Di Hari Pertama Ganjil Genap, Penumpang MRT Belum Bertambah

Kompas.com - 10/09/2019, 15:25 WIB
Gerbong MRT yang bertemakan Gojek yang dianggap lebih informatif, Kamis (18/4/2019) KOMPAS.COM/PAVEL TANUJAYAGerbong MRT yang bertemakan Gojek yang dianggap lebih informatif, Kamis (18/4/2019)
|

JAKARTA, KOMPAS.com — Lonjakan penumpang MRT tidak terjadi saat penerapan ganjil genap hari pertama, Senin (9/9/2019). Jumlah penumpang pada Senin hanya mencapai 86.000 orang.

Angka tersebut tidak bertambah walaupun peraturan ganjil genap telah resmi diterapkan dengan tujuan mengurangi kendaraan mobil dan menekan warga menggunakan transportasi umum.

"Kemarin jumlah masih 86.000, masih rata-rata hari Senin. Jadi kelihatannya sama untuk pertama," kata Division Head Corporate Secretary PT MRT Jakarta Muhamad Kamaluddin saat dihubungi di Jakarta, Selasa (10/9/2019).

Namun, dia memastikan jumlah penumpang akan semakin bertambah seiring berjalannya waktu.


Baca juga: Sudah Diluncurkan Anies, Rak Buku di Stasiun MRT Lebak Bulus Masih Kosong

Rata-rata per hari diperkirakan akan naik dibandingkan dengan Minggu sebelumnya karena diberlakukanya ganjil genap. Walapun dia belum bisa memastikan berapa presentasi kenaikan penumpang perharinya pasca-kebijakan tersebut diberlakukan.

"Kami akan tingkatkan lagi promosi untuk ganjil genap ini walaupun hari pertama masih sama," ucap dia.

Untuk diketahui, peraturan ganjil genap mulai diberlakukan dengan denda tilang sejak Senin (9/9/2019). Kebijakan ini menyasar titik-titik baru di antaranya kawasan RS Fatmawati, Jakarta Selatan.

Di kawasan Fatmawati jalur ganjil genap diterapkan di Jalan RS Fatmawati Raya mengarah ke Blok M atau sepanjang jalur yang dilewati MRT.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Surya Paloh Sebut Siap Jadi Oposisi, Fraksi Nasdem: Itu Serius, Tidak Bercanda...

Surya Paloh Sebut Siap Jadi Oposisi, Fraksi Nasdem: Itu Serius, Tidak Bercanda...

Megapolitan
Kuasa Hukum Aktivis Papua Sebut Lambang Bintang Kejora Hanya sebagai Simbol kebudayaan

Kuasa Hukum Aktivis Papua Sebut Lambang Bintang Kejora Hanya sebagai Simbol kebudayaan

Megapolitan
Jasa Marga Kesulitan Pindahkan Truk Overload yang Terbalik di Tol Jakarta-Cikampek

Jasa Marga Kesulitan Pindahkan Truk Overload yang Terbalik di Tol Jakarta-Cikampek

Megapolitan
Prabowo Ditunjuk Jadi Menteri, Relawan Ingatkan Jokowi Hati-hati

Prabowo Ditunjuk Jadi Menteri, Relawan Ingatkan Jokowi Hati-hati

Megapolitan
Pemkot Bekasi Sebut Pengadaan Foto Jokowi-Ma'ruf Urusan Masing-masing OPD

Pemkot Bekasi Sebut Pengadaan Foto Jokowi-Ma'ruf Urusan Masing-masing OPD

Megapolitan
Jelang Musim Hujan, Pemkot Jakpus Siapkan Sumur Resapan di 400 Titik

Jelang Musim Hujan, Pemkot Jakpus Siapkan Sumur Resapan di 400 Titik

Megapolitan
Aktivis 98 Relawan Jokowi Tolak Prabowo Jadi Menteri

Aktivis 98 Relawan Jokowi Tolak Prabowo Jadi Menteri

Megapolitan
Pemkot Tangsel Akan Gelar Rapat Koordinasi Revisi Perwal Terkait Peraturan Truk

Pemkot Tangsel Akan Gelar Rapat Koordinasi Revisi Perwal Terkait Peraturan Truk

Megapolitan
 Mengungsi di Halaman Sekolah, Korban Kebakaran Bidara Cina Kekurangan Air Bersih

Mengungsi di Halaman Sekolah, Korban Kebakaran Bidara Cina Kekurangan Air Bersih

Megapolitan
Selang 2 Hari Pelantikan Presiden, Pemkot Bekasi Baru Akan Unduh Foto Jokowi-Ma'ruf

Selang 2 Hari Pelantikan Presiden, Pemkot Bekasi Baru Akan Unduh Foto Jokowi-Ma'ruf

Megapolitan
Mucikari di Depok Tawarkan Korbannya ke Pria Hidung Belang Lewat Twitter

Mucikari di Depok Tawarkan Korbannya ke Pria Hidung Belang Lewat Twitter

Megapolitan
Wacana Prabowo Jadi Menteri, Relawan Projo Bilang Itu Hak Prerogatif Presiden

Wacana Prabowo Jadi Menteri, Relawan Projo Bilang Itu Hak Prerogatif Presiden

Megapolitan
Pemprov Jakarta Klaim Perhatikan Kesejahteraan Pelajar

Pemprov Jakarta Klaim Perhatikan Kesejahteraan Pelajar

Megapolitan
Suami Ditemukan Tewas Mengambang di Kali Teluk Intan, Istri Menangis Histeris hingga Pingsan

Suami Ditemukan Tewas Mengambang di Kali Teluk Intan, Istri Menangis Histeris hingga Pingsan

Megapolitan
Aktivis Papua yang Ditahan di Mako Brimob Idap Beberapa Penyakit hingga Nyaris Gangguan Jiwa

Aktivis Papua yang Ditahan di Mako Brimob Idap Beberapa Penyakit hingga Nyaris Gangguan Jiwa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X