Polisi Tangkap Residivis Pencuri Motor di Bawah Umur

Kompas.com - 04/09/2019, 05:44 WIB
Kepolisian Tangerang Selatan (Tangsel) menangkap RAP, pelaku pencurian motor yang masih berusia 16 tahun di Jalan Benda Barat, Tangsel pada Minggu (25/8/2019). KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiKepolisian Tangerang Selatan (Tangsel) menangkap RAP, pelaku pencurian motor yang masih berusia 16 tahun di Jalan Benda Barat, Tangsel pada Minggu (25/8/2019).

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Kepolisian Tangerang Selatan menangkap RAP, tersangka pencurian motor yang masih berusia 16 tahun di Jalan Benda Barat, Tangsel pada Minggu (25/8/2019).

Selain masih di bawah umur, pelaku juga merupakan residivis kasus yang sama.

Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan mengatakan, pelaku mengaku sudah lima kali mencuri motor di wilayah Tangsel.

"Tersangka ini di bawah umur dia mengaku kalau sudah melakukan lima kali untuk wilayah Tangsel. Tapi masih kita dalami karena pelaku ini merupakan residivis di Sawangan Depok," kata Ferdy di Polres Tangsel, Selasa (3/9/2019).

Baca juga: Polisi: Bima Aryo Sempat Bantu Lepas Gigitan Anjingnya yang Terkam ART

Menurut Ferdy, penangkapan pelaku bermula dari laporan korban Seta Kunto Aji telah kehilangan motor Yamaha Jupiter di warnet jalan Benda Barat, Pamulang Tangsel pada Minggu (25/8/2019).

Pada saat itu polisi langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penyelidikan.

Pada waktu bersamaan, polisi kedapatan melihat motor tersebut yang sedang dikendarai oleh pelaku RAP. Saat dihampiri, pelaku justru langsung melarikan diri.

"Saat dihampiri pelaku mengendari motor dengan tambah kencang. Namun saat itu kebetulan ada jalan yang di portal. Setelah meninggalkan motor, pelaku lari, namun berhasil ditangkap," lanjut Ferdy.

Baca juga: Polisi Sebut Pelaku Remas Payudara di Bintaro sebagai Pribadi Tertutup

Kepada polisi, pelaku melakukan pencurian sepeda motor pada siang dan sore hari. Sasaran mereka yakni kendaraan yang sedang terparkir di luar rumah.

"Jadi saat pengendara lengah pelaku beraksi. Saat ini kita masih kembangkan untuk mengetahui kemana barang hasil curian dijual," pungkasnya.

Dari hasil penangkapan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Jupiter.

Pelaku dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang ancaman hukumannya lima tahun penjara.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pro dan Kontra Warga Jakarta Menyikapi Penerapan Tilang ETLE

Pro dan Kontra Warga Jakarta Menyikapi Penerapan Tilang ETLE

Megapolitan
Polisi Duga Komplotan Penganiaya Wartawan Bukan Calo SIM, tetapi Tukang Ojek

Polisi Duga Komplotan Penganiaya Wartawan Bukan Calo SIM, tetapi Tukang Ojek

Megapolitan
Masuk Daftar Pilkada Paling Rawan, Ini Tanggapan KPU Tangsel

Masuk Daftar Pilkada Paling Rawan, Ini Tanggapan KPU Tangsel

Megapolitan
Petinggi Sunda Empire Ditangkap di Tambun Saat Mampir ke Rumah Saudaranya

Petinggi Sunda Empire Ditangkap di Tambun Saat Mampir ke Rumah Saudaranya

Megapolitan
 Tanggapan PKS soal Rencana Koalisi Gerindra dan PDIP untuk Menghadapinya di Pilkada Depok

Tanggapan PKS soal Rencana Koalisi Gerindra dan PDIP untuk Menghadapinya di Pilkada Depok

Megapolitan
Siap Evakuasi WNI dari Wuhan, TNI AU Tinggal Tunggu Perintah

Siap Evakuasi WNI dari Wuhan, TNI AU Tinggal Tunggu Perintah

Megapolitan
Pemindahan Sampah dari TPA Cipayung ke Lulut Nambo Rencananya Dilakukan Juli 2020

Pemindahan Sampah dari TPA Cipayung ke Lulut Nambo Rencananya Dilakukan Juli 2020

Megapolitan
Sebelum Tabrak Gardu Tol Halim, Sopir Sempat Lompat Keluar dari Truk Bersama Anak Kecil

Sebelum Tabrak Gardu Tol Halim, Sopir Sempat Lompat Keluar dari Truk Bersama Anak Kecil

Megapolitan
Pegawai Honorer Dinilai Sangat Membantu, Kadisdukcapil Tangsel Minta Jangan Dihapus

Pegawai Honorer Dinilai Sangat Membantu, Kadisdukcapil Tangsel Minta Jangan Dihapus

Megapolitan
Ramai Virus Corona, Penjualan Masker di Apotek Tangsel Meningkat

Ramai Virus Corona, Penjualan Masker di Apotek Tangsel Meningkat

Megapolitan
PLN: Tiang Roboh di Sawangan Bukan Punya Kita

PLN: Tiang Roboh di Sawangan Bukan Punya Kita

Megapolitan
Angka Kematian Virus Corona Masih Rendah, Warga Diharap Tidak Panik

Angka Kematian Virus Corona Masih Rendah, Warga Diharap Tidak Panik

Megapolitan
Begini Kelengkapan Ruang Isolasi RSPI Sulianti Saroso untuk Pasien Diduga Terinfeksi Corona

Begini Kelengkapan Ruang Isolasi RSPI Sulianti Saroso untuk Pasien Diduga Terinfeksi Corona

Megapolitan
Kisah Soekarno Ditipu Raja dan Ratu Fiktif, Idrus dan Markonah

Kisah Soekarno Ditipu Raja dan Ratu Fiktif, Idrus dan Markonah

Megapolitan
Polisi Sebut Lokasi Pengeroyokan Wartawan Bukan di Area Kantor Satpas SIM Daan Mogot

Polisi Sebut Lokasi Pengeroyokan Wartawan Bukan di Area Kantor Satpas SIM Daan Mogot

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X