Mereka yang Hadiri Prosesi Pemakaman Habibie: Artis, Tetangga, hingga Warga Timor Leste

Kompas.com - 13/09/2019, 09:17 WIB
Sejumlah kerabat dan warga berada di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata untuk menghadiri pemakaman almarhum Presiden ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie di Jakarta, Kamis (12/9/2019). ANTARA FOTO/Aprillio AkbarSejumlah kerabat dan warga berada di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata untuk menghadiri pemakaman almarhum Presiden ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie di Jakarta, Kamis (12/9/2019).
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Prosesi pemakaman Habibie di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan pada Kamis (12/9/2019), cukup menyita perhatian publik. Hadirnya pejabat negara di proses pemakaman Habibie merupakan hal yang tidak bisa terelakkan lagi.

Namun, selain pejabat negara, terdapat beberapa elemen masyarakat yang hadir untuk mengantarkan Habibie ke tempat peristirahatan terakhirnya. Dari mulai artis hingga masyarakat biasa.

Kompas.com pun merangkum cerita masyarakat yang turut hadir dalam pemakaman Habibie.

Artis layar lebar

Penyanyi Bunga Citra Lestari (BCL) bersama suami, Ashraf Sinclair usai mengikuti prosesi pemakaman Presiden ketiga Bacharuddin Jusuf Habibie di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019) siang. WARTA KOTA/FERYANTO HADI Penyanyi Bunga Citra Lestari (BCL) bersama suami, Ashraf Sinclair usai mengikuti prosesi pemakaman Presiden ketiga Bacharuddin Jusuf Habibie di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019) siang.

Sosok BJ Habibie meninggalkan kesan bagi sebagian artis papan atas Indonesia. Terutama mereka–mereka yang pernah terlibat dalam film Habibie & Ainun pada 2012 lalu.

Dari pantauan Kompas.com di TMP Kalibata, beberapa artis yang terlihat hadir di antaranya Bunga Citra Lestari, Chelsea Islan, Reza Rahadian hingga sutradara kawakan Hanung Bramantyo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bahkan, Reza Rahardian sempat menceritakan kenanganya semasa Habibie hidup.

Reza Rahadian saat ditemui dalam prosesi pemakaman BJ Habibie di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019).KOMPAS.com/ANDIKA ADITIA Reza Rahadian saat ditemui dalam prosesi pemakaman BJ Habibie di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019).

"Saya cukup dekat dengan Eyang mulai dari proses membuat film. Pertama kali saya ke rumah beliau jam 11 malam, kami diskusi skenario bahasa Jerman. Ngobrol banyak, dikoreksi, kemudian yang enggak terlupakan bagaimana perhatian beliau dan keramahan beliau," kata Reza di TMP Kalibata.

Baca juga: Pesan Habibie untuk Reza Rahadian yang Tak Terlupakan

Bahkan, perhatian Habibie sangat dirasakan ketika Reza sakit dalam proses pengambilan gambar film Habibie-Ainun.

"Saya pernah sakit kecapean dan ngotot Eyang datang ke lokasi minta shooting dihentikan. Dia bawa saya ke mobil pribadinya untuk membawa saya ke rumah sakit. Ditungguin sampai masuk ke rawat inap," ucap Reza.

Mahasiswa beralmamater oranye

Mahasiswa ITI datangi prosesi pemakaman BJ Habibe di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019)KOMPAS.com / Walda Marison Mahasiswa ITI datangi prosesi pemakaman BJ Habibe di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019)

Sekelompok mahasiwa dari Institut Teknologi Indonesia terlihat hadir dalam prosesi pemakaman BJ Habibie

"Kami ke sini datang untuk mengikuti acara pemakaman almarhum," kata Wahyu (22), salah satu mahasiswa ITI.

Kedatangan mereka sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada sang mantan presiden. Sebab, selain pernah menjadi pemimpin bangsa, Habibie merupakan salah satu pendiri kampus ITI.

Baca juga: Sekelompok Mahasiswa Hadiri Proses Pemakaman BJ Habibie

Selain jadi pencetus dibangunya ITI, Habibie juga meninggalkan kesan tersendiri bagi para mahasiswa.

Di mata mereka, Habibe merupakan sosok inspiratif untuk kalangan anak muda seperti para mahasiswa ITI.

"Beliau sosok yang sangat menginspirasi kami, dengan semua karya dan apa yang telah dia perbuat untuk bangsa," ucap Wahyu.

Tetangga Habibie

Tetangga Habibie yang berasal dari Pare Pare, Kalimantan Selatan, Kamis (12/9/2019)KOMPAS.com / Walda Marison Tetangga Habibie yang berasal dari Pare Pare, Kalimantan Selatan, Kamis (12/9/2019)

Baganya warga yang berbondong – bondong datang ke TMP Kalibata untuk melihat prosesi pemakaman Habibie.

Salah satunya adalah Andi Cing Cing, tetangga Habibie selama tinggal di Parepare, Sulawesi Selatan.

"Almarhum ini tetangga saya, orangnya sangat baik. Dia sangat baik, ramah," kata Cing Cing saat ditemui didepan TMP, Kamis (12/9/2019).

Baca juga: Masyarakat Sipil hingga Tetangga Habibie Ikuti Proses Pemakaman di TMP Kalibata

Lebih lanjut, Cing Cing ikut kehilangan sosok Habibie. Pasalnya, di mata Cing Cing, Habibie adalah sosok yang rendah hati. Bahkan ketika ayah dari Cing Cing meninggal, Habibie masih sempat datang menengok keadaannya.

"Saya ketemu terakhir kali dua tahun lalu, waktu ayah saya menjnggal beliau datang. Benar benar orang yang baik," tambah dia.

Warga Timor Leste

Warga Timor Leste bernama Neslon Da Cruz (38) hadiri pemakaman BJ Habibie di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019).KOMPAS.com/WALDA MARISON Warga Timor Leste bernama Neslon Da Cruz (38) hadiri pemakaman BJ Habibie di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019).

Kehilangan bukan hanya dirasakan masyarakat Indonesia. Warga Timor Leste juga meraskan hal yang sama. Salah satu yang merasakan kehilangan Habibie adalah Neslon Da Cruz (38). Warga Timor Leste yang juga berprofesi sebagai wartawan ini datang untuk melayat ke pemakaman BJ Habibie di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Kamis (12/9/2019).

Dia merasa kehilanga Habibie bukan hanya karena pengabdian almarhum kepada bangsa, tetapi juga karena peran Habibie atas kemerdekaan Timor Leste.

"Kehilangan mungkin bukan hanya milik Indonesia, kami Timor Leste pun merasa kehilangan. Timor Leste sekarang bisa menikmati kemerdekaan karena waktu tahun 1999 Pak Habibie buka jalan kasih dua opsi. Memilih otonomi khusus tetap berada di Indonesia atau memilih merdeka melepaskan diri dari Indonesia," kata dia saat ditemui awak media.


Baca juga: Hadiri Pemakaman Habibie, Warga Timor Leste: Bapak Berjasa untuk Kemerdekaan Kami

Walaupun belum pernah bertemu dengan Habibie secara langsung, dia mengaku akan selalu mengenang seluruh jasa almarhum untuk Timor Leste dan pengabdianya bagi bangsa Indonesia.

"Karena bukan cuma kehilangan untuk bangsa Indonesia tapi juga Timor Leste. Karena jasa Pak Habibie, Timor Leste bisa merdeka," tutup dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinas LH Kembali Segel Saluran Limbah Pabrik Pencemar Parasetamol di Teluk Jakarta

Dinas LH Kembali Segel Saluran Limbah Pabrik Pencemar Parasetamol di Teluk Jakarta

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Kota Tangerang 94 Persen

Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Kota Tangerang 94 Persen

Megapolitan
Keputusan Gubernur Banten: UMK 2022 Kota Tangerang Rp 4.285.798, Kota Tangsel Rp 4.280.214

Keputusan Gubernur Banten: UMK 2022 Kota Tangerang Rp 4.285.798, Kota Tangsel Rp 4.280.214

Megapolitan
Curhat Orangtua Murid SMPN 2 Depok Izinkan Anak Ikut PTM Terbatas

Curhat Orangtua Murid SMPN 2 Depok Izinkan Anak Ikut PTM Terbatas

Megapolitan
Korban Pelecehan Seksual KPI Harap Polres Jakpus Segera Rampungkan Penyelidikan

Korban Pelecehan Seksual KPI Harap Polres Jakpus Segera Rampungkan Penyelidikan

Megapolitan
Cerita Guru SMPN 2 Depok Senang PTM Terbatas

Cerita Guru SMPN 2 Depok Senang PTM Terbatas

Megapolitan
Satu Mahasiswi Meninggal, UPN Veteran Jakarta Sebut Pembaretan Menwa Tak Berizin

Satu Mahasiswi Meninggal, UPN Veteran Jakarta Sebut Pembaretan Menwa Tak Berizin

Megapolitan
6 Anggota Pemuda Pancasila Jadi Tersangka Pengeroyokan, Polisi Cari Pelaku Lain

6 Anggota Pemuda Pancasila Jadi Tersangka Pengeroyokan, Polisi Cari Pelaku Lain

Megapolitan
Mulai Rabu, Warga Belum Vaksinasi Covid-19 Dilarang Masuk Pasar Anyar Bogor

Mulai Rabu, Warga Belum Vaksinasi Covid-19 Dilarang Masuk Pasar Anyar Bogor

Megapolitan
Jenazah Korban Mutilasi di Bekasi Diserahkan ke Keluarga

Jenazah Korban Mutilasi di Bekasi Diserahkan ke Keluarga

Megapolitan
Penjelasan Rektor UPN Veteran Jakarta soal Kematian Mahasiswi Saat Pembaretan Menwa

Penjelasan Rektor UPN Veteran Jakarta soal Kematian Mahasiswi Saat Pembaretan Menwa

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Menyoroti Beban Tracking WNA Positif Covid-19

Wali Kota Tangerang Menyoroti Beban Tracking WNA Positif Covid-19

Megapolitan
Wakil Wali Kota Depok Mempertanyakan Data Pelecehan Seksual Anak, Ini Penjelasan Kejaksaan

Wakil Wali Kota Depok Mempertanyakan Data Pelecehan Seksual Anak, Ini Penjelasan Kejaksaan

Megapolitan
Rabu Besok, Sidang Munarman di PN Jaktim Digelar Virtual

Rabu Besok, Sidang Munarman di PN Jaktim Digelar Virtual

Megapolitan
Satpol PP Copot Atribut Ormas di Kawasan Cilandak Cegah Gesekan

Satpol PP Copot Atribut Ormas di Kawasan Cilandak Cegah Gesekan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.