Polisi Selidiki Dugaan Peredaran Narkoba dengan Kedok Tawuran di Manggarai

Kompas.com - 06/09/2019, 15:50 WIB
Tawuran di Manggarai, Rabu (4/9/2019). AntaraTawuran di Manggarai, Rabu (4/9/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Bastoni Purnama mengtakan, ada kemungkinan aksi tawuran di Manggarai, Jakarta Selatan merupakan kedok untuk mengedarkan narkoba di permukiman setempat.

Kecurigaan ini bermula saat polisi melakukan sweeping di permukiman Manggarai Selatan alias Magasen, Tebet untuk mencari pelaku tawuran. Di satu sisi polisi justru menemukan delapan pengguna sabu dan ganja.

Selain itu, Bastoni juga menilai bahwa efek konsumi narkoba juga jadi pemicu terjadinya aksi tawuran.

"Tapi bisa jadi warga Manggarai tersebut tidak bisa dikendalikan atau menjadi brutal, mungkin salah satu dampak dari penggunaan narkoba," kata Bastoni saat ditemui di Manggarai, Jumat (6/9/2019).

Atas dugaan tersebut, pihak Polres Metro Jakarta Selatan kini tengah menyelidiki kemungkinan adanya peredaran barang haram tersebut.

Baca juga: Kisah di Balik Tawuran Manggarai, Medsos Dipakai untuk Janjian...

"Untuk keterkaitan peredaran narkoba dengan tawuran korelasinya masih kami dalami ya," kata dia.

Sebelumnya, jajaran Polres Metro Jakarta Selatan telah mengamankan lima orang pelaku tawuran dan delapan orang penggunan narkoba di kawasan Magasen, Tebet, Jakarta Selatan.

"Tadi malam sudah melakukan penangkapan terhadap sembilan orang. Lima pelaku tawuran dan empat positif narkoba. Kemudian siang ini kami juga berhasil mengamankan empat pelaku narkoba. Jadi total ada 13 orang," ucap Bastoni.

Dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan sejumlah senjata tajam yang diduga digunakan untuk aksi tawuran.

Selain itu, hasil tes urine para pemakai narkoba menunjukkan positif gunakan sabu dan ganja.

Para pelaku langsung dibawa ke Polres Jakarta Selatan untuk diperiksa. Polisi tengah mengembangkan untuk mencari pelaku lain.

Baca juga: Wilayahnya Kerap Jadi Sasaran Tawuran, Warga Menteng Tenggulun Mengaku Resah



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Maling Motor di Ciputat Tewas Setelah Dikeroyok Warga

Maling Motor di Ciputat Tewas Setelah Dikeroyok Warga

Megapolitan
Ombudsman Buka Kemungkinan Periksa Anies dan Pratikno soal Dugaan Maladministrasi Formula E di Monas

Ombudsman Buka Kemungkinan Periksa Anies dan Pratikno soal Dugaan Maladministrasi Formula E di Monas

Megapolitan
Dipergoki Saat Beraksi, Maling Motor di Ciputat Babak Belur Dihakimi Warga

Dipergoki Saat Beraksi, Maling Motor di Ciputat Babak Belur Dihakimi Warga

Megapolitan
Pengelola Incar Guru Non-PNS untuk Isi Rusun DP Rp 0 Klapa Village

Pengelola Incar Guru Non-PNS untuk Isi Rusun DP Rp 0 Klapa Village

Megapolitan
Dari 780, Baru 90 Unit di Rusun DP Rp 0 Klapa Village yang Sudah Dihuni

Dari 780, Baru 90 Unit di Rusun DP Rp 0 Klapa Village yang Sudah Dihuni

Megapolitan
Buntut Larangan Arab Saudi, Kerugian Penyelenggara Umrah Diperkirakan Capai Rp 2,5 Triliun

Buntut Larangan Arab Saudi, Kerugian Penyelenggara Umrah Diperkirakan Capai Rp 2,5 Triliun

Megapolitan
Pemkot Bekasi Butuh 500 Pompa untuk Tangani Banjir

Pemkot Bekasi Butuh 500 Pompa untuk Tangani Banjir

Megapolitan
Anies Minta Dinkes DKI Sediakan Alat Lengkap untuk Hadapi Corona

Anies Minta Dinkes DKI Sediakan Alat Lengkap untuk Hadapi Corona

Megapolitan
Keluarkan Instruksi, Anies Minta Sosialisasi Corona Disebar ke Sekolah hingga Tempat Wisata

Keluarkan Instruksi, Anies Minta Sosialisasi Corona Disebar ke Sekolah hingga Tempat Wisata

Megapolitan
Anies Keluarkan Ingub Waspada Corona untuk Jajaran Pemprov dan Masyarakat

Anies Keluarkan Ingub Waspada Corona untuk Jajaran Pemprov dan Masyarakat

Megapolitan
Akibat Banjir, 495 Jalan di Jakarta Rusan dan 3.290 Titik Berlubang

Akibat Banjir, 495 Jalan di Jakarta Rusan dan 3.290 Titik Berlubang

Megapolitan
Viral Penumpang Tag Kursi KRL, PT KCI Ingatkan Pentingnya Etika dan Toleransi di Kereta

Viral Penumpang Tag Kursi KRL, PT KCI Ingatkan Pentingnya Etika dan Toleransi di Kereta

Megapolitan
Mahasiswi UI Dilecehkan di Lingkungan Kampus, Ini Respons Rektor Ari Kuncoro

Mahasiswi UI Dilecehkan di Lingkungan Kampus, Ini Respons Rektor Ari Kuncoro

Megapolitan
Jasad Bayi yang Ditemukan di Kali Tambora Diduga Korban Tenggelam

Jasad Bayi yang Ditemukan di Kali Tambora Diduga Korban Tenggelam

Megapolitan
Cegah Banjir Lagi, Mesin Pompa di Underpass Tol JORR Kalimalang Akan Ditambah

Cegah Banjir Lagi, Mesin Pompa di Underpass Tol JORR Kalimalang Akan Ditambah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X