Park and Ride Thamrin Akan Ditutup dan Diubah Jadi Pusat Kuliner

Kompas.com - 03/09/2019, 11:47 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balairung, Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (27/8/2019) KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGIGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balairung, Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (27/8/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Area park and ride di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, akan ditutup dan diubah menjadi pusat kuliner.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pusat kuliner itu diharapkan bisa menggerakkan perekonomian.

"Tidak menjadi tempat parkir tapi menjadi tempat pusat kegiatan kuliner. Jadi justru bisa menggerakan perekonomian, UMKM masuk, kemudian di situ diubah menjadi tempat kuliner," kata Anies di Blok G, Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (3/9/2019).

Baca juga: Pemprov DKI Akan Tutup Park and Ride Thamrin

Soal kapan tempat itu diubah jadi pusat kuliner, Anies mengatakan masih perlu melakukan kajian.

"Sekarang lagi disiapin dulu. Nanti kalau sudah final pasti diumumin, tapi enggak lama lagi kok," ucapnya.

Park and ride Thamrin itu akan ditutup agar mendorong masyakarat menggunakan transportasi umum.

Menurut Anies, saat ini slot parkir mobil di sepanjang wilayah Sudirman - Thamrin berjumlah lebih dari 70 ribu slot.

"Kami ingin lebih mendorong masyarakat untuk menggunakan kendaraan umum, nah salah satunya adalah dengan memberi insentif, disinsentif," ujarnya.

Lahan park and ride itu letaknya di antara hotel Sari Pan Pacific dan gedung Bank Mandiri Syariah. Warga hanya dikenakan tarif Rp 5.000 untuk bisa parkir kendaraan di sana.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X