Permohonan Disetujui Hakim, Kivlan Zen Dipindah ke Rutan Polda Metro Jaya

Kompas.com - 11/09/2019, 22:45 WIB
Terdakwa kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal  Kivlan Zen (tengah) didampingi penasehat hukumnya mengikuti sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Selasa (10/9/2019). Jaksa penuntut umum mendakwa Kivlan Zen menguasai empat pucuk senjata api dan 117 peluru tajam secara ilegal. ANTARA FOTO/RENO ESNIRTerdakwa kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal Kivlan Zen (tengah) didampingi penasehat hukumnya mengikuti sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Selasa (10/9/2019). Jaksa penuntut umum mendakwa Kivlan Zen menguasai empat pucuk senjata api dan 117 peluru tajam secara ilegal.
Penulis Cynthia Lova
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategia Angkatan Darat Mayjen (Purn), Kivlan Zen, terdakwa kasus penguasaan senjata api ilegal kini ditahan di Rutan Polda Metro Jaya.

Sebelumnya dia ditahan di Rutan Pomdam Jaya Guntur.

"Kalau sudah ada penetapannya berarti benar (kalau Kivlan Zen sudah dipindah ke Rutan Polda," ujar Humas Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Makmur, saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (11/9/2019).

Dalam surat penetapan nomor 960/Pid.Sus/2019/PN Jkt.Pst yang ditandatangani Majelis Hakim Ketua kasus Kivlan Zen, Hariono, memutuskan Kivlan Zen dipindahkan lantaran adanya surat permohonan pemindahan tempat penahanan Kivlan Zen yang diajukan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat pada hari ini.

Adapun sebelumnya, Komandan Pomdam Jaya pada tanggal 5 September 2019 telah lebih dahulu memberikan surat permohonan izin penyerahan titipan penahanan Kivlan Zen.

Dengan pertimbangan surat Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dan surat Komandan Pomdam Jaya itu, Majelis Hakim akhirnya mengabulkan permohonan itu.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nenek yang Gendong Jenazah Cucunya Gunakan Uang Santunan untuk Beli Papan Penutup Kuburan

Nenek yang Gendong Jenazah Cucunya Gunakan Uang Santunan untuk Beli Papan Penutup Kuburan

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Kembali Sediakan Tempat Penampungan untuk Pencari Suaka

Pemprov DKI Akan Kembali Sediakan Tempat Penampungan untuk Pencari Suaka

Megapolitan
Pengendara Motor Tewas Setelah Tabrak Mobil di Tangsel

Pengendara Motor Tewas Setelah Tabrak Mobil di Tangsel

Megapolitan
Pekan Depan, Meja Kursi Bekas di SDN Pekayon Jaya 3 Diganti Baru

Pekan Depan, Meja Kursi Bekas di SDN Pekayon Jaya 3 Diganti Baru

Megapolitan
Para Anggota DPRD DKI Gadaikan SK untuk Pinjam Uang ke Bank DKI

Para Anggota DPRD DKI Gadaikan SK untuk Pinjam Uang ke Bank DKI

Megapolitan
Dijenguk Dua Minggu Sekali, Jefri Nichol Kerap Minta Dibawakan Ayam Geprek

Dijenguk Dua Minggu Sekali, Jefri Nichol Kerap Minta Dibawakan Ayam Geprek

Megapolitan
Pria yang Terluka di Perlintasan Rel Jatinegara adalah Pegawai Transjakarta

Pria yang Terluka di Perlintasan Rel Jatinegara adalah Pegawai Transjakarta

Megapolitan
Ini Penyebab Sejumlah Sekolah di Bekasi Lebih dari Setahun Tanpa Meja dan Kursi

Ini Penyebab Sejumlah Sekolah di Bekasi Lebih dari Setahun Tanpa Meja dan Kursi

Megapolitan
Bantuan Ditolak Pemprov Riau, Anies: Kami Bersyukur Kalau Masalah Api Selesai

Bantuan Ditolak Pemprov Riau, Anies: Kami Bersyukur Kalau Masalah Api Selesai

Megapolitan
Ditolak Pemprov Riau, Bantuan dari DKI untuk Padamkan Karhutla Dialihkan ke Kalteng

Ditolak Pemprov Riau, Bantuan dari DKI untuk Padamkan Karhutla Dialihkan ke Kalteng

Megapolitan
Kepala Puskemas: Nenek yang Jalan Kaki Bawa Jasad Bayi Tak Pakai Mobil Jenazah karena Buru-buru

Kepala Puskemas: Nenek yang Jalan Kaki Bawa Jasad Bayi Tak Pakai Mobil Jenazah karena Buru-buru

Megapolitan
Pria yang Ditemukan Terluka di Perlintasan Rel Jatinegara Kenakan Baju Berlogo Jak Lingko

Pria yang Ditemukan Terluka di Perlintasan Rel Jatinegara Kenakan Baju Berlogo Jak Lingko

Megapolitan
Penerbangan Domestik Lion Air ke Sejumlah Kota di Kalimantan Terpantau Sesuai Jadwal

Penerbangan Domestik Lion Air ke Sejumlah Kota di Kalimantan Terpantau Sesuai Jadwal

Megapolitan
Kapolres Tangsel Ajukan Kenaikan Pangkat untuk Anggotanya yang Gugur Saat Olah TKP

Kapolres Tangsel Ajukan Kenaikan Pangkat untuk Anggotanya yang Gugur Saat Olah TKP

Megapolitan
Saksi Jaksa Tidak Hadir, Sidang Jefri Nichol Ditunda

Saksi Jaksa Tidak Hadir, Sidang Jefri Nichol Ditunda

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X