Pemprov DKI Akan Gelar Lenong Betawi Secara Rutin di Balai Kota

Kompas.com - 15/09/2019, 18:35 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pusat Perkembangan Budaya Betawi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (15/9/2019). KOMPAS.COM/RINDI NURIS VELAROSDELAGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pusat Perkembangan Budaya Betawi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (15/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan menggelar pertunjukan Lenong Betawi secara rutin di Balai Kota, Jakarta. Hal ini untuk melestarikan kebudayaan Betawi.

Pertunjukan lenong terakhir digelar di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat pada Jumat (13/9/2019) lalu.

"Yang tidak kalah penting, kita juga ingin Balai Kota menjadi ramai. Hari Jumat kemarin, ada lenong di Balai Kota. Insya Allah bagaimana kalau kita bikin lenong rutin di Balai Kota. Nanti saya bicarakan dengan teman-teman, bapak ibu di Bamus (Badan Musyawarah) Betawi," kata Anies di Pusat Perkampungan Betawi di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (15/9/2019).

Baca juga: Banyak Sanggar di Jakarta, Anies Ingin Lenong Rutin Digelar

Pemerintah, kata Anies, mempunyai tanggung jawab untuk melestarikan kegiatan kebudayaan seperti pertunjukan lenong.

Anies menyebut, pertunjukan lenong seharusnya tidak hanya digelar di kampung-kampung, melainkan menyasar pusat kota yang dimulai dari Balai Kota.

Kebudayaan Betawi diharapkan bisa menjadi tuan rumah di rumah sendiri sekaligus menjadi tamu memesona apabila warga DKI merantau ke luar Jakarta.

Baca juga: Anies: Masyarakat Betawi di Luar Harus Jadi Tamu Memesona...

"Kita berharap nanti Balai Kota juga menjadi salah satu pusat. Karena kita di sini, lumayan agak jauh datangnya ke Setu Babakan (sebagai pusat perkampungan budaya Betawi)," ujar Anies.

Selain pertunjukan lenong, Anies menambahkan, Pemprov DKI juga akan rutin menggelar perayaan 1 Muharram.

"Alhamdulillah mulai tahun ini, Jakarta melakukan peringatan tahun baru 1 Muharram 1441 Hijriah. Insha Allah, nanti kita rutin menyelenggarakan bukan hanya tahun baru Masehi, tapi tahun baru Islam juga," katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPSU Berendam di Saluran Air, Lurah Jelambar Diperiksa Inspektorat DKI

PPSU Berendam di Saluran Air, Lurah Jelambar Diperiksa Inspektorat DKI

Megapolitan
Wali Kota Jakbar Tunggu Rekomendasi BKD dan Inspektorat Terkait PPSU Direndam

Wali Kota Jakbar Tunggu Rekomendasi BKD dan Inspektorat Terkait PPSU Direndam

Megapolitan
Wali Kota Jakbar Sebut Keterlaluan PPSU Jelambar Direndam untuk Senang-senang

Wali Kota Jakbar Sebut Keterlaluan PPSU Jelambar Direndam untuk Senang-senang

Megapolitan
Damkar Temukan 18 Ekor Ular Kobra di Joglo

Damkar Temukan 18 Ekor Ular Kobra di Joglo

Megapolitan
Alasan Keamanan, Tol Layang Japek Khusus Kendaraan Golongan I Non-bus

Alasan Keamanan, Tol Layang Japek Khusus Kendaraan Golongan I Non-bus

Megapolitan
Tol Layang Japek Akan Dilengkapi Parking Bay untuk Kondisi Darurat

Tol Layang Japek Akan Dilengkapi Parking Bay untuk Kondisi Darurat

Megapolitan
Pantai di Cilincing Dipenuhi Sampah yang Terbawa Arus karena Angin Barat

Pantai di Cilincing Dipenuhi Sampah yang Terbawa Arus karena Angin Barat

Megapolitan
Jika Fondasi Tidak di Saluran Air, Warga Matraman Tidak Perlu Cemas Rumah Ambruk

Jika Fondasi Tidak di Saluran Air, Warga Matraman Tidak Perlu Cemas Rumah Ambruk

Megapolitan
Perbaikan Rumah yang Ambruk di Matraman Tunggu Pengerjaan Saluran Air Selesai

Perbaikan Rumah yang Ambruk di Matraman Tunggu Pengerjaan Saluran Air Selesai

Megapolitan
Bangun LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Pemprov DKI Usul Stasiun Transit MRT Diubah

Bangun LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Pemprov DKI Usul Stasiun Transit MRT Diubah

Megapolitan
Ketika Kebun Belimbing di Margonda Kota Depok Tinggal Sejarah

Ketika Kebun Belimbing di Margonda Kota Depok Tinggal Sejarah

Megapolitan
Sisir PIK Avenue Saat Malam Minggu, BPRD Temukan 50 Mobil Belum Bayar Pajak

Sisir PIK Avenue Saat Malam Minggu, BPRD Temukan 50 Mobil Belum Bayar Pajak

Megapolitan
Asal Usul Julukan Kota Belimbing untuk Depok, Bukan Sekadar karena Banyak Kebun Belimbingnya

Asal Usul Julukan Kota Belimbing untuk Depok, Bukan Sekadar karena Banyak Kebun Belimbingnya

Megapolitan
Wali Kota: Kontraktor Akan Perbaiki Rumah yang Ambruk karena Proyek Saluran Air di Matraman

Wali Kota: Kontraktor Akan Perbaiki Rumah yang Ambruk karena Proyek Saluran Air di Matraman

Megapolitan
Rusunami DP 0 di Cilangkap Akan Dilintasi Mikrotrans Jak 36

Rusunami DP 0 di Cilangkap Akan Dilintasi Mikrotrans Jak 36

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X