Awas, Banyak Lubang Terbuka di Trotoar Jalan Danau Sunter Utara

Kompas.com - 06/09/2019, 14:37 WIB
Lubang saluran dibiarkan terbuka di Jalan Danau Sunter Utara, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (6/9/2019). KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARILubang saluran dibiarkan terbuka di Jalan Danau Sunter Utara, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (6/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah lubang tampak terbuka di trotoar Jalan Danau Sunter Utara, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (6/9/2019).

Lubang-lubang itu berada tepat di jalur kuning trotoar. Jalur kuning it merupakan jalur khusus penyandang difabilitas.

Tidak terlihat penghalang atau papan penanda bahwa sedang ada pekerjaan perbaikan di lokasi itu.

Pengerjaan perbaikan trotoar baru terlihat sekitar 500 meter dari lokasi lubang-lubang tersebut. Di lokasi perbaikan memang banyak juga lubang saluran yang terbuka. Namun di lokasi pengerjaan perbaikan itu dipasangi garis hitam kuning yang menandakan trotoar itu tidak boleh dilalui.

Baca juga: Kabel Berserakan di Trotoar Sunter Agung, Pejalan Kaki Terganggu

Doni Suprapto (30) seorang pengendara sepeda motor mengatakan, lubang yang terbuka itu bisa membahayakan para penyandang disabilitas atau warga lain yang melintas.

"Iya kan itu pas tuh di jalurnya, kalau yang tuna netra lewat sana kan bahaya, bisa kejeblos," kata Doni.

Hal yang sama diungkapkan Rahma Putri (27). Ia menyampaikan, jika memang ada proyek perbaikan, lubang-lubang itu sebaiknya diberi penghalang.

"Kalau memang lagi diperbaiki setidaknya dikasih penghalang gitu, jadi kalau ada tuna netra yang lewat itu harus menghindar," ujar dia.

Rahma menambahkan, trotoar itu memang jarang dilewati pejalan kaki. Namun tidak berarti lubang-lubang tersebut dibiarkan terbuka.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

12 Anggota Polres Tangsel Diisukan Terkena Covid-19, Kapolres: Itu Tidak Benar

12 Anggota Polres Tangsel Diisukan Terkena Covid-19, Kapolres: Itu Tidak Benar

Megapolitan
Satgas Covid-19 Periksa 30 Hotel di Jakarta yang Nyatakan Siap Jadi Tempat Isolasi

Satgas Covid-19 Periksa 30 Hotel di Jakarta yang Nyatakan Siap Jadi Tempat Isolasi

Megapolitan
Pemprov Akan 'Grebek Lumpur' Saluran PHB Saharjo yang Hampir 2 Tahun Tak Dikeruk

Pemprov Akan "Grebek Lumpur" Saluran PHB Saharjo yang Hampir 2 Tahun Tak Dikeruk

Megapolitan
PHRI: Hotel Jadi Tempat Isolasi jika RSD Wisma Atlet dan RS Lainnya Sudah Penuh

PHRI: Hotel Jadi Tempat Isolasi jika RSD Wisma Atlet dan RS Lainnya Sudah Penuh

Megapolitan
Cuti untuk Kampanye Pilkada Depok, Pradi Supriatna Tegaskan Bukan Waktunya Berleha-leha

Cuti untuk Kampanye Pilkada Depok, Pradi Supriatna Tegaskan Bukan Waktunya Berleha-leha

Megapolitan
Kisah di Balik Video Bocah Asal Bekasi Lantunkan Ayat Al-Quran Saat Dirawat di RSPAD

Kisah di Balik Video Bocah Asal Bekasi Lantunkan Ayat Al-Quran Saat Dirawat di RSPAD

Megapolitan
Ada Diskon 25 Persen, Ini Harga Tiket Sejumlah Kereta yang Berangkat dari Jakarta

Ada Diskon 25 Persen, Ini Harga Tiket Sejumlah Kereta yang Berangkat dari Jakarta

Megapolitan
Melebihi Kapasitas, Kafe di Serpong Didenda Rp 5 Juta

Melebihi Kapasitas, Kafe di Serpong Didenda Rp 5 Juta

Megapolitan
Akhir Pelarian Tersangka Pelecehan di Bandara Soetta, Ditangkap di Sumut Setelah Buron Berhari-hari

Akhir Pelarian Tersangka Pelecehan di Bandara Soetta, Ditangkap di Sumut Setelah Buron Berhari-hari

Megapolitan
Pecah Kongsi Wali Kota Depok dan Wakilnya, Bersiap 'Saling Sikut' di Masa Kampanye

Pecah Kongsi Wali Kota Depok dan Wakilnya, Bersiap 'Saling Sikut' di Masa Kampanye

Megapolitan
Polisi Dalami Peredaran Ekstasi dari Rumah di Cipondoh Tangerang

Polisi Dalami Peredaran Ekstasi dari Rumah di Cipondoh Tangerang

Megapolitan
UPDATE 25 September: 3.572 Kasus Covid-19 di Depok, 897 Kasus Aktif

UPDATE 25 September: 3.572 Kasus Covid-19 di Depok, 897 Kasus Aktif

Megapolitan
Antisipasi Antrean Tes Swab, Pemkot Bekasi Tambah Mesin PCR di 3 RSUD

Antisipasi Antrean Tes Swab, Pemkot Bekasi Tambah Mesin PCR di 3 RSUD

Megapolitan
BMKG: Hari Ini Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan

BMKG: Hari Ini Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan

Megapolitan
Apresiasi Kinerja, Pemkot Bekasi Beri Insentif ke Petugas Pemulasaraan Jenazah Covid-19 TPU Pedurenan

Apresiasi Kinerja, Pemkot Bekasi Beri Insentif ke Petugas Pemulasaraan Jenazah Covid-19 TPU Pedurenan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X