Ketika Nama Habibie Diartikan sebagai Sosok Mencintai dan Dicintai.....

Kompas.com - 13/09/2019, 09:00 WIB
Mantan Presiden RI BJ Habibie (73) punya banyak kisah yang membuatnya bahagia. Pertama, sang istri, Dr Hasri Ainun Habibie, bisa tinggal lebih lama di Tanah Air setelah sebelumnya harus bolak-balik ke Jerman untuk terapi. KOMPAS/TOTOK WIJAYANTOMantan Presiden RI BJ Habibie (73) punya banyak kisah yang membuatnya bahagia. Pertama, sang istri, Dr Hasri Ainun Habibie, bisa tinggal lebih lama di Tanah Air setelah sebelumnya harus bolak-balik ke Jerman untuk terapi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden ketiga Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf  Habibie wafat pukul Rabu (11/9/2019) pukul 18.03 WIB. Namun, kenangan atas sosoknya tak akan pernah dilupakan oleh masyarakat Indonesia.

Putra pertama Habibie, Ilham Akbar Habibie menyebut ayahnya layak untuk dipanggil dengan nama Habibie. Nama Habibie diartikan sebagai sosok yang mencintai dan dicintai oleh orang-orang sekitarnya.

Ilham menyebut, ayahnya telah menerima banyak curahan cinta dari masyarakat Indonesia. Seluruh lapisan masyarakat merasakan duka cita mendalam atas kepergian Habibie hingga mereka rela berbondong-bondong mengantarkan Habibie ke peristirahatan terakhirnya di TMP Kalibata, Jakarta Selatan.

Baca juga: Mengantar Habibie ke Pusara, Kembali di Samping Ainun

Presiden ketiga RI itu juga dikenal sebagai sosok yang mencintai rakyatnya dan menyebarkan energi positif kepada orang-orang di sekitarnya.

"Saya kira kita harus artikan nama Habibie dengan arti yang dicintai dan mencintai," kata Ilham saat memberikan sambutan dalam kegiatan tahlilan di rumah duka Habibie, Kamis (12/9/2019) malam.

Kepergian Habibie memang memberikan rasa duka cinta mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Namun, Ilham merasa bahagia melihat ayahnya wafat ketika dikelilingi oleh keluarga dan kerabat.

Mereka bahkan sempat memberikan ciuman perpisahan sebelum Habibie mengembuskan napas terakhirnya di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

"Saya kira itulah alasan hari ini kita melihat bapak wajahnya seperti tersenyum. Bapak itu meninggal dalam kebahagiaan dan merasa bukan saja mencintai orang, tapi juga dicintai orang," ujar Ilham.

Dia yakin saat ini, ayah dan ibunya, Hasri Ainun, telah hidup berdampingan selamanya.

"Saya pribadi juga berada langsung di dekat kepalanya (Habibie). Bapak meninggal dalam pelukan dan cinta kami semua," kata Ilham.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyelam Berburu Petunjuk Korban Sriwijaya Air: Dari Rosario, Cincin, Dompet, hingga Ponsel

Penyelam Berburu Petunjuk Korban Sriwijaya Air: Dari Rosario, Cincin, Dompet, hingga Ponsel

Megapolitan
Seluruh Kelurahan di Jakarta Miliki Kasus Aktif Covid-19, Tertinggi di Tugu Utara

Seluruh Kelurahan di Jakarta Miliki Kasus Aktif Covid-19, Tertinggi di Tugu Utara

Megapolitan
Satpol PP DKI Catat 1.056 Pelanggaran PSBB Saat Akhir Pekan

Satpol PP DKI Catat 1.056 Pelanggaran PSBB Saat Akhir Pekan

Megapolitan
UPDATE 17 Januari: Bertambah 3.395 Kasus, Covid-19 di Jakarta Kini 227.365

UPDATE 17 Januari: Bertambah 3.395 Kasus, Covid-19 di Jakarta Kini 227.365

Megapolitan
Kisah Penggali Kubur Jenazah Covid-19, Antara Rasa Khawatir dan Dedikasi Kerja

Kisah Penggali Kubur Jenazah Covid-19, Antara Rasa Khawatir dan Dedikasi Kerja

Megapolitan
Kematian Akibat Covid-19 di Jakarta Meningkat, Diduga Akibat Nakes yang Mulai Kelelahan

Kematian Akibat Covid-19 di Jakarta Meningkat, Diduga Akibat Nakes yang Mulai Kelelahan

Megapolitan
Lokasi Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di TPU Srengseng Sawah Segera Penuh

Lokasi Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di TPU Srengseng Sawah Segera Penuh

Megapolitan
Kekurangan Personil, Jadi Alasan Pelaku Usaha Masih Melanggar PPKM di Kecamatan Cipondoh

Kekurangan Personil, Jadi Alasan Pelaku Usaha Masih Melanggar PPKM di Kecamatan Cipondoh

Megapolitan
Kisah Para Pahlawan Dibalik Evakuasi Sriwijaya Air SJ 182. . .

Kisah Para Pahlawan Dibalik Evakuasi Sriwijaya Air SJ 182. . .

Megapolitan
Jakarta Krisis Covid-19, Pimpinan Komisi E Minta Anies Blusukan Cegah Penularan

Jakarta Krisis Covid-19, Pimpinan Komisi E Minta Anies Blusukan Cegah Penularan

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Tak Merasa Efek Samping Setelah Divaksin Covid-19

Wali Kota Tangerang Tak Merasa Efek Samping Setelah Divaksin Covid-19

Megapolitan
Sopir Ojol Dikeroyok Pengendara Mobil di Kebayoran Lama

Sopir Ojol Dikeroyok Pengendara Mobil di Kebayoran Lama

Megapolitan
Melanggar PPKM, Kafe dan Tempat Fitness di Cipondoh Ditutup

Melanggar PPKM, Kafe dan Tempat Fitness di Cipondoh Ditutup

Megapolitan
Pengendara Motor Kebutan-kebutan di Sekitar Istana, Diberhentikan, Kena Sanksi Push Up

Pengendara Motor Kebutan-kebutan di Sekitar Istana, Diberhentikan, Kena Sanksi Push Up

Megapolitan
Terapkan PSBB, Jakarta Keluar dari 10 Besar Kota Termacet Dunia

Terapkan PSBB, Jakarta Keluar dari 10 Besar Kota Termacet Dunia

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X