Perencanaan Berubah, Pembangunan Rusunami DP Rp 0 di Cilangkap Mundur ke Akhir 2019

Kompas.com - 02/09/2019, 09:30 WIB
Rusunami Klapa Village, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Senin (29/7/2019). DEAN PAHREVI/KOMPAS.comRusunami Klapa Village, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Senin (29/7/2019).
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Rumah susun sederhana milik (rusunami) dengan uang muka atau down payment (DP) Rp 0 di Cilangkap, Jakarta Timur, akan dibangun pada akhir 2019.

Pembangunan rusunami oleh badan usaha Pemprov DKI Jakarta, Perumda Pembangunan Sarana Jaya, itu mundur dari target sebelumnya pada September ini.

"Target kita sebelum akhir tahun groundbreaking. November-Desember kita groundbreaking," ujar Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya Yoory C Pinontoan saat dihubungi Kompas.com, Senin (2/9/2019).

Baca juga: Anies Sindir Orang-orang yang Pesimistis dengan Pembangunan Rusunami DP 0 Klapa Village

Yoory menuturkan, pembangunan rusunami DP Rp 0 di Cilangkap mundur karena perencanaan yang berubah.

Perumda Pembangunan Sarana Jaya harus mematangkan rencana pembangunan rusunami tersebut.

"Kan perencanaannya berubah-ubah, kita sesuaikan semuanya. Kita rencanakan dengan matang dululah," kata dia.

Baca juga: Anies Pastikan Rusunami Klapa Village Tak Bisa Disewa dan Dijual Kembali

Yoory menjelaskan, Perumda Pembangunan Sarana Jaya saat ini masih merencanakan pembangunan rusunami DP Rp 0 di Cilangkap. Salah satunya menggambar arsitektur hunian tersebut.

Setelah perencanaan selesai, Perumda Pembangunan Sarana Jaya akan mengajukan sejumlah perizinan. Pembangunan dimulai setelah perizinan terbit.

Perumda Pembangunan Sarana Jaya akan membangun empat tower di lahan seluas 2,9 hektar itu.

Baca juga: Serah Terima Kunci Rusunami DP 0 Kelapa Village, Anies Harap Ketimpangan Berkurang

Satu tower dengan total sekitar 800 unit hunian dibangun untuk rusunami DP Rp 0 dengan nama program Solusi Rumah Warga (Samawa).

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PLN Pastikan Dana Pelanggan Listrik Prabayar yang Sudah Beli Token Tak Hilang

PLN Pastikan Dana Pelanggan Listrik Prabayar yang Sudah Beli Token Tak Hilang

Megapolitan
Sejak Sore Token Listrik Gagal Input, PLN Sebut Ada Gangguan Jaringan Data

Sejak Sore Token Listrik Gagal Input, PLN Sebut Ada Gangguan Jaringan Data

Megapolitan
Kabar Baik, 7 Kelurahan di Depok Dinyatakan Bebas Kasus Positif Covid-19

Kabar Baik, 7 Kelurahan di Depok Dinyatakan Bebas Kasus Positif Covid-19

Megapolitan
Gelar Razia di Danau Sunter, Satpol PP Sasar Warga yang Tak Kenakan Masker

Gelar Razia di Danau Sunter, Satpol PP Sasar Warga yang Tak Kenakan Masker

Megapolitan
Jakarta Belum Berencana Buka Kegiatan Belajar di Sekolah pada 13 Juli 2020

Jakarta Belum Berencana Buka Kegiatan Belajar di Sekolah pada 13 Juli 2020

Megapolitan
Sekolah di Bekasi Kembali Buka Saat Tahun Ajaran Baru

Sekolah di Bekasi Kembali Buka Saat Tahun Ajaran Baru

Megapolitan
Di Masa New Normal, Tiket Kereta Jarak Jauh Hanya Bisa Dipesan secara Online

Di Masa New Normal, Tiket Kereta Jarak Jauh Hanya Bisa Dipesan secara Online

Megapolitan
Catat, Penumpang KAI Wajib Gunakan Masker hingga Face Shield di Era New Normal

Catat, Penumpang KAI Wajib Gunakan Masker hingga Face Shield di Era New Normal

Megapolitan
Sebaran Kasus Covid-19 di DKI 1 Juni: Sunter Agung Tertinggi, Disusul Pademangan Barat

Sebaran Kasus Covid-19 di DKI 1 Juni: Sunter Agung Tertinggi, Disusul Pademangan Barat

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Terbitkan Perwal sebagai Protokol New Normal

Pemkot Bekasi Akan Terbitkan Perwal sebagai Protokol New Normal

Megapolitan
Bungkusan Cairan Berasap Ditemukan di Dekat Masjid di Ciracas

Bungkusan Cairan Berasap Ditemukan di Dekat Masjid di Ciracas

Megapolitan
Jelang New Normal, Pemkot Bekasi Upayakan Keseimbangan Faktor Ekonomi dengan Kesehatan

Jelang New Normal, Pemkot Bekasi Upayakan Keseimbangan Faktor Ekonomi dengan Kesehatan

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Minta Rumah Ibadah Segera Dibuka dengan Protokol Kesehatan

Ketua DPRD DKI Minta Rumah Ibadah Segera Dibuka dengan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Sudah Disemprot Disinfektan oleh Tim Gegana, Besok Pasar Cisalak Dibuka

Sudah Disemprot Disinfektan oleh Tim Gegana, Besok Pasar Cisalak Dibuka

Megapolitan
Masuki New Normal, Pengunjung Mall Dibatasi 35 Persen

Masuki New Normal, Pengunjung Mall Dibatasi 35 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X