Suara Letusan Terdengar 5 Kali Usai Laga Persija Vs PSIS di Bekasi

Kompas.com - 15/09/2019, 18:48 WIB
Suasana area Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi saat pertandingan Persija melawan PSIS Semarang, Minggu (15/9/2019). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVISuasana area Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi saat pertandingan Persija melawan PSIS Semarang, Minggu (15/9/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

BEKASI, KOMPAS.com - Suara letusan terdengar di dalam Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, saat pertandingan sepak bola antara Persija Jakarta melawan PSIS Semarang, Minggu (15/9/2019).

Pantauan Kompas.com di area stadion pukul 17.40 WIB, suara letusan itu terdengar sebanyak lima kali sesaat setelah pertandingan selesai.

Suara itu terdengar sangat kencang sehingga membuat warga di sekitar stadion kaget.

"Suara apa itu, ledakan ya, tembakan, dari dalam stadion," kata salah seorang warga di Kantin GOR Stadion, Minggu.

Terkait hal itu, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto mengatakan, suara letusan bersumber dari flare (suar) yang dinyalakan oknum pendukung dari tribun penonton.

"Itu suara suar yang diletuskan oleh oknum penonton setelah pertandingan selesai," kata Indarto di lokasi, Minggu.

Dia mengakui ada kelalaian petugas di pintu masuk sehingga barang tersebut dapat lolos masuk stadion.

"Kita evaluasi lagi. Petugas lalai tadi, seharusnya barang itu tidak boleh ada. Kita tidak tahu dia (oknum penonton) simpan di mana. Saya sudah tanyakan ke petugas. Ini jadi bahan evaluasi kita di lapangan supaya ke depan diperketat lagi," ujar Indarto.

Tidak ada korban akibat suara letusan itu. Polisi juga memburu oknum penonton yang membawa suar tersebut.

Adapun pertandingan tersebut dimenangkan Persija dengan skor 2-1. Usai laga, situasi di sekitar stadion nampak kondusif.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Buru 4 Penjambret HP di Kawasan Kota Tua yang Masih Buron

Polisi Buru 4 Penjambret HP di Kawasan Kota Tua yang Masih Buron

Megapolitan
Dana Bantuan Parpol Naik, Fraksi Nasdem Dituntut Lebih Eksis di DPRD DKI

Dana Bantuan Parpol Naik, Fraksi Nasdem Dituntut Lebih Eksis di DPRD DKI

Megapolitan
Bikin Rute LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Anies Belum Minta Persetujuan Menhub

Bikin Rute LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Anies Belum Minta Persetujuan Menhub

Megapolitan
Puskesmas dan RSUD Menyerah, Damkar Kembangan Turun Tangan Lepaskan Cincin di Jari Nunung

Puskesmas dan RSUD Menyerah, Damkar Kembangan Turun Tangan Lepaskan Cincin di Jari Nunung

Megapolitan
Penjambret HP di Kota Tua Tenggak Miras dan Pakai Sabu Sebelum Beraksi

Penjambret HP di Kota Tua Tenggak Miras dan Pakai Sabu Sebelum Beraksi

Megapolitan
Kata Partygoers soal Penolakan Sekelompok Massa Terhadap DWP di Jakarta

Kata Partygoers soal Penolakan Sekelompok Massa Terhadap DWP di Jakarta

Megapolitan
Berkunjung ke Kebun Belimbing yang Masih Tersisa di Kota Belimbing Depok...

Berkunjung ke Kebun Belimbing yang Masih Tersisa di Kota Belimbing Depok...

Megapolitan
Rusunami DP 0 Rupiah Sepi, Anggota DPRD DKI Minta BI Checking Dipermudah

Rusunami DP 0 Rupiah Sepi, Anggota DPRD DKI Minta BI Checking Dipermudah

Megapolitan
Penjambret HP di Kota Tua Tertangkap, Salah Satunya Masih di Bawah Umur

Penjambret HP di Kota Tua Tertangkap, Salah Satunya Masih di Bawah Umur

Megapolitan
Ular Kobra Berkeliaran di Lingkungan Rumah, Warga Duren Sawit Resah

Ular Kobra Berkeliaran di Lingkungan Rumah, Warga Duren Sawit Resah

Megapolitan
PDI-P Dapat Dana Bantuan Parpol Rp 6,68 Miliar dari Pemprov DKI, Akan Dipakai untuk Apa?

PDI-P Dapat Dana Bantuan Parpol Rp 6,68 Miliar dari Pemprov DKI, Akan Dipakai untuk Apa?

Megapolitan
Garuda Indonesia Akui Insiden Pesawat Berhadapan Karena Kesalahan Pilot

Garuda Indonesia Akui Insiden Pesawat Berhadapan Karena Kesalahan Pilot

Megapolitan
Insiden Dua Pesawat Garuda Nyaris Tabrakan, Pilot Diduga Kerja Overtime

Insiden Dua Pesawat Garuda Nyaris Tabrakan, Pilot Diduga Kerja Overtime

Megapolitan
Anggota DPR Minta Penangguhan Penahanan untuk Lutfi Alfian agar Tidak Gaduh

Anggota DPR Minta Penangguhan Penahanan untuk Lutfi Alfian agar Tidak Gaduh

Megapolitan
Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta Dibuka untuk Pengunjung, Pengelola Diminta Antisipasi Tumpukan Antrean

Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta Dibuka untuk Pengunjung, Pengelola Diminta Antisipasi Tumpukan Antrean

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X