Jalani Observasi, Dua Anjing Milanois Bima Aryo dalam Kondisi Sehat

Kompas.com - 04/09/2019, 13:20 WIB
Dua anjing Bima Aryo jalani observasi di  Balai Kesehatan Hewan Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (4/8/2019) KOMPAS.COM/WALDA MARISONDua anjing Bima Aryo jalani observasi di Balai Kesehatan Hewan Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (4/8/2019)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua anjing milik Bima Aryo yang bernama Sparta dan Anubis ada dalam kondisi sehat selama menjalani proses observasi di Balai Kesehatan Hewan Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

"Sekarang sih sehat-sehat saja ya, tapi memang kan dia hewan agresif jadi kita lewat pun langsung mau menyerang," ujar staff Pusat Pelayanan Kesehatan Hewan dan Peternakan, Dokter Onie ketika ditemui di Jakarta, Rabu (4/9/2019)

Namun kondisi tersebut bisa saja berubah dalam kurun waktu 14 hari sejak insiden menggigit asisten rumah tangga yang lalu. Jika dalam kurun waktu 14 hari kondisi fisiknya sudah menurun dan mati, maka sudah dipastikan jika anjing tersebut mengidap rabies.

Baca juga: Polisi Satwa Bisa Rekrut Anjing Milik Bima Aryo jika Pemilik Setuju

"Selama 14 hari itu kalau dia mati baru kita ambil otaknya untuk dicek lab positif atau tidaknya rabies. Jadi tidak boleh ada perlakuan apapun, hanya boleh dikasih makan, minum sama dibersihkan kandang," kata dia.

Sebelumnya, Yayan (35) tewas diterkam oleh seekor anjing berjenis milanois milik Bima Aryo di Jalan Langgar RT04/RW04 No. 41, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (30/8/2019).

Korban alami luka cakar dan gigitan pada bagian leher, dada, beserta punggung. Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati tetapi meninggal dunia saat tiba di rumah sakit.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

171.998 Siswa di Jakarta Tak Punya Gawai untuk Belajar Jarak Jauh

171.998 Siswa di Jakarta Tak Punya Gawai untuk Belajar Jarak Jauh

Megapolitan
Polisi Sebut Kerumunan Rizieq Shihab Sudah Memenuhi Unsur Pelanggaran Kekarantinaan Kesehatan

Polisi Sebut Kerumunan Rizieq Shihab Sudah Memenuhi Unsur Pelanggaran Kekarantinaan Kesehatan

Megapolitan
Komplotan Pencuri di Cengkareng Ini Pernah Pura-pura Jadi Petugas Covid-19

Komplotan Pencuri di Cengkareng Ini Pernah Pura-pura Jadi Petugas Covid-19

Megapolitan
Polisi: 2 Artis yang Diduga Terlibat Prostitusi Online Masih Berstatus Saksi

Polisi: 2 Artis yang Diduga Terlibat Prostitusi Online Masih Berstatus Saksi

Megapolitan
Geng Pandawa Sudah 24 Kali Mencuri dengan Modus Jadi Petugas Pertanahan

Geng Pandawa Sudah 24 Kali Mencuri dengan Modus Jadi Petugas Pertanahan

Megapolitan
Deretan Calon Kepala Daerah Tahun 2020 yang Terpapar Covid-19, 4 Orang Meninggal Dunia

Deretan Calon Kepala Daerah Tahun 2020 yang Terpapar Covid-19, 4 Orang Meninggal Dunia

Megapolitan
Idris Positif Covid-19 Usai Debat Kandidat Pilkada Depok, Pradi-Afifah Segera Tes Swab

Idris Positif Covid-19 Usai Debat Kandidat Pilkada Depok, Pradi-Afifah Segera Tes Swab

Megapolitan
Sejak Januari 2020, PT KAI Catat Ada 22 Kecelakaan di Perlintasan Sebidang

Sejak Januari 2020, PT KAI Catat Ada 22 Kecelakaan di Perlintasan Sebidang

Megapolitan
Pemkot Bogor Siapkan RS Darurat Covid-19 Jelang Libur Akhir Tahun

Pemkot Bogor Siapkan RS Darurat Covid-19 Jelang Libur Akhir Tahun

Megapolitan
Lokasi Perampokan Minimarket di Kemang Pratama Bekasi Sepi dan Minim Pengawasan

Lokasi Perampokan Minimarket di Kemang Pratama Bekasi Sepi dan Minim Pengawasan

Megapolitan
Langgar Protokol Kesehatan, Kerumunan Pengunjung di 5 Tempat Hiburan Kemang Dibubarkan

Langgar Protokol Kesehatan, Kerumunan Pengunjung di 5 Tempat Hiburan Kemang Dibubarkan

Megapolitan
MoU KUA-PPAS DKI Jakarta 2021 Diteken Sebesar Rp 82,5 Triliun

MoU KUA-PPAS DKI Jakarta 2021 Diteken Sebesar Rp 82,5 Triliun

Megapolitan
Polisi Tangkap Komplotan Pencuri Rumah Bermodus Pura-pura Jadi Petugas Biro Pertanahan

Polisi Tangkap Komplotan Pencuri Rumah Bermodus Pura-pura Jadi Petugas Biro Pertanahan

Megapolitan
Anak Bulus Dikembalikan ke Sungai Ciliwung, Belum Langka tapi Penting untuk Ekosistem

Anak Bulus Dikembalikan ke Sungai Ciliwung, Belum Langka tapi Penting untuk Ekosistem

Megapolitan
Kemenhub Kaji Perubahan Rute LRT Jakarta yang Diusulkan Anies

Kemenhub Kaji Perubahan Rute LRT Jakarta yang Diusulkan Anies

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X