Anies Ingin Anak Buahnya Gunakan Sepeda Saat Inspeksi ke Lapangan

Kompas.com - 08/09/2019, 14:37 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersepeda dari Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (8/9/2019). KOMPAS.COM/NURSITA SARIGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersepeda dari Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (8/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan seringkali menggunakan sepeda untuk menginspeksi proyek-proyek Pemprov DKI Jakarta beberapa waktu terakhir ini. Anies menyebut hal itu lebih efisien.

"Untuk periksa pekerjaan di lapangan jauh lebih mudah, apalagi kalau periksa jalan-jalan. Jadi kalau pemeriksaan jalan, pemeriksaan kampung, saya kerjakan dengan sepeda. Itu jauh lebih efisien," ujar Anies di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (8/9/2019).

Baca juga: Anies Baswedan Minta Masyarakat Gunakan Sepeda Kayuh sebagai Alat Transportasi

Anies pun mendorong bawahannya untuk menggunakan sepeda saat melakukan inspeksi di lapangan.


"Inspeksi-inspeksi juga semuanya sekarang kita naik sepeda. Pemeriksaan jalan, pemeriksaan fasilitas-fasilitas umum, petugas kita didorong pakai sepeda," kata dia.

Selain itu, Anies menyebut bersepeda merupakan kebiasaan lama yang dia jalankan kembali. Anies mengaku sering bersepeda saat kuliah di Amerika Serikat. Sepeda yang dia gunakan saat ini juga merupakan sepeda semasa kuliahnya dulu.

Baca juga: Lagi, Pengemudi Sepeda Motor Terobos Jalur Transjakarta Terjaring Razia

Anies ingin mendorong masyarakat lebih banyak menggunakan sepeda sebagai alat transportasi, bukan sekadar untuk olahraga. Sebab, sepeda merupakan alat transportasi bebas emisi.

"Kita perlu lebih banyak yang menggunakan kendaraan bebas emisi dengan kota seperti ini," ucap dia.

Pemprov DKI Jakarta sendiri sedang memperbanyak jalur sepeda di Jakarta. Pemprov DKI juga akan menyiapkan tempat parkir sepeda di Ibu Kota.

Baca juga: Coba Melirik Sepeda Motor Listrik EC-GO II [VIDEO]

Dia meminta kantor-kantor di Jakarta menyiapkan tempat bilas untuk karyawan yang berkantor menggunakan sepeda. Saat ini, Anies menyebut kebanyakan pesepeda adalah pejabat atau petinggi perusahaan karena di ruangan mereka tersedia kamar mandi.

"Tapi bagi pegawai umumnya, tidak ada fasilitas yang cukup. Karena itu, kita harus dorong lebih banyak yang punya tempat parkir dan kamar mandi sehingga siapa saja bisa naik sepeda," tutur Anies.

 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Atraksi Barongsai di Mal Pondok Indah 'Menghipnotis' Pengunjung

Atraksi Barongsai di Mal Pondok Indah "Menghipnotis" Pengunjung

Megapolitan
Kali Sekretaris Bocor Akibat Debit Air Tinggi, Ditambal Pakai Karung Pasir

Kali Sekretaris Bocor Akibat Debit Air Tinggi, Ditambal Pakai Karung Pasir

Megapolitan
Sempat Banjir, Genangan Air di Sejumlah Titik di Jakarta Kini Sudah Surut

Sempat Banjir, Genangan Air di Sejumlah Titik di Jakarta Kini Sudah Surut

Megapolitan
Pelaku Curanmor di Radio Dalam Belum Tertangkap, Polisi: Wajahnya Kurang Jelas di CCTV

Pelaku Curanmor di Radio Dalam Belum Tertangkap, Polisi: Wajahnya Kurang Jelas di CCTV

Megapolitan
Perempuan Digigit Tikus Saat Nonton di Bioskop, Seberapa Berbahaya bagi Kesehatan?

Perempuan Digigit Tikus Saat Nonton di Bioskop, Seberapa Berbahaya bagi Kesehatan?

Megapolitan
Lampion dan Angpao Paling Laris Diburu Menjelang Imlek

Lampion dan Angpao Paling Laris Diburu Menjelang Imlek

Megapolitan
Mahasiswa Gugat Lamanya Pemilihan Cawagub DKI ke MK, F-Gerindra: Kontruksinya Tidak Nyambung

Mahasiswa Gugat Lamanya Pemilihan Cawagub DKI ke MK, F-Gerindra: Kontruksinya Tidak Nyambung

Megapolitan
Polisi Tangkap Tiga Pengeroyok Pria yang Minta Sumbangan Air Mineral di Pondok Pinang

Polisi Tangkap Tiga Pengeroyok Pria yang Minta Sumbangan Air Mineral di Pondok Pinang

Megapolitan
Seorang Remaja Diduga Tenggelam saat Berenang di Waduk Pegadungan

Seorang Remaja Diduga Tenggelam saat Berenang di Waduk Pegadungan

Megapolitan
Aktivis Perempuan: Trauma Korban Pelecehan Seksual yang Berpakaian Tertutup Jauh Lebih Besar

Aktivis Perempuan: Trauma Korban Pelecehan Seksual yang Berpakaian Tertutup Jauh Lebih Besar

Megapolitan
Pelecehan Seksual di Bekasi, Bukti Pakaian Korban Bukan Pemicu Tindakan Asusila Terjadi

Pelecehan Seksual di Bekasi, Bukti Pakaian Korban Bukan Pemicu Tindakan Asusila Terjadi

Megapolitan
Pemilihan Wakil Gubernur DKI Lama, Mahasiswa Hukum Untar Gugat ke MK

Pemilihan Wakil Gubernur DKI Lama, Mahasiswa Hukum Untar Gugat ke MK

Megapolitan
Jari Wanita Ini Berdarah Digigit Tikus di Saat Nonton Film di Bioskop

Jari Wanita Ini Berdarah Digigit Tikus di Saat Nonton Film di Bioskop

Megapolitan
Banjir di Cikini Disebabkan Saluran Air Tersumbat di Depan Proyek Revitalisasi TIM

Banjir di Cikini Disebabkan Saluran Air Tersumbat di Depan Proyek Revitalisasi TIM

Megapolitan
Pemprov DKI Klaim Sudah Naturalisasi Sungai di 5 Titik

Pemprov DKI Klaim Sudah Naturalisasi Sungai di 5 Titik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X