Hotel, Restoran, Tempat Hiburan Wajib Laporkan Pajak Secara Online

Kompas.com - 06/09/2019, 15:05 WIB
Penempelan spanduk penunggak pajak di salah satu restoran di Jalan Gunawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (6/9/2016). Nibras Nada NailufarPenempelan spanduk penunggak pajak di salah satu restoran di Jalan Gunawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (6/9/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaku usaha hotel, restoran, tempat hiburan, dan parkir di Jakarta wajib melaporkan pajak secara online.

Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta menargetkan 12.000 wajib pajak dari empat sektor usaha itu sudah melaporkan pajak mereka secara online hingga akhir 2019.

Kepala BPRD DKI Jakarta Faisal Syafruddin mengatakan, pelaporan pajak secara online bertujuan untuk mengetahui besaran pajak yang harus disetorkan para pelaku usaha ke kas daerah.

"Pajak daerah yang dilaporkan oleh wajib pajak melalui online sistem ini bisa langsung terpantau di dashboard BPRD, berapa besaran uang pajak yang dilaporkan, sehingga wajib pajak secara cepat dan tepat jumlah uang yang wajib disetorkan," ujar Faisal melalui siaran pers, Jumat (6/9/2019).

Baca juga: Dari Hampir 60 Juta UMKM, Baru 1,8 Juta Terdaftar sebagai Wajib Pajak

Faisal menjelaskan, BPRD memasang perangkat lunak (software) pada komputer yang digunakan pelaku usaha untuk transaksi pembayaran. Software itu tersambung dengan sistem di kantor BPRD DKI Jakarta.

Dengan software itu, BPRD mengetahui pendapatan yang diperoleh pelaku usaha sehingga mengetahui besaran pajak yang harus dibayarkan ke kas daerah.

Pelaku usaha yang menolak pelaporan pajak online ini akan dikenakan sanksi.

"Sanksi tegas bagi wajib pajak yang menolak berupa pencabutan izin usaha. Bahkan, siapa pun yang merusak akan dikenakan sanksi sesuai aturan hukum, yakni pidana maupun perdata," kata Faisal.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran di Tangsel, Seorang Anak Terjebak hingga Tewas

Kebakaran di Tangsel, Seorang Anak Terjebak hingga Tewas

Megapolitan
Baim Wong Tak Pernah Curiga Mantan Anak Buah Bakal Curi Motornya

Baim Wong Tak Pernah Curiga Mantan Anak Buah Bakal Curi Motornya

Megapolitan
Mantan Anak Buah Curi Sepeda Motor Baim Wong untuk Bayar Utang

Mantan Anak Buah Curi Sepeda Motor Baim Wong untuk Bayar Utang

Megapolitan
Permintaan Maaf mantan Anak Buah kepada Baim Wong karena Curi Motor

Permintaan Maaf mantan Anak Buah kepada Baim Wong karena Curi Motor

Megapolitan
Tetangga Novel Baswedan Minta Polisi Segera Tuntaskan Kasus Penyiraman Air Keras

Tetangga Novel Baswedan Minta Polisi Segera Tuntaskan Kasus Penyiraman Air Keras

Megapolitan
'Novel Baswedan Beberapa Kali Operasi, Kok Masih Dituduh Rekayasa...'

"Novel Baswedan Beberapa Kali Operasi, Kok Masih Dituduh Rekayasa..."

Megapolitan
Tetangga Novel Baswedan Laporkan Dewi Tanjung atas Tuduhan Laporan Palsu

Tetangga Novel Baswedan Laporkan Dewi Tanjung atas Tuduhan Laporan Palsu

Megapolitan
Rela Rogoh Kocek Jutaan Rupiah demi Hobi Cosplay...

Rela Rogoh Kocek Jutaan Rupiah demi Hobi Cosplay...

Megapolitan
Dua Ormas Bentrok di Bekasi, Satu Orang Terluka

Dua Ormas Bentrok di Bekasi, Satu Orang Terluka

Megapolitan
Keluarga Pengguna GrabWheels yang Tewas Ditabrak Gelar Tabur Bunga

Keluarga Pengguna GrabWheels yang Tewas Ditabrak Gelar Tabur Bunga

Megapolitan
Sudah Lebih Sepekan, Sekda DKI Belum Dihubungi Gerindra soal Usulan Wagub

Sudah Lebih Sepekan, Sekda DKI Belum Dihubungi Gerindra soal Usulan Wagub

Megapolitan
Nenek Sebut Amel Luput dari Penyiraman Air Keras

Nenek Sebut Amel Luput dari Penyiraman Air Keras

Megapolitan
Radio Sonora, Garda Oto, Yello Hotel, dan Harris Convention Hall Bekasi Gelar Fun Rally 2019

Radio Sonora, Garda Oto, Yello Hotel, dan Harris Convention Hall Bekasi Gelar Fun Rally 2019

Megapolitan
Mengadu Nasib di Kawasan Kota Tua, PKL: Kalau Enggak Dagang, Mau Makan Apa?

Mengadu Nasib di Kawasan Kota Tua, PKL: Kalau Enggak Dagang, Mau Makan Apa?

Megapolitan
Korban Penggusuran Sunter Agung Minta Pemprov DKI Sediakan Tempat Usaha

Korban Penggusuran Sunter Agung Minta Pemprov DKI Sediakan Tempat Usaha

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X