Seorang Warga Sunter Agung Jadi Korban Meninggal dalam Kecelakaan Tol Cipularang

Kompas.com - 02/09/2019, 21:27 WIB
Kecelakaan beruntun terjadi di ruas Tol Cipularang, Senin (2/9/2019). Kecelakaan melibatkan 21 kendaraan menyebabkan 6 orang tewas. dok KompasTVKecelakaan beruntun terjadi di ruas Tol Cipularang, Senin (2/9/2019). Kecelakaan melibatkan 21 kendaraan menyebabkan 6 orang tewas.

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang warga Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara jadi korban tewas dalam kecelakaan di ruas Tol Purbaleunyi (sebelumnya disebut Tol Cipularang) Senin (2/9/2019). Korban tersebut bernama Hendra Tjahyana.

Ketua RT007/RW007 Kelurahan Sunter Agung, Agus Susanto mengatakan kabar duka itu didapatnya dari PT Jasa Raharja yang mendatangi kediaman korban sore tadi.

"Bener atas nama Hendra Tjahyana, tadi sempat dilihatin foto kopi KTP," kata Agus saat ditemui wartawan Senin malam.

Selain itu berdasarkan keterangan dari Jasa Raharja, kata Agus, istri dari Hendra bernama Marlin juga mengalami luka-luka dalam kecelakaan tersebut.

Baca juga: Ridwan Kamil Minta Dishub Jabar Analisis Penyebab Kecelakaan di Cipularang

Ia juga menjelaskan bahwa Hendra memiliki dua orang anak lelaki. Salah satu diantaranya masih tinggal bersama korban di kediamannya.

Agus menyampaika  sepengatahuannya, korban memiliki bisnis jual beli mobil sehingga sering ke luar kota.

Sementara Aceng (40), seorang tetangga yang juga bekas sopir korban mengatakan bahwa sore itu salah seorang anak Hendra sempat berada di kediamannya.

"Satu orang anaknya tadi, itu juga baru pulang lerja katanya. Anaknya laki-laki. Langsung berangkat nyari informasi kecelakaan itu tadi yang di Cipularang," ujarnya.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, rumah korban tampak sepi tak berpenghuni. Namun pagarnya berada dalam kondisi terbuka. Terdapat empat sepeda motor terparkir di rumahnya.

Sebelumnya diberitakan ada delapan korban tewas dalam kecelakaan Tol Purbaleunyi, Jawa Barat.

Baca juga: Warga Kota Bekasi Luka Berat akibat Kecelakaan Beruntun di Tol Purbaleunyi

"Korban meninggal dunia ada delapan orang," tutur Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin.

Kemudian, berdasarkan perkembangan terakhir, tercatat sebanyak tiga korban mengalami luka berat dan 25 orang lainnya mengalami luka ringan.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasatpol PP Jakbar Benarkan Ada Anak Buahnya Diduga Bobol Dana Bank DKI

Kasatpol PP Jakbar Benarkan Ada Anak Buahnya Diduga Bobol Dana Bank DKI

Megapolitan
Tak ingin Terburu-buru, DPRD DKI Belum Jadwalkan Rapat Anggaran

Tak ingin Terburu-buru, DPRD DKI Belum Jadwalkan Rapat Anggaran

Megapolitan
Warga Korban Penggusuran di Sunter Mengaku Tidak Pernah Ditawari Rusun

Warga Korban Penggusuran di Sunter Mengaku Tidak Pernah Ditawari Rusun

Megapolitan
Perjalanan Kereta Ditambah Mulai Desember 2019, Selang Waktu Tiba KRL Bekasi pada Jam Sibuk 11 Menit

Perjalanan Kereta Ditambah Mulai Desember 2019, Selang Waktu Tiba KRL Bekasi pada Jam Sibuk 11 Menit

Megapolitan
Per Desember 2019, KCI Tambah 112 Perjalanan KRL secara Bertahap

Per Desember 2019, KCI Tambah 112 Perjalanan KRL secara Bertahap

Megapolitan
Punya Anak Berkebutuhan Khusus, Keluarga Korban Kebakaran di Tangsel Sempat Sulit Cari Kontrakan

Punya Anak Berkebutuhan Khusus, Keluarga Korban Kebakaran di Tangsel Sempat Sulit Cari Kontrakan

Megapolitan
Kadishub DKI: Semua Ruas Jalan Protokol di Jakarta Layak Diterapkan ERP

Kadishub DKI: Semua Ruas Jalan Protokol di Jakarta Layak Diterapkan ERP

Megapolitan
Pelaku Penyiraman Air Keras Diduga Sasar Perempuan karena Kurang Perhatian sang Kakak

Pelaku Penyiraman Air Keras Diduga Sasar Perempuan karena Kurang Perhatian sang Kakak

Megapolitan
Polresta Tangerang Bentuk Satgas untuk Cegah Judi Pilkades

Polresta Tangerang Bentuk Satgas untuk Cegah Judi Pilkades

Megapolitan
Anggota Fraksi PDI-P Sebut Penggusuran di Sunter Tak Sesuai Janji Kampanye Anies

Anggota Fraksi PDI-P Sebut Penggusuran di Sunter Tak Sesuai Janji Kampanye Anies

Megapolitan
Pembongkaran di Sunter Agung Terus Berlangsung, Warga dan Satpol PP Terlibat Cekcok

Pembongkaran di Sunter Agung Terus Berlangsung, Warga dan Satpol PP Terlibat Cekcok

Megapolitan
Iuran BPJS Kesehatan Naik Tahun 2020, Ini Syarat dan Cara Pindah Kelas

Iuran BPJS Kesehatan Naik Tahun 2020, Ini Syarat dan Cara Pindah Kelas

Megapolitan
Pemkot Tangerang Alokasikan 25 Persen APBD di Sektor Pendidikan

Pemkot Tangerang Alokasikan 25 Persen APBD di Sektor Pendidikan

Megapolitan
Kepala Bapenda Bekasi Irit Bicara Usai Dipanggil DPRD soal Kisruh Ormas Kelola Parkir

Kepala Bapenda Bekasi Irit Bicara Usai Dipanggil DPRD soal Kisruh Ormas Kelola Parkir

Megapolitan
Sebelum Bakar Diri, Pria di Cipayung Pernah Mencoba Bunuh Diri

Sebelum Bakar Diri, Pria di Cipayung Pernah Mencoba Bunuh Diri

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X