Anies Baswedan Sebut Sosok Habibie Dijadikan Cerminan Tokoh Sukses oleh Orangtua Indonesia

Kompas.com - 12/09/2019, 09:17 WIB
rumah duka Presiden ketiga Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie, di Jalan Patra Kuningan XIII Blok L15/7 No.5, Setiabudi, Jakarta Selatan. KOMPAS.COM/RINDI NURIS VELAROSDELArumah duka Presiden ketiga Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie, di Jalan Patra Kuningan XIII Blok L15/7 No.5, Setiabudi, Jakarta Selatan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai sosok Presiden ketiga Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie sebagai pribadi yang memberikan teladan yang baik bagi pemuda pemudi Indonesia.

Sosok Habibie yang jenius dapat dijadikan cerminan tokoh kesuksesan bagi para orang tua.

"Begitu banyak anak-anak yang dikirim ke universitas terkemuka untuk belajar teknologi, jutaan rumah tangga setiap hari mengingatkan anak-anaknya belajarlah yang rajin biar seperti Bapak Habibie," kata Anies di rumah duka BJ Habibie, Kamis (12/9/2019).

Anies mengatakan, Habibie memberikan banyak kontribusi pada pendidikan Indonesia di antaranya memfasilitasi beasiswa bagi para pemuda Tanah Air yang akan melanjutkan kuliah di dalam maupun luar negeri.

Baca juga: Kenangan Buya Syafii Saat BJ Habibie Ceritakan soal Ainun: Habibie Manusia Tersulit di Muka Bumi

Anies mendoakan, kebaikan Habibie di bidang pendidikan tersebut dapat menjadi ladang amal jariyah bagi Habibie.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Amal jariyahnya lewat ilmu, lewat begitu banyak kegiatan yang dilakukan beliau semasa hidupnya, Insha Allah menjadi pengalir pahala tanpa henti untuk almarhum di alam berikutnya," ujar Anies.

Anies datang bersama ibundanya, Aliyah Rasyid Baswedan melayat ke rumah duka Presiden ketiga Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie, di Jalan Patra Kuningan XIII Blok L15/7 No.5, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Presiden ketiga RI Bacharuddin Jusuf Habibie wafat pukul Rabu (11/9/2019) pukul 18.03 WIB.

Habibie meninggal dunia karena sudah berusia tua sehingga sejumlah organ dalam tubuhnya mengalami degenerasi. Salah satunya adalah jantung.

Habibie telah menjalani perawatan intensif di RSPAD Gatot Soebroto sejak 1 September 2019.

Baca juga: [BERITA FOTO] Suasana Terkini Makam Habibie

Selama masa perawatan, Habibie ditangani tim dokter spesialis dengan berbagai bidang keahlian, seperti jantung, penyakit dalam, dan ginjal.

Rencananya, Habibie dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP), Kalibata, Jakarta Selatan. Tepatnya di samping makam almarhum istrinya, Hasri Ainun.

"Kami koordinasikan ke Garnisun, slot makam di samping almarhum Ainun Habibie. Di slot 120 dan 121," kata Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (11/9/2019) malam.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dishub Copot Rambu Uji Coba Road Bike Melintas di JLNT Casablanca

Dishub Copot Rambu Uji Coba Road Bike Melintas di JLNT Casablanca

Megapolitan
Petugas Hentikan dan Larang Pesepeda Selain Road Bike Naik ke JLNT Casablanca

Petugas Hentikan dan Larang Pesepeda Selain Road Bike Naik ke JLNT Casablanca

Megapolitan
Warga KTP Non-Jakarta Usia 18 Tahun ke Atas Juga Bisa Divaksin, Beikut Syaratnya...

Warga KTP Non-Jakarta Usia 18 Tahun ke Atas Juga Bisa Divaksin, Beikut Syaratnya...

Megapolitan
Tata Cara Lapor Diri PPDB DKI Jakarta untuk Jalur Prestasi

Tata Cara Lapor Diri PPDB DKI Jakarta untuk Jalur Prestasi

Megapolitan
Covid-19 di Jakarta Melonjak, Ini 25 Kelurahan dengan Kasus Aktif Tertinggi

Covid-19 di Jakarta Melonjak, Ini 25 Kelurahan dengan Kasus Aktif Tertinggi

Megapolitan
Hari Terakhir Uji Coba Lintasan Road Bike JLNT, Banyak Sepeda Lain Melintas

Hari Terakhir Uji Coba Lintasan Road Bike JLNT, Banyak Sepeda Lain Melintas

Megapolitan
Lonjakan Serius Kasus Covid-19 di Jakarta, Lebih dari 2.000 Orang Positif per Harinya

Lonjakan Serius Kasus Covid-19 di Jakarta, Lebih dari 2.000 Orang Positif per Harinya

Megapolitan
Nilai Baru Update di PPDB Jakarta, Cerita Orang Tua Perjuangkan Sekolah Anak Hingga Detik Terakhir

Nilai Baru Update di PPDB Jakarta, Cerita Orang Tua Perjuangkan Sekolah Anak Hingga Detik Terakhir

Megapolitan
Kota Tangerang Catat 67 Kasus Baru Covid-19 Hari Ini

Kota Tangerang Catat 67 Kasus Baru Covid-19 Hari Ini

Megapolitan
Aksi Protes di Hari Terakhir Uji Coba Road Bike Batal, Diganti dengan Diskusi

Aksi Protes di Hari Terakhir Uji Coba Road Bike Batal, Diganti dengan Diskusi

Megapolitan
UPDATE 12 Juni: Tangsel Catat 79 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 12 Juni: Tangsel Catat 79 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
UPDATE 12 Juni: 185 Kasus Baru Covid-19 Ditemukan di Kabupaten Bekasi

UPDATE 12 Juni: 185 Kasus Baru Covid-19 Ditemukan di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
UPDATE 12 Juni: Depok Catat 165 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 12 Juni: Depok Catat 165 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
UPDATE 12 Juni: 2.455 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

UPDATE 12 Juni: 2.455 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Ditangkap Polisi, Ini Peran Supervisor Operator Crane dalam Pungli di Tanjung Priok

Ditangkap Polisi, Ini Peran Supervisor Operator Crane dalam Pungli di Tanjung Priok

Megapolitan

Video Rekomendasi

komentar di artikel lainnya
Close Ads X