Tawuran di Manggarai Didominasi Anak di Bawah Umur

Kompas.com - 03/09/2019, 19:59 WIB
Lokasi depan tawuran yang terjadi di depan Pasar Raya Manggarai  sore ini, Selasa (3/9/2019) KOMPAS.COM/WALDA MARISONLokasi depan tawuran yang terjadi di depan Pasar Raya Manggarai sore ini, Selasa (3/9/2019)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kanit Reskrim Polsek Metro Setiabudi Komisaris Tri Suryawan mengatakan warga yang terlibat dalam aksi tawuran di depan Pasar Raya Manggarai, Jakarta Selatan masih tergolong di bawah umur.

Mereka yang masih berada di bawah umur ini diketahui sering melakukan aksi tawuran di lokasi tersebut.

"Rata-rata di bawah umur," kata Tri Suryawan saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (3/9/2019).

Tidak hanya itu, mereka yang terdiri dari warga Tebet, Jakarta Selatan dan Menteng, Jakarta Pusat ini juga kerap membawa senjata tajam saat tawuran.

Baca juga: Polisi Bubarkan Tawuran di Manggarai dengan Gas Air Mata

"Dari sebelah sana (Menteng) yang bawa senjata tajam. Yang dari Menteng, tapi belum nyeberang ke sini (Setiabudi)," kata dia.

Tawuran yang dimulai pukul 16.30 ini hanya berjalan selama 10 menit. Polisi pun berhasil membubarkan massa setelah menembakkan gas air mata.

Dia memastikan belum ada pelaku tawuran yang diamankan sampai saat ini.

"Enggak ada yang diamankan, enggak ada korban juga, sudah kondusif," ucap dia.

Dari pantauan Kompas.com di lokasi, pedihnya gas air mata masih sangat terasa. Bebatuan bekas aksi tawuran pun masih terlihat berserakan di sepanjang jalan.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Pendaftaran CPNS, Pemohon SKCK Di Polres Jakarta Timur Membeludak

Ada Pendaftaran CPNS, Pemohon SKCK Di Polres Jakarta Timur Membeludak

Megapolitan
Pohon di Lokasi Revitalisasi Trotoar Akan Ditebang dan Diganti Tabebuya

Pohon di Lokasi Revitalisasi Trotoar Akan Ditebang dan Diganti Tabebuya

Megapolitan
Sebelum Mendaftar, Simak Dulu Persyaratan CPNS 2019 Kota Bekasi

Sebelum Mendaftar, Simak Dulu Persyaratan CPNS 2019 Kota Bekasi

Megapolitan
Fraksi PDI-P Protes Penebangan Pohon di Trotoar karena Bertentangan dengan UU Lingkungan Hidup

Fraksi PDI-P Protes Penebangan Pohon di Trotoar karena Bertentangan dengan UU Lingkungan Hidup

Megapolitan
Anggota DPRD Usul agar Trotoar Cikini Ditanami Pohon Kurma

Anggota DPRD Usul agar Trotoar Cikini Ditanami Pohon Kurma

Megapolitan
Pemkab Tangerang Buka 448 Formasi CPNS

Pemkab Tangerang Buka 448 Formasi CPNS

Megapolitan
Polresta Bandara Soetta: Biro Umrah Bodong Rekrut Jamaah dari Majelis Pengajian

Polresta Bandara Soetta: Biro Umrah Bodong Rekrut Jamaah dari Majelis Pengajian

Megapolitan
Ancaman Ambil Ginjal Hantui Siswa SDN Bambu Apus, Lurah Minta Pasang CCTV

Ancaman Ambil Ginjal Hantui Siswa SDN Bambu Apus, Lurah Minta Pasang CCTV

Megapolitan
Tinjau Trotoar Cikini, Anggota DPRD Sebut Trotoar Tidak Terawat

Tinjau Trotoar Cikini, Anggota DPRD Sebut Trotoar Tidak Terawat

Megapolitan
Kota Bekasi Buka 171 Formasi CPNS 2019 untuk Tenaga Pendidik, Kesehatan, dan Teknik

Kota Bekasi Buka 171 Formasi CPNS 2019 untuk Tenaga Pendidik, Kesehatan, dan Teknik

Megapolitan
Pendaftaran CPNS 2019, Kota Bekasi Hanya Buka 6 Kuota untuk 'Cum Laude' dan Tunadaksa

Pendaftaran CPNS 2019, Kota Bekasi Hanya Buka 6 Kuota untuk "Cum Laude" dan Tunadaksa

Megapolitan
Dianggap Pemborosan, Anggaran Pembangunan Rusunawa Terancam Dicoret DPRD DKI

Dianggap Pemborosan, Anggaran Pembangunan Rusunawa Terancam Dicoret DPRD DKI

Megapolitan
Polresta Bandara Soekarno-Hatta Ungkap Dugaan Penipuan Umrah PT Duta Adhikarya Bersama

Polresta Bandara Soekarno-Hatta Ungkap Dugaan Penipuan Umrah PT Duta Adhikarya Bersama

Megapolitan
Penampakan Mobil Polisi yang Diamuk Massa di Tanjung Barat, Kaca Depan Remuk, Kap Penyok

Penampakan Mobil Polisi yang Diamuk Massa di Tanjung Barat, Kaca Depan Remuk, Kap Penyok

Megapolitan
Selasa Siang, Kualitas Udara Jakarta dan Bekasi Tidak Sehat

Selasa Siang, Kualitas Udara Jakarta dan Bekasi Tidak Sehat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X