Prabowo Kembali Tunjuk M Taufik Jadi Wakil Ketua DPRD DKI

Kompas.com - 03/09/2019, 17:11 WIB
Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan) bersiap meninggalkan lokasi konferensi pers seusai memberikan keterangan terkait putusan MK tentang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2019 di kediaman Prabowo, Jakarta Selatan, Kamis (27/6/2019). Prabowo-Sandi menyatakan menghormati dan menerima putusan MK yang menolak gugatannya. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWANCalon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan) bersiap meninggalkan lokasi konferensi pers seusai memberikan keterangan terkait putusan MK tentang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2019 di kediaman Prabowo, Jakarta Selatan, Kamis (27/6/2019). Prabowo-Sandi menyatakan menghormati dan menerima putusan MK yang menolak gugatannya.
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto kembali menunjuk M Taufik sebagai wakil ketua DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024.

Taufik sebelumnya diketahui menjabat sebagai wakil ketua DPRD DKI periode 2014-2019.

Penunjukan Taufik tertuang dalam Surat Keputusan (SK) DPP Partai Gerindra Nomor 08-0111/Kpts/DPP-GERINDRA/2019 yang ditetapkan pada 16 Agustus 2019.

SK itu ditandatangani oleh Prabowo dan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani.

Selain itu, Prabowo juga menunjuk Rany Mauliani sebagai ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI periode 2019-2024 dalam SK tersebut.

Taufik membenarkan SK penunjukan dirinya sebagai wakil ketua DPRD DKI sudah terbit.

Baca juga: Jadi Satu-satunya Perempuan yang Diajukan, Ida Mahmudah Siap Jadi Ketua DPRD DKI

"Sudah, sudah (SK sudah terbit)," kata Taufik saat dikonfirmasi, Selasa (3/9/2019).

Taufik menyampaikan, surat penunjukan itu akan diserahkan kepada pimpinan sementara DPRD DKI untuk kemudian ditetapkan pada 19 September 2019.

"Itu kan kami ajukan kepada pimpinan sementara. (Setelah itu) iya ditetapkan dong," ujar Taufik.

Partai Gerindra diketahui berhak mendapatkan satu kursi wakil ketua karena perolehan kursinya masuk lima besar.

Sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, pimpinan DPRD DKI terdiri atas satu orang ketua dan empat orang wakil ketua.

Pimpinan DPRD berasal dari partai politik berdasarkan urutan perolehan kursi terbanyak di DPRD provinsi.

PDI-P memeroleh kursi terbanyak sehingga berhak mendapatkan kursi ketua DPRD DKI. Sementara partai yang berhak mendapatkan kursi wakil ketua berturut-turut Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrat, dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Berikut perolehan kursi di DPRD DKI Jakarta berdasarkan hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019:

1. PDI-P: 25 kursi

2. Partai Gerindra: 19 kursi

3. PKS: 16 kursi

4. Partai Demokrat: 10 kursi

5. PAN: 9 kursi

6. Partai Solidaritas Indonesia (PSI): 8 kursi

7. Partai Nasdem: 7 kursi

8. Partai Golkar: 6 kursi

9. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB): 5 kursi

10. Partai Persatuan Pembangunan (PPP): 1 kursi



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X