Tabrakan Beruntun di Bintaro Diduga karena Sopir Truk Mengantuk

Kompas.com - 06/09/2019, 18:41 WIB
Kondisi mobil Camry yang terlibat kecelakaan di Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Jumat (6/9/2019) KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiKondisi mobil Camry yang terlibat kecelakaan di Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Jumat (6/9/2019)

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Penyebab kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan di Jalan Boelevard Sektor 7, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Jumat (6/9/2019) diduga karena supir truk mengantuk.

"Pengakuan dari interogasi sementara itu supir truk ngantuk. Ada empat kendaraan mobil dan satu truk jadi lima kendaraan (terlibat kecelakaan)," ujar Kapolsek Pondok Aren Kompol Afroni Sugiarto di lokasi kejadian.

Menurut Afroni, truk yang menabrak empat kendaraan di depannya itu bermuatan tanah. Namun sampai saat ini ia belum mengetahui asal proyek truk tanah tersebut.

Baca juga: Tabrakan Beruntun di Bintaro, Lima Kendaraan Ringsek

"Muatan tanah proyeknya nanti kita cek. Supir saat ini sedang diminta keterangan di Polres dan truknya sudah diamankan. Nanti kita dalami," katanya.

Afroni menegaskan tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut. Namun yang jelas keempat kendaraan yang mengalami tabrakan beruntun itu rusak parah.

"Untuk korban jiwa tidak ada, yang ada korban materi saja. Korban luka juga enggak ada kalau kita lihat," tutupnya.

Baca juga: Tabrakan Beruntun di Bintaro, Lima Kendaraan Ringsek

Sampai saat ini kendaraan yang terlibat sudah dievakuasi. Sementara itu, anggota Kepolsian Tangsel masih mengaturan lalu lintas yang sebelumnya macet panjang dari arah Bintaro Sektor 9 menuju arah Graha Raya Bintaro.

Arus lalin yang sebelumnya dibuang ke arah Pasar Modern Bintaro saat ini sudah dibuka. Kendaraan baik roda dua maupun roda empat sudah dapat melintas seperti biasanya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pandemi Covid-19, Gaji Pasukan Oranye hingga Pasukan Biru Tak Dipotong

Pandemi Covid-19, Gaji Pasukan Oranye hingga Pasukan Biru Tak Dipotong

Megapolitan
Bekasi Jelang New Normal, Positif Covid-19 Ada 298 Kasus

Bekasi Jelang New Normal, Positif Covid-19 Ada 298 Kasus

Megapolitan
Dibuka Lagi, Pelayanan SIM di Daan Mogot Dipadati Ratusan Warga

Dibuka Lagi, Pelayanan SIM di Daan Mogot Dipadati Ratusan Warga

Megapolitan
UPDATE 30 Mei: Bertambah 100 Kasus, Total 7.153 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

UPDATE 30 Mei: Bertambah 100 Kasus, Total 7.153 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

Megapolitan
PSBB Berakhir pada 4 Juni, Kabupaten Bekasi Terapkan Adaptasi Kebiasaan Baru

PSBB Berakhir pada 4 Juni, Kabupaten Bekasi Terapkan Adaptasi Kebiasaan Baru

Megapolitan
Pemprov DKI: Banyak Permohonan SIKM untuk ART yang Ditolak

Pemprov DKI: Banyak Permohonan SIKM untuk ART yang Ditolak

Megapolitan
Soal New Normal di Mal, Pengelola Siap Ikuti Aturan Pemerintah

Soal New Normal di Mal, Pengelola Siap Ikuti Aturan Pemerintah

Megapolitan
Kronologi 14 Warga Tambora Jadi ODP Covid-19 hingga Dukungan dari Tetangga

Kronologi 14 Warga Tambora Jadi ODP Covid-19 hingga Dukungan dari Tetangga

Megapolitan
Pengajuan SIKM Membeludak, Pemprov DKI: Banyak Warga yang Kurang Bijak

Pengajuan SIKM Membeludak, Pemprov DKI: Banyak Warga yang Kurang Bijak

Megapolitan
Satpol PP DKI: Kami Tindak 97,8 Persen Laporan Pelanggaran PSBB

Satpol PP DKI: Kami Tindak 97,8 Persen Laporan Pelanggaran PSBB

Megapolitan
Dua Pemuda Berboncengan Motor Tewas Setelah Menabrak Mobil

Dua Pemuda Berboncengan Motor Tewas Setelah Menabrak Mobil

Megapolitan
7 Pemudik Lolos Tanpa SIKM, Dishub Perketat Check Point di Jakarta Selatan

7 Pemudik Lolos Tanpa SIKM, Dishub Perketat Check Point di Jakarta Selatan

Megapolitan
Tunjangan PNS DKI Dipangkas 25 Persen, Mengapa THR TGUPP Tetap Penuh?

Tunjangan PNS DKI Dipangkas 25 Persen, Mengapa THR TGUPP Tetap Penuh?

Megapolitan
Viral Unggahan Warga Jual Paket Bantuan Sembako di Facebook, Ini Penjelasan Penjualnya

Viral Unggahan Warga Jual Paket Bantuan Sembako di Facebook, Ini Penjelasan Penjualnya

Megapolitan
Pengalaman Dirut Baru Transjakarta Sardjono Jhony: Pilot, CEO Merpati, hingga Bos di Angkasa Pura I

Pengalaman Dirut Baru Transjakarta Sardjono Jhony: Pilot, CEO Merpati, hingga Bos di Angkasa Pura I

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X