Tabrakan Beruntun di Bintaro, Lima Kendaraan Ringsek

Kompas.com - 06/09/2019, 17:49 WIB
Kondisi mobil camry yang terlibat kecelakaan beruntun di Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Jumat (6/9/2019) KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiKondisi mobil camry yang terlibat kecelakaan beruntun di Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Jumat (6/9/2019)

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com — Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Boulevard Bintaro sektor 7, Pondok Aren, Tangerang Selatan, pada Jumat (6/9/2019) sekitar pukul 16.20 WIB.

Dari pantauan Kompas.com, lima kendaraan yang terlibat kecelakaan terdiri dari empat mobil pribadi dan satu truk. Bagian depan truk terlihat ringsek. Kondisi paling parah terjadi pada mobil Camry. Bagian depan dan belakang hancur karena ditabrak truk.

Kendaraan lain juga ringsek karena ditabrak mobil di belakangnya.

Saat ini Polsek Pondok Aren dan Satuan Lalu lintas Polres Tangsel tengah memindahkan kendaraan-kendaraan tersebut.

Baca juga: Tabrakan Beruntun di Bintaro Diduga karena Sopir Truk Mengantuk

Selain, itu insiden tersebut menjadi perhatian masyarakat dan pengendara yang melintas. Mereka mengelilingi lokasi kecelakaan untuk menonton.

Menurut Rafli (32), salah satu warga yang berada di lokasi, mengatakan tidak mengetahui kejadian tersebut. Namun yang pasti saat terjadinya kecelakaan itu, truk yang berwana hijau berada di belakang.

"Saya enggak tahu persis kejadiannya. Tahu-tahu ramai dan truk warna hijau paling belakang," katanya kepada Kompas.com di lokasi.

Mobil pribadi yang terlibat dalam kecelakaan beruntun itu ialah Sienta, Camry, Agya, Inova, dan truk.

"Hancur semua. Yang Sienta itu sampai naik belakangnya sampai naik ke mobil belakangnya. Kayaknya kenceng banget," katanya.

Sementara Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin mengatakan sampai saat ini anggotanya masih menangani kasus tersebut.

"Saat kami ini masih melakukan evaluasi. Belum tahu berapa jumlah dan penyebabnya," katanya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Tersisa 9 RW

Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Tersisa 9 RW

Megapolitan
Komunitas Seniman Pertanyakan Urgensi Pemkot Tangerang Minta Kosongkan Lahan Semanggi Center

Komunitas Seniman Pertanyakan Urgensi Pemkot Tangerang Minta Kosongkan Lahan Semanggi Center

Megapolitan
Ganjil Genap Dihapus, 90 Persen Pedagang Pasar Minggu Mulai Berjualan

Ganjil Genap Dihapus, 90 Persen Pedagang Pasar Minggu Mulai Berjualan

Megapolitan
Aparat Belum Bantu Pembatasan Pengunjung di Sejumlah Pasar di Jaksel

Aparat Belum Bantu Pembatasan Pengunjung di Sejumlah Pasar di Jaksel

Megapolitan
UPDATE 2 Juli: Bertambah 13, Total 414 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 2 Juli: Bertambah 13, Total 414 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Dishub DKI: Jumlah Kendaraan di Jalanan Jakarta Mendekati Sebelum Covid-19

Dishub DKI: Jumlah Kendaraan di Jalanan Jakarta Mendekati Sebelum Covid-19

Megapolitan
UPDATE 2 Juli, Sisa 19 Pasien Positif Covid-19 di Kota Bekasi, 12 RW Masih di Zona Merah

UPDATE 2 Juli, Sisa 19 Pasien Positif Covid-19 di Kota Bekasi, 12 RW Masih di Zona Merah

Megapolitan
Kasus Penusukan Anggota Babinsa Serda Saputra, Polisi Tangkap Seorang Tersangka

Kasus Penusukan Anggota Babinsa Serda Saputra, Polisi Tangkap Seorang Tersangka

Megapolitan
PT MRT Jakarta Bakal Tambah Durasi Jam Sibuk bila Jumlah Penumpang Melonjak

PT MRT Jakarta Bakal Tambah Durasi Jam Sibuk bila Jumlah Penumpang Melonjak

Megapolitan
Orderan Kurir Sepeda Jakarta Melonjak Selama Pandemi Covid-19

Orderan Kurir Sepeda Jakarta Melonjak Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Orangtua Keluhkan Titik Koordinat PPDB Jalur Zonasi yang Salah, Pemkot Bekasi: Human Error

Orangtua Keluhkan Titik Koordinat PPDB Jalur Zonasi yang Salah, Pemkot Bekasi: Human Error

Megapolitan
Besok Kota Bogor Masuki Fase Pra-Adaptasi Kebiasaan Baru

Besok Kota Bogor Masuki Fase Pra-Adaptasi Kebiasaan Baru

Megapolitan
Garuda Indonesia Beri Penjelasan Berkait Penumpangnya yang Sesak Napas Lalu Meninggal

Garuda Indonesia Beri Penjelasan Berkait Penumpangnya yang Sesak Napas Lalu Meninggal

Megapolitan
Kegiatan Belajar Mengajar di Kota Tangerang Dimulai 13 Juli secara Daring

Kegiatan Belajar Mengajar di Kota Tangerang Dimulai 13 Juli secara Daring

Megapolitan
Sejumlah Orangtua Datangi Kantor Disdik Kota Bekasi Keluhkan Data Jalur Zonasi Tak Valid

Sejumlah Orangtua Datangi Kantor Disdik Kota Bekasi Keluhkan Data Jalur Zonasi Tak Valid

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X