Akomodasi Warga Melayat Habibie, Ganjil Genap Ditiadakan di 3 Ruas Jalan pada Kamis Pagi

Kompas.com - 12/09/2019, 06:40 WIB
Kondisi Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (23/5/2018). Kebijakan ganjil-genap rencananya akan diberlakukan di sepanjang ruas jalan tersebut selama pelaksanaan Asian Games 2018. KOMPAS.com/NURSITA SARIKondisi Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (23/5/2018). Kebijakan ganjil-genap rencananya akan diberlakukan di sepanjang ruas jalan tersebut selama pelaksanaan Asian Games 2018.
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak memberlakukan aturan pembatasan kendaraan bermotor berdasarkan nomor polisi ganjil dan genap di tiga ruas jalan pada Kamis (12/9/2019) pagi ini.

Tiga ruas jalan itu yakni Jalan HR Rasuna Said, Jalan Gatot Soebroto, dan Jalan MT Haryono.

Aturan ganjil genap ditiadakan di tiga ruas jalan itu untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin melayat ke rumah duka Presiden ketiga Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie di Jalan Patra Kuningan XIII, Kuningan Timur, Jakarta Selatan.

Habibie diketahui meninggal pada Rabu (11/9/2019) dan disemayamkan di rumah duka di Kuningan.

Baca juga: Gubernur Nurdin Abdullah Kenang Pertemuan dengan BJ Habibie di Acara Mata Najwa

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan informasi ditiadakannya aturan ganjil genap di tiga ruas jalan melalui akun resmi Twitter dan Instagram-nya, Rabu malam.

"Untuk beri kesempatan masyarakat yg hendak takziyah ke rumah duka alm. Pak Habibie, maka khusus pada Kamis PAGI (12/9), aturan ganjil-genap tidak diberlakukan di Jl. HR Rasuna Said, Jl. Gatot Soebroto dan Jl. MT Haryono," tulis Anies.

Aturan ganjil genap akan kembali diberlakukan di tiga ruas jalan itu pada Kamis sore.

"SORE tetap BERLAKU," kata Anies.

Baca juga: Airin Kenang Pesan yang Disampaikan BJ Habibie kepada Dirinya

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo membenarkan informasi ditiadakan aturan ganjil genap di tiga ruas jalan itu.

"Iya, untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat yang akan takziah ke rumah duka almarhum BJ Habibie," tutur Syafrin saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis pagi.

Habibie meninggal dunia pada Rabu, pukul 18.03 WIB.

Menurut putra Habibie, Thareq Kemal Habibie, sang ayah meninggal dunia karena sudah berusia tua sehingga sejumlah organ dalam tubuhnya mengalami degenerasi. Salah satunya adalah jantung.

Habibie telah menjalani perawatan intensif di RSPAD Gatot Soebroto sejak 1 September 2019.

Selama masa perawatan, Habibie ditangani tim dokter spesialis dengan berbagai bidang keahlian, seperti jantung, penyakit dalam, dan ginjal.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Food Station Distribusikan 500 Ton Gula Pasir di Jakarta

Food Station Distribusikan 500 Ton Gula Pasir di Jakarta

Megapolitan
Angkasa Pura II Wajibkan Seluruh Petugas Bandara Kenakan Masker Kain

Angkasa Pura II Wajibkan Seluruh Petugas Bandara Kenakan Masker Kain

Megapolitan
PSBB Disetujui, Pemprov DKI Juga Bakal Batasi Akivitas Kendaraan Pribadi

PSBB Disetujui, Pemprov DKI Juga Bakal Batasi Akivitas Kendaraan Pribadi

Megapolitan
Polisi Tangkap 5 Pelaku Tawuran yang Tewaskan Remaja Condet, 4 Orang Masih Anak

Polisi Tangkap 5 Pelaku Tawuran yang Tewaskan Remaja Condet, 4 Orang Masih Anak

Megapolitan
Kendaraan yang Melintas di Jakarta Naik 10 Persen pada Senin Kemarin

Kendaraan yang Melintas di Jakarta Naik 10 Persen pada Senin Kemarin

Megapolitan
Pemkot Bekasi Ajukan Tiga Skenario Proses Belajar Mengajar ke Kemendikbud

Pemkot Bekasi Ajukan Tiga Skenario Proses Belajar Mengajar ke Kemendikbud

Megapolitan
Terkait PSBB Jakarta, Polisi: Tidak Ada Pembatasan Akses Masuk dan Keluar Jakarta

Terkait PSBB Jakarta, Polisi: Tidak Ada Pembatasan Akses Masuk dan Keluar Jakarta

Megapolitan
Menkes Setujui PSBB, Pemprov DKI Bisa Batasi Kegiatan di Tempat Kerja hingga Transportasi

Menkes Setujui PSBB, Pemprov DKI Bisa Batasi Kegiatan di Tempat Kerja hingga Transportasi

Megapolitan
Marak Kasus Pelecehan Seksual di Tangsel, IPW Soroti Kinerja Polisi

Marak Kasus Pelecehan Seksual di Tangsel, IPW Soroti Kinerja Polisi

Megapolitan
Pesan Kak Seto untuk Orangtua Saat Hadapi Pandemi Covid-19

Pesan Kak Seto untuk Orangtua Saat Hadapi Pandemi Covid-19

Megapolitan
[UPDATE] 72 Pasien Positif Covid-19 Di Jakarta Pusat, Enam Kelurahan Masih Nol Kasus Positif

[UPDATE] 72 Pasien Positif Covid-19 Di Jakarta Pusat, Enam Kelurahan Masih Nol Kasus Positif

Megapolitan
Rekam Jejak Wagub DKI Riza Patria: Kontroversi Kasus Korupsi hingga Segudang Pengalaman Politik

Rekam Jejak Wagub DKI Riza Patria: Kontroversi Kasus Korupsi hingga Segudang Pengalaman Politik

Megapolitan
Duduk Perkara Polemik Apartemen The Nine Residence Terkait Pembangunan RS Covid-19

Duduk Perkara Polemik Apartemen The Nine Residence Terkait Pembangunan RS Covid-19

Megapolitan
Kala Rasa Kecewa Pedagang Tumpah lantaran Pasar Tanah Abang Batal Buka

Kala Rasa Kecewa Pedagang Tumpah lantaran Pasar Tanah Abang Batal Buka

Megapolitan
[HOAKS] Wanita Korban Pembunuhan dan Perampokan di Muara Karang

[HOAKS] Wanita Korban Pembunuhan dan Perampokan di Muara Karang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X