Kebakaran Pasar Modern Bintaro Diduga akibat Korsleting Listrik

Kompas.com - 15/09/2019, 07:13 WIB
Sebuah ruko di pasar Modern Bintaro di Jalan Sudirman Bintaro Sektor 7, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Sabtu (14/9/2019), terbakar. KOMPAS.com/MUHAMAD ISA BUSTOMISebuah ruko di pasar Modern Bintaro di Jalan Sudirman Bintaro Sektor 7, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Sabtu (14/9/2019), terbakar.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Sebanyak tiga ruko di pasar Modern Bintaro di Jalan Sudirman Bintaro Sektor 7, Pondok Aren, Tangerang Selatan, terbakar pada Sabtu (14/9/2019). 

Dari pantauan Kompas.com, api membakar dua ruko yang berlantai tiga. Sejumlah mobil pemadam kebakaran berderet di depan dua ruko yang terbakar.

Agus, salah satu sekuriti di Pasar Modern Bintaro mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Api berawal dari lantai dua ruko wallpaper yang langsung menjalar ke dua ruko sebelahnya.


Baca juga: Saat Pemadam Kebakaran Evakuasi Anak Kucing yang Terjebak 3 Hari di Pompa Air

"Api dari lantai dua ruko wallpaper kemudian langsung merembet ke lantai bawah sebelum merembet ke ruko kue dan ruko mpek-mpek. Kayanya gara-gara listrik (kebakarannya)," ujarnya di lokasi kejadian, Sabtu (14/9/2019).

Menurut Agus, api diduga muncul dari ruko wallpaper yang sedang tutup. Merembetnya api ke ruko lain membuat para karyawan yang bekerja berhamburan.

"Pada lari-larian karyawan ruko yang ada di sampingnya. Kalau yang ruko wallpaper sebenarnya tutup," pungkasnya.

Baca juga: Nenek dan Cucunya Tewas Dalam Kebakaran di Ambon

Saat terjadi kebakaran, masyarkat tampak berjubel di lokasi. Mereka menyaksikan pemadaman api yang dilakukan para petugas pemadam kebakaran.

Namun, ada juga sebagian masyarakat menyaksikan dengan menikmati makan malam di kaki lima yang berlokasi di depan ruko yang terbakar.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fraksi Gerindra DKI Pastikan Sandiaga Tak Akan Jadi Wagub DKI Lagi

Fraksi Gerindra DKI Pastikan Sandiaga Tak Akan Jadi Wagub DKI Lagi

Megapolitan
[POPULER MEGAPOLITAN]: Tak Punya Anggaran untuk Ganti Foto Presiden dan Wakil Presiden I Beli Undangan Pelantikan Presiden agar Dinilai Terpandang

[POPULER MEGAPOLITAN]: Tak Punya Anggaran untuk Ganti Foto Presiden dan Wakil Presiden I Beli Undangan Pelantikan Presiden agar Dinilai Terpandang

Megapolitan
Saat Puluhan Slankers Terlunta Usai Nonton Konser Pelantikan Jokowi

Saat Puluhan Slankers Terlunta Usai Nonton Konser Pelantikan Jokowi

Megapolitan
Duduk Soal Klaim Penggelapan Dana Koperasi Pegawai Pos Indonesia Cabang Bekasi

Duduk Soal Klaim Penggelapan Dana Koperasi Pegawai Pos Indonesia Cabang Bekasi

Megapolitan
BMKG: Suhu di Jakarta Hari Ini Dipredikisi Capai 35 Derajat Celcius

BMKG: Suhu di Jakarta Hari Ini Dipredikisi Capai 35 Derajat Celcius

Megapolitan
Tiang Listrik Roboh di Kebon Jeruk, DKI Ingatkan Kabel Udara Harus Ditertibkan

Tiang Listrik Roboh di Kebon Jeruk, DKI Ingatkan Kabel Udara Harus Ditertibkan

Megapolitan
F-Gerindra Minta Ketua DPRD DKI Dorong Digelarnya Rapimgab Pemilihan Wagub

F-Gerindra Minta Ketua DPRD DKI Dorong Digelarnya Rapimgab Pemilihan Wagub

Megapolitan
IRT Jadi Penyandang Dana Kelompok Peluru Katapel untuk Gagalkan Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

IRT Jadi Penyandang Dana Kelompok Peluru Katapel untuk Gagalkan Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Megapolitan
Besok, Pembahasan APBD DKI 2020 Akan Dimulai di Masing-masing Komisi

Besok, Pembahasan APBD DKI 2020 Akan Dimulai di Masing-masing Komisi

Megapolitan
Rencana Kenaikan UMP DKI Jadi Rp 4,2 Juta Ditanggapi Pesimistis Jurnalis

Rencana Kenaikan UMP DKI Jadi Rp 4,2 Juta Ditanggapi Pesimistis Jurnalis

Megapolitan
NP, Ibu yang Bunuh Anaknya di Kebon Jeruk Dikenal sebagai Sosok Tertutup

NP, Ibu yang Bunuh Anaknya di Kebon Jeruk Dikenal sebagai Sosok Tertutup

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan 4 Desain Penataan Trotoar

Pemprov DKI Siapkan 4 Desain Penataan Trotoar

Megapolitan
52 Rumah di Bidara Cina Terbakar

52 Rumah di Bidara Cina Terbakar

Megapolitan
Jadi Ajudan Ma'ruf, Kombes Sabilul Dikenal sebagai Polisi Santri yang Dekat dengan Warga

Jadi Ajudan Ma'ruf, Kombes Sabilul Dikenal sebagai Polisi Santri yang Dekat dengan Warga

Megapolitan
Minta Bertemu Jokowi, Ini Isi 9 Pesan yang Akan Disampaikan BEM SI

Minta Bertemu Jokowi, Ini Isi 9 Pesan yang Akan Disampaikan BEM SI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X