Kompas.com - 03/09/2019, 16:25 WIB
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menyerahkan berkas APBD DKI Jakarta sebesar Rp 89 triliun yang telah disetujui DPRD DKI kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam rapat paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (30/11/2018). KOMPAS.com/NURSITA SARIKetua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menyerahkan berkas APBD DKI Jakarta sebesar Rp 89 triliun yang telah disetujui DPRD DKI kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam rapat paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (30/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Tahun 2019 baru terserap 45,4 persen hingga Selasa (3/9/2019) ini. 

Dari total nilai APBD DKI 2019 sebesar Rp 80,9 triliun, anggaran yang sudah diserap baru sebesar Rp 36,7 triliun.

Tingkat penyerapan anggaran itu dapat dilihat melalui laman http://publik.bapedadki.net.

Penyerapan anggaran belanja dibagi menjadi belanja langsung dan belanja tidak langsung.

Untuk belanja langsung, tingkat penyerapannya 37,9 persen atau Rp 17,5 triliun dari alokasi anggaran Rp 46,3 triliun. Belanja langsung isinya merupakan belanja barang dan jasa.

Sementara penyerapan belanja tidak langsung mencapai 55,5 persen atau Rp 19,1 triliun dari alokasi anggaran Rp 34,5 triliun. Belanja tidak langsung terdiri dari belanja pegawai, hibah, subsidi, bantuan sosial, dan lain-lain.

Baca juga: Serapan APBD DKI 2019 Baru 33,5 Persen, Paling Rendah Dinas Perumahan

Dari semua satuan kerja perangkat daerah (SKPD), tingkat penyerapan anggaran yang paling rendah yakni Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim). Dari alokasi anggaran Rp 2,46 triliun, anggaran yang diserap baru Rp 320,5 miliar atau 13 persen.

Penyerapan anggaran Dinas Sumber Daya Air menempati posisi kedua terendah. Anggaran yang diserap yaitu Rp 826,3 miliar dari alokasi anggaran Rp 3,8 triliun. Persentasenya 21,3 persen.

Di posisi ketiga terendah yakni Badan Pajak dan Retribusi Daerah. Dari alokasi anggaran Rp 1,5 triliun, anggaran yang diserap sebesar Rp 413,8 miliar atau 27,2 persen.

Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah DKI Jakarta Sri Haryati mengatakan, realisasi APBD DKI 2019 ditargetkan mencapai 90 persen hingga akhir tahun nanti.

"Insya Allah akhir tahun (penyerapan) kita baguslah. Mudah-mudahan 90 persen ya, tapi kita lihat lagi nanti," kata Sri.

Menurut Sri, setiap SKPD memiliki serapan perkiraan sendiri (SPS) yang menjadi acuan serapan anggaran mereka. Dia mengakui, serapan anggaran Dinas Perumahan memang masih rendah.

"Iya, perumahan memang rendah. Nah itu nanti kami akan bahas dan diskusikan, apa solusinya, kenapa bisa rendah. Pokoknya kami upayakan agar bisa melambung penyerapannya," ujar Sri.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapolda Metro: 310 Kilogram Sabu yang Diselundupkan dari Iran Bernilai Rp 400 Miliar

Kapolda Metro: 310 Kilogram Sabu yang Diselundupkan dari Iran Bernilai Rp 400 Miliar

Megapolitan
Wali Kota Tangerang: Pemudik yang Kembali Harus Bawa Surat Bebas Covid-19, atau Pulang Lagi

Wali Kota Tangerang: Pemudik yang Kembali Harus Bawa Surat Bebas Covid-19, atau Pulang Lagi

Megapolitan
Selama Larangan Mudik, Sekitar 400 Calon Penumpang Kereta Api Ditolak

Selama Larangan Mudik, Sekitar 400 Calon Penumpang Kereta Api Ditolak

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Imbau Warganya Tidak Takbiran Keliling

Wali Kota Tangerang Imbau Warganya Tidak Takbiran Keliling

Megapolitan
Transjakarta Siapkan 11 Layanan Tambahan 14-16 Mei

Transjakarta Siapkan 11 Layanan Tambahan 14-16 Mei

Megapolitan
Kasus Penyelundupan 310 Kilogram Sabu, Polisi: Produsen dari Iran, Jaringan Pengedar dari Nigeria

Kasus Penyelundupan 310 Kilogram Sabu, Polisi: Produsen dari Iran, Jaringan Pengedar dari Nigeria

Megapolitan
Baznas Kota Tangerang Terima Pembayaran Zakat hingga Rabu Malam

Baznas Kota Tangerang Terima Pembayaran Zakat hingga Rabu Malam

Megapolitan
Beragam Antisipasi demi Cegah Takbiran Keliling di Jakarta, Ada Filterisasi hingga Penindakan dengan Sanksi

Beragam Antisipasi demi Cegah Takbiran Keliling di Jakarta, Ada Filterisasi hingga Penindakan dengan Sanksi

Megapolitan
Preman Minta THR ke Pedagang Pasar Ciputat, Korban: 5 Orang Datang dalam 5 Menit

Preman Minta THR ke Pedagang Pasar Ciputat, Korban: 5 Orang Datang dalam 5 Menit

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Penyekatan di Bekasi-Karawang Dibuka |Pangdam Jaya Bertekad Tumpas Premanisme

[POPULER JABODETABEK] Penyekatan di Bekasi-Karawang Dibuka |Pangdam Jaya Bertekad Tumpas Premanisme

Megapolitan
Fauzi dan Siasat Lolos dari Pos Penyekatan Mudik

Fauzi dan Siasat Lolos dari Pos Penyekatan Mudik

Megapolitan
UPDATE: Tambah 23 Kasus di Kota Tangerang, 202 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 23 Kasus di Kota Tangerang, 202 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE: Tambah 76 Kasus di Depok, Seorang Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE: Tambah 76 Kasus di Depok, Seorang Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
UPDATE: Tambah 15 Kasus di Kabupaten Bekasi, 312 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 15 Kasus di Kabupaten Bekasi, 312 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Jakarta Kemungkinan Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Jakarta Kemungkinan Hujan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X