Lagi, Pemadam Kebakaran Bantu Warga yang Kesulitan Lepas Cincinnya

Kompas.com - 09/09/2019, 23:00 WIB
Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin PKP) Jakarta Timur bantu warga lepaskan cincin dari jarinya, Senin (9/9/2019). KOMPAS.com/DEAN PAHREVIPetugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin PKP) Jakarta Timur bantu warga lepaskan cincin dari jarinya, Senin (9/9/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin PKP) Jakarta Timur kembali membantu seorang warga yang kesulitan melepas cincin di jari mereka, Senin (9/9/2019).

Kepala Seksi Operasional Sudin PKP Jakarta Timur Gatot Sulaeman mengatakan, Rio (24), warga Jatinegara, mendatangi markas Sudin PKP Jakarta Timur untuk menyelesaikan masalah cincin yang sulit dilepas dari jari manis tangan kirinya.

Awalnya, Rio sudah datang ke dokter untuk melepas cincin. Namun, cincin tak dapat dilepas dan dia semakin panik. Pasalnya, jarinya semakin membengkak dan menimbulkan rasa sakit.


"Pada awalnya korban yang memakai cincin hias bahan titanium mencoba melepas dengan pergi ke dokter. Namun, tidak berhasil dan dokter menyarankan ke pemadam untuk tindakan pelepasan," kata Gatot saat dikonfirmasi wartawan, Senin.

Baca juga: Pemadam Kebakaran Bantu Pemuda Ini Lepaskan Cincin dari Jarinya

Pelepasan cincin dimulai pukul 18.20 WIB oleh lima personel menggunakan gerinda mini.

Setelah satu jam, cincin berhasil dilepas dan Rio mengaku lega.

"Ya saya lega, bagus lah pemadam kebakaran bisa bantu hal begini. Jadi kalau ada masalah apa-apa bisa ke pemadam. Yang dokter enggak bisa tangani bisa ke pemadam," ujar Rio.

Adapun bantuan pelepasan cincin ini bukan yang pertama kali dilakukan pemadam kebakaran. Sebelumnya, pada Rabu (7/8/2019) lalu, pemadam juga membantu seorang warga Bekasi yang kesulitan melepas cincin.

Diketahui, petugas Sudin PKP Jakarta Timur selain memadamkan api juga kerap membantu warga seperti evakuasi sarang tawon, hewan liar, maupun bola volly yang tercebur di kali.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sedikitnya 13 Permukiman di Jakarta Timur Terendam Banjir

Sedikitnya 13 Permukiman di Jakarta Timur Terendam Banjir

Megapolitan
Banjir Setinggi 2 Meter, 1000-an Warga Bidara Cina Mengungsi

Banjir Setinggi 2 Meter, 1000-an Warga Bidara Cina Mengungsi

Megapolitan
Gandeng 3 Bank, Jakarta Mau Optimalkan Pelaporan Pajak Secara Online

Gandeng 3 Bank, Jakarta Mau Optimalkan Pelaporan Pajak Secara Online

Megapolitan
Rekam Jejak Yurgen Sutarno Diyakini Sanggup Pikat Parpol di Pilkada Depok 2020

Rekam Jejak Yurgen Sutarno Diyakini Sanggup Pikat Parpol di Pilkada Depok 2020

Megapolitan
Fraksi Gerindra Minta Anies Penuhi Panggilan DPR Soal Revitalisasi TIM

Fraksi Gerindra Minta Anies Penuhi Panggilan DPR Soal Revitalisasi TIM

Megapolitan
AJI Minta Polisi Usut Kasus Pemerasan oleh Wartawan Gadungan di Kota Tangerang

AJI Minta Polisi Usut Kasus Pemerasan oleh Wartawan Gadungan di Kota Tangerang

Megapolitan
Data KPAD, Ada 89 Kasus Pencabulan Anak di Bekasi Sepanjang 2019

Data KPAD, Ada 89 Kasus Pencabulan Anak di Bekasi Sepanjang 2019

Megapolitan
Polisi Selidiki Kasus Penjambretan Penumpang Ojol

Polisi Selidiki Kasus Penjambretan Penumpang Ojol

Megapolitan
Pemilihan Wagub DKI Harus Dihadiri Minimal 54 Anggota DPRD

Pemilihan Wagub DKI Harus Dihadiri Minimal 54 Anggota DPRD

Megapolitan
Air Semakin Tinggi, Korban Banjir Kebon Pala Mengungsi

Air Semakin Tinggi, Korban Banjir Kebon Pala Mengungsi

Megapolitan
Suami yang Tusuk Istri di Serpong Tak Mau Minum Obat meski Gangguan Jiwa

Suami yang Tusuk Istri di Serpong Tak Mau Minum Obat meski Gangguan Jiwa

Megapolitan
Pelajar SMA yang Dicabuli Teman Ayahnya di Bekasi Alami Trauma

Pelajar SMA yang Dicabuli Teman Ayahnya di Bekasi Alami Trauma

Megapolitan
Anggota Polres Jaksel yang Curi Baterai BTS di Halim Terancam Dipecat

Anggota Polres Jaksel yang Curi Baterai BTS di Halim Terancam Dipecat

Megapolitan
Siska Trauma dan Minta Kasus Penusukan oleh Suaminya Dilanjutkan

Siska Trauma dan Minta Kasus Penusukan oleh Suaminya Dilanjutkan

Megapolitan
Dua Pemuda Nyaris Diamuk Massa Setelah Gagal Menjambret Ponsel Perempuan

Dua Pemuda Nyaris Diamuk Massa Setelah Gagal Menjambret Ponsel Perempuan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X