Pencari Suaka dari Irak Unjuk Rasa di Depan Kantor UNHCR

Kompas.com - 05/09/2019, 15:01 WIB
Situasi di gedung eks Kodim, Jakarta Barat, Senin (22/07/2019). KOMPAS.com/ VERRYANA NOVITA NINGRUMSituasi di gedung eks Kodim, Jakarta Barat, Senin (22/07/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah pencari suaka dari Irak menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor UNHCR, Jakarta, Kamis (5/9/2019), untuk menuntut agar segera dikirim ke negara Australia, Kanada, dan Amerika Serikat.

Mereka menuntut dukungan dari masyarakat Indonesia dan UNHCR (Komisi Tinggi Perserikatan Bangsa Bangsa untuk Pengungsi).

Para pengungsi menggelar aksi untuk menyampaikan aspirasinya dengan membentangkan spanduk bertuliskan tuntutan mereka.

Baca juga: 200 Pencari Suaka Masih Bertahan di Kalideres, DKI Kurangi Air dan Listrik

Koordinator aksi Khalil mengatakan, mereka sudah berada di Jakarta sejak 5 sampai 7 tahun yang lalu.

Namun, UNHCR dan pemerintah Indonesia belum memberikan kepastian status mereka.

“Aksi ini telah kami lakukan sejak minggu lalu dan akan terus dilakukan sampai kami mendapatkan keadilan dan tempat yang aman dan layak (shelter)," katanya seperti dikutip Antara.

Baca juga: Tak Bisa Memaksa, Pemerintah Persuasif agar Pencari Suaka Tinggalkan Pengungsian di Kalideres

Menurut dia, pencari suaka dari Irak berjumlah 500 orang datang ke Indonesia karena banyak pemeluk agama Islam yang diharapkan bisa membantu mereka.

“Beberapa hari yang lalu, kami unjuk rasa dengan membawa istri dan anak. Namun, petugas UNHCR hanya memberikan janji berupa kata-kata, tidak pernah ada tindakannya” katanya.

Muammar, pengungsi lain, mengungkapkan proses mencari suaka sangat lama dan tidak ada pihak yang mendukung.

“Masalah kami adalah tidak ada makanan, dukungan, dan sekolah anak," kata Muammar yang datang ke Indonesia pada tahun 2013.

Baca juga: 400 Pencari Suaka Dapat Bantuan Uang untuk Sewa Rumah

Ia tidak mau kembali ke negaranya karena banyak konflik dan sangat berbahaya.

Para pencari suaka yang sering berunjuk rasa di depang gedung UNHCR kini ditampung gedung bekas Kodim di Kalideres, Jakarta Barat.

Mereka menunggu kepastian dari UNHCR untuk diberangkatkan ke negara tujuan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

P2TP2A Tangsel Koordinasi Dengan Dinas Pendidikan agar Korban Pemerkosaan Ayah Tiri Bisa Sekolah Lagi

P2TP2A Tangsel Koordinasi Dengan Dinas Pendidikan agar Korban Pemerkosaan Ayah Tiri Bisa Sekolah Lagi

Megapolitan
Salah Satu Pembunuh Pria di Cengkareng Positif Narkoba

Salah Satu Pembunuh Pria di Cengkareng Positif Narkoba

Megapolitan
Bank DKI: Tidak Benar Uang Kami Dicuri Oknum Satpol PP

Bank DKI: Tidak Benar Uang Kami Dicuri Oknum Satpol PP

Megapolitan
Diduga Bocorkan Informasi, Pria di Cengkareng Dibunuh Komplotan Pemuda

Diduga Bocorkan Informasi, Pria di Cengkareng Dibunuh Komplotan Pemuda

Megapolitan
Setelah Enam Jam, Kebakaran di SMK Yadika 6 Pondok Gede Padam

Setelah Enam Jam, Kebakaran di SMK Yadika 6 Pondok Gede Padam

Megapolitan
Diduga Bobol ATM, Sejumlah Oknum Satpol PP DKI Dinonaktifkan

Diduga Bobol ATM, Sejumlah Oknum Satpol PP DKI Dinonaktifkan

Megapolitan
Pemkot Jakut Sebut Penggusuran Kawasan Sunter untuk Perbaikan Saluran Air

Pemkot Jakut Sebut Penggusuran Kawasan Sunter untuk Perbaikan Saluran Air

Megapolitan
Lagi, Sukmawati Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Penistaan Agama

Lagi, Sukmawati Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Penistaan Agama

Megapolitan
Senja Kala Bentor di Kompleks Elite Taman Aries...

Senja Kala Bentor di Kompleks Elite Taman Aries...

Megapolitan
Dishub Kota Tangerang Belum Diajak Diskusi soal ERP

Dishub Kota Tangerang Belum Diajak Diskusi soal ERP

Megapolitan
Penggusuran di Sunter, Politisi PDI-P Nilai Anies Tak Konsisten Janji

Penggusuran di Sunter, Politisi PDI-P Nilai Anies Tak Konsisten Janji

Megapolitan
Rawan Longsor, Tebing Jalan DI Panjaitan Kerap Celakai Pengguna Jalan

Rawan Longsor, Tebing Jalan DI Panjaitan Kerap Celakai Pengguna Jalan

Megapolitan
M Taufik: Dibobol Anggota Satpol PP, Sistem Bank DKI Keliru

M Taufik: Dibobol Anggota Satpol PP, Sistem Bank DKI Keliru

Megapolitan
Kasatpol PP DKI Pertanyakan Sistem Salah Satu Bank yang Dibobol Anak Buahnya

Kasatpol PP DKI Pertanyakan Sistem Salah Satu Bank yang Dibobol Anak Buahnya

Megapolitan
Kantor Kemalingan, Katadata Minta Tanggung Jawab Pengelola Kantor

Kantor Kemalingan, Katadata Minta Tanggung Jawab Pengelola Kantor

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X