Anies Berencana ke Denmark pada Oktober, Hadiri Forum Bahas Kualitas Udara

Kompas.com - 06/09/2019, 10:02 WIB
Polusi udara terlihat di langit Jakarta, Senin (3/9/2018). Menurut pantauan kualitas udara yang dilakukan Greenpeace, selama Januari hingga Juni 2017, kualitas udara di Jabodetabek terindikasi memasuki level tidak sehat (unhealthy) bagi manusia. KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMOPolusi udara terlihat di langit Jakarta, Senin (3/9/2018). Menurut pantauan kualitas udara yang dilakukan Greenpeace, selama Januari hingga Juni 2017, kualitas udara di Jabodetabek terindikasi memasuki level tidak sehat (unhealthy) bagi manusia.
Penulis Nursita Sari
|

Pantauan Kompas.com pada situs airvisual.com melalui data yang diakses pukul 08.30 WIB, Jakarta sebagai kota besar dengan polusi udara terburuk kedua di dunia dengan tingkat polusi 160, di bawah Hanoi, Vietnam dengan tingkat polusi 190.

Baca juga: 4 Fakta Sidang Gugatan Polusi Udara yang Lagi-lagi Tertunda

Sejumlah pihak juga melayangkan gugatan warga negara atau citizen law suit (CLS) kepada sejumlah lembaga pemerintahan terkait polusi udara Jakarta.

Adapun mengenai kunjungan ke luar negeri, Anies tercatat sudah empat kali bertolak ke luar negeri sepanjang tahun 2019.

Dari empat kunjungan tersebut, dua kunjungan dikategorikan sebagai kunjungan kerja, dua kunjungan lainnya disebut kunjungan singkat/sehari.

Anies pertama kali berangkat ke luar negeri pada 2 Maret 2019. Dia menjenguk istri mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yaitu Ani Yudhoyono, yang saat itu dirawat di National University Hospital, Singapura. Perjalanannya menggunakan dana pribadi.

Anies kembali berangkat ke Singapura pada 3 Mei 2019. Dia menjadi keynote speaker dalam The Pyramid’s Annual Post-AGM Gala Dinner.

Dia berangkat untuk memenuhi undangan Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan.

Seluruh biaya transportasi dan akomodasi Anies saat itu disebut ditanggung oleh pihak penyelenggara.

Kemudian, Anies menghadiri pertemuan Urban 20 (U20) Mayors Summit Agenda di Tokyo, Jepang, pada 20-21 Mei 2019.

Dia menjadi pembicara mengenai perubahan iklim. Pemprov DKI menyebut ini sebagai kunjungan kerja pertama Anies pada 2019.

Terakhir, Anies berangkat ke Medellin, Kolombia, dan Amerika Serikat, pada 8-17 Juli 2019. Ada sejumlah kegiatan yang dihadiri Anies dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut.

Anies menjadi pembicara pada pertemuan pemimpin kota sedunia, The World Cities Summit Mayors Forum 2019, pembicara pada pertemuan USINDO Open Forum, dan bernegosiasi dengan penyelenggara Formula E sehingga Jakarta bisa menjadi tuan rumah Formula E pada 2020.

Semua kunjungan Anies itu disebut sudah disetujui Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X