Jumlah Penumpang MRT Meningkat sejak Perluasan Ganjil Genap Diterapkan

Kompas.com - 11/09/2019, 16:17 WIB
Petugas membantu seorang penyandang disabilitas naik ke kereta MRT di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Minggu (24/3/2019). Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta Fase 1 dengan rute Bundaran HI - Lebak Bulus resmi beroperasi sejak diresmikan oleh Presiden Jokowi, Minggu hari ini. ANTARA FOTO/APRILLIO AKBARPetugas membantu seorang penyandang disabilitas naik ke kereta MRT di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Minggu (24/3/2019). Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta Fase 1 dengan rute Bundaran HI - Lebak Bulus resmi beroperasi sejak diresmikan oleh Presiden Jokowi, Minggu hari ini.

JAKARTA, KOMPAS.com — Jumlah penumpang moda raya terpadu ( MRT) naik secara bertahap sejak perluasan sistem pembatasan kendaraan bermotor berdasarkan pelat nomor ganjil genap di Jakarta resmi diterapkan, Senin (9/9/2019).

Corporate Secretary PT MRT Jakarta Muhamad Kamaluddin memprediksi, tren itu bakal terus meningkat pada hari-hari mendatang.

"Hari Senin jumlah penumpang sekitar 86.000. Kemarin (Selasa), naik jadi 93.600. Lebih tinggi dari rata-rata bulan lalu (Agustus) 80.018 penumpang per hari," ujar Kamaluddin kepada Kompas.com, Rabu.

Baca juga: Hari Kedua Ganjil Genap, Jumlah Penumpang MRT Mulai Meningkat


Kamaluddin menengarai, lonjakan penumpang MRT itu merupakan dampak dari perluasan sistem ganjil genap. Para pengguna kendaraan pribadi beralih ke MRT karena tak bisa melintas di jalan-jalan yang terkena sistem ganjil genap.

PT MRT Jakarta bekerja sama dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta juga mencatat lonjakan okupansi park and ride di sekitar Stasiun MRT Lebak Bulus dan Fatmawati.

"Park and ride Lebak Bulus naik 13,1 persen. Park and ride Jaktour Simatupang, dekat Stasiun MRT Fatmawati, naik 5 persen," ujar Kamaluddin.

"Itu berdasarkan info yang kami terima dari Dishub DKI yang melakukan penghitungan data dengan membandingkan pendapatan pada 1-9 Agustus (sebelum perluasa sistem ganjil genap) dengan 1-9 September (saat uji coba perluasan dan hari pertama penerapan perluasan secara resmi)," kata dia.

Meski jumlah penumpang diperkirakan terus meningkat, Kamaluddin menyebutkan bahwa jumlah kereta belum akan ditambah.

"Tidak ada perubahan perjalanan MRT, kapasitas sekarang mencukupi," ujar Kamaluddin.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Sebut Ninoy Karundeng Diperintahkan Tulis Surat Pernyataan Tak Dianiaya

Polisi Sebut Ninoy Karundeng Diperintahkan Tulis Surat Pernyataan Tak Dianiaya

Megapolitan
Dokumen Kependudukan Terbakar, Korban Kebakaran Bidara Cina Bisa Urus di Posko Pengungsian

Dokumen Kependudukan Terbakar, Korban Kebakaran Bidara Cina Bisa Urus di Posko Pengungsian

Megapolitan
Relawan Jokowi Nilai Demokrasi Menjadi Tak Sehat dengan Hadirnya Prabowo dalam Kabinet

Relawan Jokowi Nilai Demokrasi Menjadi Tak Sehat dengan Hadirnya Prabowo dalam Kabinet

Megapolitan
Surya Paloh Sebut Siap Jadi Oposisi, Fraksi Nasdem: Itu Serius, Tidak Bercanda...

Surya Paloh Sebut Siap Jadi Oposisi, Fraksi Nasdem: Itu Serius, Tidak Bercanda...

Megapolitan
Kuasa Hukum Aktivis Papua Sebut Lambang Bintang Kejora Hanya sebagai Simbol kebudayaan

Kuasa Hukum Aktivis Papua Sebut Lambang Bintang Kejora Hanya sebagai Simbol kebudayaan

Megapolitan
Jasa Marga Kesulitan Pindahkan Truk Overload yang Terbalik di Tol Jakarta-Cikampek

Jasa Marga Kesulitan Pindahkan Truk Overload yang Terbalik di Tol Jakarta-Cikampek

Megapolitan
Prabowo Ditunjuk Jadi Menteri, Relawan Ingatkan Jokowi Hati-hati

Prabowo Ditunjuk Jadi Menteri, Relawan Ingatkan Jokowi Hati-hati

Megapolitan
Pemkot Bekasi Sebut Pengadaan Foto Jokowi-Ma'ruf Urusan Masing-masing OPD

Pemkot Bekasi Sebut Pengadaan Foto Jokowi-Ma'ruf Urusan Masing-masing OPD

Megapolitan
Jelang Musim Hujan, Pemkot Jakpus Siapkan Sumur Resapan di 400 Titik

Jelang Musim Hujan, Pemkot Jakpus Siapkan Sumur Resapan di 400 Titik

Megapolitan
Aktivis 98 Relawan Jokowi Tolak Prabowo Jadi Menteri

Aktivis 98 Relawan Jokowi Tolak Prabowo Jadi Menteri

Megapolitan
Pemkot Tangsel Akan Gelar Rapat Koordinasi Revisi Perwal Terkait Peraturan Truk

Pemkot Tangsel Akan Gelar Rapat Koordinasi Revisi Perwal Terkait Peraturan Truk

Megapolitan
 Mengungsi di Halaman Sekolah, Korban Kebakaran Bidara Cina Kekurangan Air Bersih

Mengungsi di Halaman Sekolah, Korban Kebakaran Bidara Cina Kekurangan Air Bersih

Megapolitan
Selang 2 Hari Pelantikan Presiden, Pemkot Bekasi Baru Akan Unduh Foto Jokowi-Ma'ruf

Selang 2 Hari Pelantikan Presiden, Pemkot Bekasi Baru Akan Unduh Foto Jokowi-Ma'ruf

Megapolitan
Mucikari di Depok Tawarkan Korbannya ke Pria Hidung Belang Lewat Twitter

Mucikari di Depok Tawarkan Korbannya ke Pria Hidung Belang Lewat Twitter

Megapolitan
Wacana Prabowo Jadi Menteri, Relawan Projo Bilang Itu Hak Prerogatif Presiden

Wacana Prabowo Jadi Menteri, Relawan Projo Bilang Itu Hak Prerogatif Presiden

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X