oleh saksi korban sudah meninggal dunia," ujar Fadholi.

Agustinus langsung melaporkan hal tersebut ke Polsek Duren Sawit. Polisi yang tiba di TKP pun langsung mengidentifikasi korban sekaligus olah TKP.

"Pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan baik benda tumpul maupun tajam. Dan korban diduga meninggal karena sakit. Menurut keterangan keluarganya adik korban, bahwa korban mempunyai riwayat sakit maag akut. Selain itu punya riwayat sakit asam lambung," ujar Fadholi

Korban pun langsung dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo guna jalani pemeriksaan.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Akhir Pekan, Kasus Harian Covid-19 Kota Bogor Tembus 1.000 Orang

Akhir Pekan, Kasus Harian Covid-19 Kota Bogor Tembus 1.000 Orang

Megapolitan
UPDATE 19 September: Bertambah 932, Kasus Positif Covid-19 di DKI Jadi 61.807

UPDATE 19 September: Bertambah 932, Kasus Positif Covid-19 di DKI Jadi 61.807

Megapolitan
Ungkap Kasus Pelecehan dan Pemerasan Penumpang, Pihak Bandara Persilakan Polisi Periksa CCTV

Ungkap Kasus Pelecehan dan Pemerasan Penumpang, Pihak Bandara Persilakan Polisi Periksa CCTV

Megapolitan
Rektor IPB University Positif Covid-19

Rektor IPB University Positif Covid-19

Megapolitan
Positif Covid-19, Jenazah Camat Kelapa Gading Dimakamkan di TPU Pondok Ranggon

Positif Covid-19, Jenazah Camat Kelapa Gading Dimakamkan di TPU Pondok Ranggon

Megapolitan
Camat Kelapa Gading Meninggal karena Covid-19

Camat Kelapa Gading Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
Hilang Selama Sehari, Jasad Remaja Putri Ditemukan di Sungai Citarum

Hilang Selama Sehari, Jasad Remaja Putri Ditemukan di Sungai Citarum

Megapolitan
Hingga Hari Kelima PSBB DKI, Pemprov Tutup Sementara 37 Perusahaan

Hingga Hari Kelima PSBB DKI, Pemprov Tutup Sementara 37 Perusahaan

Megapolitan
Kimia Farma Telusuri Kasus Dugaan Kekerasan Seksual dan Pemerasan di Bandara Soekarno-Hatta

Kimia Farma Telusuri Kasus Dugaan Kekerasan Seksual dan Pemerasan di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Klaster Dinkes DKI Jakarta, 22 Pegawai Positif Covid-19

Klaster Dinkes DKI Jakarta, 22 Pegawai Positif Covid-19

Megapolitan
6 Pejabat Pemprov DKI Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

6 Pejabat Pemprov DKI Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Megapolitan
Daftar Klaster Covid-19 Terbesar di Jakarta, 252 Kasus Ada di Kemenkes

Daftar Klaster Covid-19 Terbesar di Jakarta, 252 Kasus Ada di Kemenkes

Megapolitan
Ketika Anggota Ormas Mengaku 'Aparat' Tolak Patuhi Larangan Makan di Tempat...

Ketika Anggota Ormas Mengaku "Aparat" Tolak Patuhi Larangan Makan di Tempat...

Megapolitan
2 Kasus Positif Covid-19 di KPU Tangsel dan Nasib Pilkada 2020...

2 Kasus Positif Covid-19 di KPU Tangsel dan Nasib Pilkada 2020...

Megapolitan
Cerita LHI Mengalami Kekerasan Seksual Saat Rapid Test di Bandara Soekarno-Hatta

Cerita LHI Mengalami Kekerasan Seksual Saat Rapid Test di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X