Sambut Pendaftar Calon Wali Kota Tangsel, PDI-P Kenakan Pakaian Adat

Kompas.com - 13/09/2019, 15:33 WIB
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-P Tangerang Selatan (Tangsel) menyambut pendaftar Calon Wali Kota Tangerang Selatan dengan menggunakan pakaian adat. Pakaian adat merupakan bentuk penegasan komitmen PDIP  untuk menjaga keberagaman. Dokumentasi DPC PDI-PDewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-P Tangerang Selatan (Tangsel) menyambut pendaftar Calon Wali Kota Tangerang Selatan dengan menggunakan pakaian adat. Pakaian adat merupakan bentuk penegasan komitmen PDIP untuk menjaga keberagaman.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Dewan Pimpinan Cabang ( DPC) PDI-P Tangerang Selatan ( Tangsel) membuka pendaftaran bakal calon Wali Kota Tangerang Selatan sejak Senin (9/9/2019) lalu. PDI-P merupakan partai pertama yang membuka pendaftaran untuk calon wali kota Tangsel.

Pendaftaran dilakukan di kantor DPC PDI-P Tangsel di Jalan Graha Raya Boulevard, Ruko Venice Arcade Blok lD/09, Graha Raya Bintaro, Serpong Utara, Tangsel.

Baca juga: Putri Maruf Amin Siap Maju Jadi Calon Wali Kota Tangerang Selatan

Para petugas pendaftaran menggunakan pakaian adat dari berbagai daerah untuk menyambut para pendaftar. Ketua Tim Penjaringan PDI-P, Suhari Wicaksono mengatakan, penggunaan pakaian adat merupakan bentuk penegasan komitmen PDI-P untuk menjaga keberagaman.

"Selain keberagaman, dengan cara ini kami juga memerangi politik identitas secara sungguh-sungguh," kata Suhari saat dihubungi, Jumat.

"Kami menunggu calon yang sudah mengambil formulir untuk mengembalikan, sekaligus menunggu mereka yang akan mengambil formulir pendaftaran,” tambah Suhari.

Semenjak dibuka, sudah ada tujuh nama yang mendaftarkan diri, yaitu Siti Nur Azizah yang merupakan putri Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin, TB Rahmad Sukendar, Tomi Patria, Kolonel Beben, Hery Gagarin, Aldrin Ramadian, dan Kemal Pasha. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Minta UMK Bekasi 2020 Rp 4,9 Juta, Serikat Buruh Klaim Sudah Lakukan Survei

Minta UMK Bekasi 2020 Rp 4,9 Juta, Serikat Buruh Klaim Sudah Lakukan Survei

Megapolitan
Buruh Kota Bekasi Ingin UMK Sebesar Rp 4,9 Juta

Buruh Kota Bekasi Ingin UMK Sebesar Rp 4,9 Juta

Megapolitan
Polisi Kaji Ruas Jalan yang Dapat Dilintasi Skuter Listrik GrabWheels

Polisi Kaji Ruas Jalan yang Dapat Dilintasi Skuter Listrik GrabWheels

Megapolitan
Pulang Kampung demi Pilih Kepala Desa, Warsidin Kembali ke Jakarta Tinggal Nama

Pulang Kampung demi Pilih Kepala Desa, Warsidin Kembali ke Jakarta Tinggal Nama

Megapolitan
Ratusan Buruh Kawal Rapat Pembahasan UMK Bekasi 2020

Ratusan Buruh Kawal Rapat Pembahasan UMK Bekasi 2020

Megapolitan
Penabrak Pengguna GrabWheels Tidak Ditahan Bukan karena Anak Orang Penting

Penabrak Pengguna GrabWheels Tidak Ditahan Bukan karena Anak Orang Penting

Megapolitan
BPTJ: Penggunaan Transportasi Umum Baru 30 Persen di Jabodetabek

BPTJ: Penggunaan Transportasi Umum Baru 30 Persen di Jabodetabek

Megapolitan
Awal Mula Toko Minyak Wangi Menjamur di Kawasan Condet

Awal Mula Toko Minyak Wangi Menjamur di Kawasan Condet

Megapolitan
Pihak SDIT Izzati Bantah Terduga Teroris yang Ditangkap di Depok adalah Guru

Pihak SDIT Izzati Bantah Terduga Teroris yang Ditangkap di Depok adalah Guru

Megapolitan
Pemprov DKI Tak Akan Larang GrabWheels Beroperasi

Pemprov DKI Tak Akan Larang GrabWheels Beroperasi

Megapolitan
YLKI Minta Pemprov DKI Buat Regulasi soal Skuter Listrik, dari Perizinan hingga Asuransi

YLKI Minta Pemprov DKI Buat Regulasi soal Skuter Listrik, dari Perizinan hingga Asuransi

Megapolitan
Kuli Bangunan Asal Cilandak Jadi Korban Kecelakaan Bus di Tol Cipali

Kuli Bangunan Asal Cilandak Jadi Korban Kecelakaan Bus di Tol Cipali

Megapolitan
Korban Pemerkosaan Ayah Tiri Sempat Diancam Pria Misterius

Korban Pemerkosaan Ayah Tiri Sempat Diancam Pria Misterius

Megapolitan
Pemkot Tangerang Jelaskan Duduk Perkara Pengosongan Ruko di Cimone

Pemkot Tangerang Jelaskan Duduk Perkara Pengosongan Ruko di Cimone

Megapolitan
Kapal Sampah Bekasi Pabrikan Jerman Bisa Angkut 300 Kilogram Sampah Sekali Jalan

Kapal Sampah Bekasi Pabrikan Jerman Bisa Angkut 300 Kilogram Sampah Sekali Jalan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X