Hoaks, Informasi Penyewaan Genset yang Mengatasnamakan PLN

Kompas.com - 03/09/2019, 11:56 WIB
Ilustrasi listrik, meteran listrik ShutterstockIlustrasi listrik, meteran listrik
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Belakang ini beredar surat pemberitahuan penyewaan atau jual beli generator set (genset) yang mengatasnamakan PT. PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang.

Penyewaan genset dalam surat itu juga terkait dengan adanya pemberitahuan pemadaman listrik bergilir di wilayah Jakarta.

"Terkait dengan hal tersebut di atas, kami berharap saudara mempersiapkan segala sesuatunya. Kami siap membantu jika saudara membutuhkan energi listrik yang bersifat mendesak dalam bentuk bantuan unit genset atau bantuan lainnya seperti sambungan darurat. Bantuan yang kami berikan bersifat dipinjamkan sampai dengan nyala kembali atau normal. Serta tidak dikenakan biaya (sudah termasuk BBM), jika persediaan unit masih ada. Seluruh pelaksanaan akan dikerjakan oleh petugas pelayanan teknik kami," tulis dalam surat itu.

Terkait hal itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya M Ikhsan Asaad mengatakan, surat pemberitahuan penyewaan atau jual beli genset serta pengumuman pemadaman bergilir di wilayah Jakarta itu hoaks atau tidak benar.

Ikhsan mengatakan, PLN tidak pernah melakukan penyewaan atau transaksi jual beli genset kepada masyarakat.

Baca juga: Hoaks, Informasi Pemadaman Listrik di Wilayah Jakarta Timur Hari Ini

"Bagi pelanggan PLN yang mendapat surat penyewaan atau jual beli genset mohon untuk diabaikan. Itu adalah modus penipuan dari oknum tertentu," kata Ikhsan dalan keterangan tertulis, Selasa (3/9/2019).

Ikhsan mengimbau masyarakat agar waspada terhadap informasi yang mengatasnamakan PLN.

"Pelanggan yang menerima surat penipuan tersebut bisa mengkonfirmasi kebenarannya melalui contact center 123 atau mendatangi kantor PLN terdekat," ujar Ikhsan.

Selain itu, terkait informasi pemadaman bergilir di wilayah Jakarta, Ikhsan menyebut informasi itu juga hoaks. Warga Jakarta dan sekitarnya yang ingin mengetahui informasi pemadaman terencana atau gangguan listrik bisa mengakses https://pelita.plnjaya.co.id.

"Informasi mengenai pemadaman terencana akan disampaikan melalui surat resmi kepada tokoh masyarakat setempat," ujar Ikhsan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Walhi Jakarta Sebut Larangan Kantong Plastik Belum Berjalan Maksimal

Walhi Jakarta Sebut Larangan Kantong Plastik Belum Berjalan Maksimal

Megapolitan
Pro Kontra Ganjil Genap di Tengah Pandemi Covid-19, Driver Ojol Untung tapi Pengguna Mobil Bingung

Pro Kontra Ganjil Genap di Tengah Pandemi Covid-19, Driver Ojol Untung tapi Pengguna Mobil Bingung

Megapolitan
Kuasa Hukum Sebut Bos PS Store Putra Siregar Jadi Korban Pembunuhan Karakter

Kuasa Hukum Sebut Bos PS Store Putra Siregar Jadi Korban Pembunuhan Karakter

Megapolitan
Polisi Dalami Motif Penembakan di Tangsel, Tersangka Klaim untuk Bubarkan Balap Liar

Polisi Dalami Motif Penembakan di Tangsel, Tersangka Klaim untuk Bubarkan Balap Liar

Megapolitan
Kuasa Hukum Sebut Jimmy Paling Tahu Kepabeanan Ponsel Putra Siregar, Siapa Dia?

Kuasa Hukum Sebut Jimmy Paling Tahu Kepabeanan Ponsel Putra Siregar, Siapa Dia?

Megapolitan
Patungan Rp 5.000 Tiap Rumah, Jadilah Pos Wifi Gratis untuk Siswa di Pondok Kopi

Patungan Rp 5.000 Tiap Rumah, Jadilah Pos Wifi Gratis untuk Siswa di Pondok Kopi

Megapolitan
Polisi Ungkap Peran 3 Tersangka Pelaku Penembakan yang Incar Pengendara di Tangsel

Polisi Ungkap Peran 3 Tersangka Pelaku Penembakan yang Incar Pengendara di Tangsel

Megapolitan
Tenaga Kesehatan di 5 Puskesmas Kota Bogor Positif Covid-19

Tenaga Kesehatan di 5 Puskesmas Kota Bogor Positif Covid-19

Megapolitan
Kuasa Hukum Sebut Putra Siregar Tidak Tahu Ponsel yang Dijualnya Ilegal

Kuasa Hukum Sebut Putra Siregar Tidak Tahu Ponsel yang Dijualnya Ilegal

Megapolitan
Jumlah Penumpang KRL Malah Turun Selama Penerapan Ganjil Genap Jakarta

Jumlah Penumpang KRL Malah Turun Selama Penerapan Ganjil Genap Jakarta

Megapolitan
Disebut Punya Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi di Jabar, Walkot Bekasi: Wajar karena Dekat Jakarta

Disebut Punya Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi di Jabar, Walkot Bekasi: Wajar karena Dekat Jakarta

Megapolitan
3 Lagi Pegawai PN Jakarta Barat Terpapar Covid-19

3 Lagi Pegawai PN Jakarta Barat Terpapar Covid-19

Megapolitan
Jelang Pilkada Depok, PSI: Prioritas Kami Mengakhiri Rezim PKS

Jelang Pilkada Depok, PSI: Prioritas Kami Mengakhiri Rezim PKS

Megapolitan
3 Pelaku Penembakan secara Acak di Tangsel Beraksi 7 Kali, 8 Pengendara Jadi Korban

3 Pelaku Penembakan secara Acak di Tangsel Beraksi 7 Kali, 8 Pengendara Jadi Korban

Megapolitan
Pemkot Depok Optimalkan Kampung Siaga Covid-19, Setiap RW Dapat Rp 2 Juta

Pemkot Depok Optimalkan Kampung Siaga Covid-19, Setiap RW Dapat Rp 2 Juta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X