Sidang Praperadilan Istri Kivlan Zen Digelar, Gugat Kapolri karena Suaminya Ditangkap

Kompas.com - 02/09/2019, 18:22 WIB
Sidang praperadilan Kivlan Zen di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali ditunda, Jumat (30/8/2019). KOMPAS.com/WALDA MARISONSidang praperadilan Kivlan Zen di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali ditunda, Jumat (30/8/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Hari ini Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menggelar sidang praperadilan dengan permohonan istri Kivlan Zen yakni Dwitularsih Sukowati, Senin (2/9/2019).

Dwitularsih menggugat Kapolri Jenderal Tito Karnavian lantaran tidak pernah mendapat surat tembusan jika suaminya ditangkap dan ditahan oleh Polda Metro Jaya serta surat penyitaan mobil sebagai barang bukti.

Hal tersebut dibenarkan tim kuasa hukum Kivlan Zen yang juga mendampingi Dwitularsih, Tonin Tachta Singarimbun.


"Sesuai dengan Perkapolri, KUHAP, mempunyai hak konstitusi, adalah menerima tembusan atau salinan terhadap penangkapan suaminya, penahanan suaminya dan penyitaan terhadap mobil Innova, tapi sampai hari ini belum diberikan jadi itu yang dituntut," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (2/9/2019).

Lebih lanjut, Dwitularsih memilih menggugat Kapolri karena ketika Kivlan Zen kalah di sidang praperadilan lalu, saksi ahli Polda Metro Jaya mengatakan Perkap yang menyebutkan setiap orang berhak mendapatkan surat tembusan penangkapan dan penahanan mendapatkan surat bisa dilanggar.

"Nah ini kan kami adakan praperadilan nomor 75, itu kata termohon dari Polda itu Perkap boleh dilanggar katanya Peraturan Kapolri, nah kita lihat di sini apa jawaban Kapolri? Apakah boleh dilanggar? Juga kalau boleh ya sudahlah kita posisi lemah selama-lamanya," ucap dia.

Dia berharap gugatan ini bisa dimenangkan hakim tunggal karena polisi dianggap telah menangkap Kivlan Zen tanpa dasar.

Dalam sidang pembacaan permohonan turut hadir pihak kuasa hukum Mabes Polri. Hakim tunggal Toto Ridarto mengatakan sidang gugatan praperadilan selanjutnya akan digelar pada besok, (3/9/2019) dengan agenda jawaban dari termohon. 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi: Eggi Sudjana Diperiksa karena Masuk Dalam Grup WhatsApp Perencanaan Bom

Polisi: Eggi Sudjana Diperiksa karena Masuk Dalam Grup WhatsApp Perencanaan Bom

Megapolitan
Petugas PPSU Jakarta Utara Uji Sertifikasi Keterampilan Kerja Jasa Konstruksi

Petugas PPSU Jakarta Utara Uji Sertifikasi Keterampilan Kerja Jasa Konstruksi

Megapolitan
DPRD DKI Lantik 1 Anggota yang Sebelumnya Tak Hadir

DPRD DKI Lantik 1 Anggota yang Sebelumnya Tak Hadir

Megapolitan
Ibu yang Aniaya Anaknya hingga Tewas Dikenal Sering Cekcok dengan Suami di Kontrakan

Ibu yang Aniaya Anaknya hingga Tewas Dikenal Sering Cekcok dengan Suami di Kontrakan

Megapolitan
Kantor Walikota Jakarta Utara Tidak Punya Anggaran untuk Ganti Foto Presiden dan Wakil Presiden

Kantor Walikota Jakarta Utara Tidak Punya Anggaran untuk Ganti Foto Presiden dan Wakil Presiden

Megapolitan
Pegawai Pos Indonesia di Bekasi Mengaku Jadi Korban Penggelapan Uang Simpanan di Koperasi

Pegawai Pos Indonesia di Bekasi Mengaku Jadi Korban Penggelapan Uang Simpanan di Koperasi

Megapolitan
Ombudsman: Apjatel Harus Turunkan Kabel Udara di 27 Lokasi Sebelum Dipotong Pemprov DKI

Ombudsman: Apjatel Harus Turunkan Kabel Udara di 27 Lokasi Sebelum Dipotong Pemprov DKI

Megapolitan
Jelang Demo Mahasiswa, Jalan Sekitar Istana Negara Ditutup

Jelang Demo Mahasiswa, Jalan Sekitar Istana Negara Ditutup

Megapolitan
Motto Ora Et Labora August Parengkuan yang Selalu Dikenang

Motto Ora Et Labora August Parengkuan yang Selalu Dikenang

Megapolitan
Masih Dicetak, Pemkot Jakut Baru Akan Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf Tiga Hari Lagi

Masih Dicetak, Pemkot Jakut Baru Akan Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf Tiga Hari Lagi

Megapolitan
Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Mayat Bayi yang Ditemukan di Kali

Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Mayat Bayi yang Ditemukan di Kali

Megapolitan
Taruna Politeknik Negeri Imigrasi Depok Tewas saat Latihan Drumband

Taruna Politeknik Negeri Imigrasi Depok Tewas saat Latihan Drumband

Megapolitan
Pemuda Ini Ajak Teman Keroyok Pegawai SPBU yang Goda Pacarnya

Pemuda Ini Ajak Teman Keroyok Pegawai SPBU yang Goda Pacarnya

Megapolitan
Viral Keberadaan Cross Hijaber, DMI Jakarta Utara Imbau Pengurus Masjid Lebih Waspada

Viral Keberadaan Cross Hijaber, DMI Jakarta Utara Imbau Pengurus Masjid Lebih Waspada

Megapolitan
Mimpi Ridwan Kamil Menyulap Wajah Kalimalang

Mimpi Ridwan Kamil Menyulap Wajah Kalimalang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X