Arus Lalu Lintas di Jalan Gunung Sahari Lebih Lancar Setelah Perluasan Ganjil Genap

Kompas.com - 09/09/2019, 10:55 WIB
Penindakan pelanggar ganjil genap di Jalam Gunung Sahari, Jakarta Utaran pada Senin (9/8/2019) KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARIPenindakan pelanggar ganjil genap di Jalam Gunung Sahari, Jakarta Utaran pada Senin (9/8/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Arus lalu lintas di Jalan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara terlihat lebih lancar di hari pertama penerapan perluasan ganjil genap.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara, Benhard Hutajulu saat peninjauan di lokasi ganjil genap.

"Lancar, bisa dilihat sendiri lancar," kata Benhard di lokasi Senin (9/8/2019).

"Tapi enggak tahu pas di atas jam 10.00 WIB nanti," timpal Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Wilayah Jakarta Utara AKBP Agung Pitoyo.

Baca juga: Ganjil Genap Berlaku, DKI Tambah Layanan Transjakarta

Berdasarkan pantauan Kompas.com arus lalu lintas di Jalan Gunung Sahari terlihat sangat lancar. Kepadatan hanya terjadi di beberapa titik lampu merah yang menghubungkan Jakarta Utara dengan Jakarta Pusat.

Di ujung dan pangkal Jalan Gunung Sahari terlihat sejumlah petugas menindak pelanggar- pelanggar kebijakan yang tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor Nomor 88 Tahun 2019.

Agung mengatakan, kurang lebih 200 pengendara mobil yang telah tilang oleh polisi. Mereka ditilang karena menggunakan pelat genap, padahal sesuai dengan kebijakan hari ini hanya kendaraan berpelat ganjil yang boleh melintas.

"Puluhan petugas sudah disiagakan di lokasi saat jam-jam pemberlakuan sistem ganjil genap," ucapnya.

Adapun setiap harinya, kebijakan ganjil genap akan berlangsung dua sesi. Sesi pertama yaitu sesi pagi dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB.

Sementara sesi kedua berlangsung sore hari pada pukul 16.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sewa GrabWheels Dini Hari, Dua Pengguna Skuter Listrik Tewas Ditabrak Mobil

Sewa GrabWheels Dini Hari, Dua Pengguna Skuter Listrik Tewas Ditabrak Mobil

Megapolitan
Video Senonoh Diputar di Dalam Bus, Transjakarta Minta Maaf

Video Senonoh Diputar di Dalam Bus, Transjakarta Minta Maaf

Megapolitan
Sepekan Lalu Berjalan Pincang, Nunung Kini Siap Jalani Sidang Tuntutan

Sepekan Lalu Berjalan Pincang, Nunung Kini Siap Jalani Sidang Tuntutan

Megapolitan
Baju Bekas di Pasar Baru Tetap Eksis di Tengah Menjamurnya Online Shop

Baju Bekas di Pasar Baru Tetap Eksis di Tengah Menjamurnya Online Shop

Megapolitan
Polisi Gelar Rekonstruksi Perencanaan Bom Molotov oleh Dosen IPB

Polisi Gelar Rekonstruksi Perencanaan Bom Molotov oleh Dosen IPB

Megapolitan
DPRD DKI Hapus Anggaran untuk Rehabilitasi Rumah Dinas Lurah

DPRD DKI Hapus Anggaran untuk Rehabilitasi Rumah Dinas Lurah

Megapolitan
Bantah Tebang Pilih, Kuasa Hukum Kemenag Klaim Akan Ratakan Seluruh Bangunan di Lahan Proyek UIII

Bantah Tebang Pilih, Kuasa Hukum Kemenag Klaim Akan Ratakan Seluruh Bangunan di Lahan Proyek UIII

Megapolitan
JPO Akan Dipasang Alat yang Menonaktifkan Skuter Listrik Secara Otomatis

JPO Akan Dipasang Alat yang Menonaktifkan Skuter Listrik Secara Otomatis

Megapolitan
Rumah Aparat Lolos Penertiban Lahan untuk UIII, Warga Minta Keadilan

Rumah Aparat Lolos Penertiban Lahan untuk UIII, Warga Minta Keadilan

Megapolitan
Pemkot Tangsel Tolak Prioritaskan Pegawai Honorer dalam Pendaftaran CPNS

Pemkot Tangsel Tolak Prioritaskan Pegawai Honorer dalam Pendaftaran CPNS

Megapolitan
Penertiban Kampung Bulak, Warga: Bongkar Juga RS Sentra Medika!

Penertiban Kampung Bulak, Warga: Bongkar Juga RS Sentra Medika!

Megapolitan
Polemik Penebangan Pohon Angsana di Trotoar, Dianggap Rusak Drainase dan Diganti Tabebuya

Polemik Penebangan Pohon Angsana di Trotoar, Dianggap Rusak Drainase dan Diganti Tabebuya

Megapolitan
Pembuatan SKCK untuk CPNS di Polres Jakbar Naik Tiga Kali Lipat

Pembuatan SKCK untuk CPNS di Polres Jakbar Naik Tiga Kali Lipat

Megapolitan
220 Pelamar di Kota Bogor Sudah Mendaftar CPNS pada Hari Pertama

220 Pelamar di Kota Bogor Sudah Mendaftar CPNS pada Hari Pertama

Megapolitan
Diduga Mengantuk, Pengendara Motor Kecelakaan Tunggal di Klender

Diduga Mengantuk, Pengendara Motor Kecelakaan Tunggal di Klender

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X