Polres Jakbar Kembali Tangkap Jaringan Narkoba Internasional di Riau

Kompas.com - 05/09/2019, 11:49 WIB
Ilustrasi narkoba. SHUTTERSTOCKIlustrasi narkoba.

JAKARTA, Kompas.com — Aparat Polres Metro Jakarta Barat kembali menangkap anggota jaringan narkoba internasional asal Malaysia. Dalam penangkapan terbaru, tiga tersangka ditangkap di Perumahan Griya Tika Utama, Kecamatan Tanah Merah, Pekanbaru, Riau, Selasa (27/8/2019) pekan lalu.

Mereka adalah NR (36), MP (34), RC (23). Mereka diciduk bersama sejumlah barang bukti.

 

Kasus itu merupakan pengembangan kasus penangkapan sebelumnya, yakni saat narkotika jenis sabu sebanyak 30 kg disita polisi pada Juni lalu. Dari situ Polres Jakarta Barat melakukan penyelidikan sampai ke Riau.


Baca juga: Bandar Narkoba dengan Aset Rp 12,5 Triliun Mengaku Hanya Kurir, Upahnya Rp 60 Juta Per Kilogram

Berdasarkan informasi yang diperoleh polisi, pintu masuk narkoba jaringan itu adalah pelabuhan rakyat di wilayah Riau. Dari sana, narkoba lalu di bawa ke Jakarta dan wilayah lainnya di Indonesia.

"Dari hasil pengembangan dan hasilnya minggu lalu ke Riau karena di sana pintu masuk narkoba. Kami mengamankan tiga orang dengan barang bukti 4 kg sabu, ekstasi 20.000 butir, pil happy five 10.000 butir," kata Kasat Narkoba Polres Jakarta Barat AKBP Erick Frendriz di Polres Jakarta Barat, Kamis (5/9/2019).

Sabu dan pil ekstasi tersebut diselundupkan para pelaku dengan memperdayakan nelayan pelabuhan rakyat di Riau. Untuk mengelabuhi nelayan, kemasan sabu dan ekstasi dikemas dengan kemasan kopi dan teh.

"Barang baru turun dari kapal. Begitu masuk Indonesia langsung kami amankan.... Kasus ini adalah pengembangan dari yang pernah kami tangkap sebelumnya," kata Erick.

Polisi juga menyita beberapa barang bukti seperti 2 tas jinjing berwarna hitam, 1 bungkus plastik kosong bekas kemasan sabu, 1 karung berlogo Topi Koki, 2 mobil yakni Toyota Avanza Silver B 2969 TOB dan Toyota Agya Merah BA 2676 XY.

Tiga tersangka yang ditankap kini dijerat dengan Pasal 114 Ayat 1 dan 2 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba. Mereka terancam hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati.

Sejauh ini, Polres Jakarta Barat sudah menangkap 18 anggota jaringan itu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korban Dugaan Pelecehan Seksual Dewan BPJS TK Tiba-tiba Meminta Maaf

Korban Dugaan Pelecehan Seksual Dewan BPJS TK Tiba-tiba Meminta Maaf

Megapolitan
Dihadiri 11 Anggota, DPRD Komisi A Sahkan Rancangan Anggaran Dinas Gulkarmat Rp 1,2 Triliun

Dihadiri 11 Anggota, DPRD Komisi A Sahkan Rancangan Anggaran Dinas Gulkarmat Rp 1,2 Triliun

Megapolitan
Empat Rancangan Anggaran Fantastis Gulkarmat Akhirnya Disahkan dengan Diwarnai Perdebatan

Empat Rancangan Anggaran Fantastis Gulkarmat Akhirnya Disahkan dengan Diwarnai Perdebatan

Megapolitan
Fraksi PSI Minta Empat Anggaran Fantastis Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Ditangguhkan

Fraksi PSI Minta Empat Anggaran Fantastis Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Ditangguhkan

Megapolitan
Peringati Hari Ibu, Iriana Jokowi Hadiri Acara Jalan Sehat bersama Penyandang Disabilitas

Peringati Hari Ibu, Iriana Jokowi Hadiri Acara Jalan Sehat bersama Penyandang Disabilitas

Megapolitan
Bukan Hanya Nama Jalan, MH Thamrin Juga Pernah Dijadikan Nama Proyek Pembangunan

Bukan Hanya Nama Jalan, MH Thamrin Juga Pernah Dijadikan Nama Proyek Pembangunan

Megapolitan
Polisi Tunggu Hasil Labfor untuk Ungkap Penyebab Kebakaran Mal Lokasari Square

Polisi Tunggu Hasil Labfor untuk Ungkap Penyebab Kebakaran Mal Lokasari Square

Megapolitan
Tercatat 96 Kali Gempa Tektonik di Wilayah Banten pada November 2019

Tercatat 96 Kali Gempa Tektonik di Wilayah Banten pada November 2019

Megapolitan
Begini Cara Petugas PJL Atur Pelintasan KA Tanpa Palang di Stasiun Ancol

Begini Cara Petugas PJL Atur Pelintasan KA Tanpa Palang di Stasiun Ancol

Megapolitan
Berjaga 24 Jam, Mendengar Aktivitas Alam yang Kian Sulit Dipahami

Berjaga 24 Jam, Mendengar Aktivitas Alam yang Kian Sulit Dipahami

Megapolitan
DPRD DKI Soroti Usulan Anggaran Sistem Informasi Potensi Bencana Senilai Rp 8 Miliar

DPRD DKI Soroti Usulan Anggaran Sistem Informasi Potensi Bencana Senilai Rp 8 Miliar

Megapolitan
Sempat Dicoret, Pembangunan SMK 74 Akhirnya Disahkan DPRD DKI sebagai Boarding School

Sempat Dicoret, Pembangunan SMK 74 Akhirnya Disahkan DPRD DKI sebagai Boarding School

Megapolitan
Ketika Komisi E DPRD DKI Terbelah soal Boarding School SMKN 74...

Ketika Komisi E DPRD DKI Terbelah soal Boarding School SMKN 74...

Megapolitan
BPBD DKI Usulkan Anggaran Simulator Bencana Berteknologi Canggih Senilai Rp 12 Miliar

BPBD DKI Usulkan Anggaran Simulator Bencana Berteknologi Canggih Senilai Rp 12 Miliar

Megapolitan
Ketua DPC Hanura Didorong Partainya Ikut Pilkada Tangsel 2020

Ketua DPC Hanura Didorong Partainya Ikut Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X