Dua Tahun Lesehan, Murid SDN Pekayon Jaya 3 Kembali Belajar di Meja

Kompas.com - 16/09/2019, 14:16 WIB
Murid kelas 1B SDN Pekayon Jaya 3 Bekasi kembali bisa menggunakan meja-kursi untuk belajar di kelas. Sebelumnya, mereka terpaksa duduk berlesehan di ubin kelas lantaran sekolah tak kebagian meja-kursi selama hampir 2 tahun. KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEANMurid kelas 1B SDN Pekayon Jaya 3 Bekasi kembali bisa menggunakan meja-kursi untuk belajar di kelas. Sebelumnya, mereka terpaksa duduk berlesehan di ubin kelas lantaran sekolah tak kebagian meja-kursi selama hampir 2 tahun.

BEKASI, KOMPAS.com - Murid SDN Pekayon Jaya 3, Bekasi Selatan tampak antusias hari ini, Senin (16/9/2019).

Pasalnya, enam ruangan kelas yang mereka tempati kembali dilengkapi meja dan kursi setelah beberapa bulan mereka mesti duduk lesehan di ubin untuk belajar.

"Mebel datang Minggu (15/9/2019) jam 17.00. Prosesnya karena pengirimannya banyak, sampai beberes kita itu sampai jam 03.00 pagi tadi. Intinya saya senang punya bangku, enggak belajar deprok lagi," ujar Deni Hilmana, wali kelas 6B SDN Pekayon Jaya 3 kepada Kompas.com, Senin siang.

Baca juga: Tak Punya Meja-Kursi, Murid SDN Pekayon 3 Bekasi Belajar Lesehan

"Total 240 set meja-kursi. Ada tiga truk, dua kali balik. Itu malam jam 01.00 terakhir," imbuhnya.

Deni mengaku sudah hampir dua tahun mengajar para murid yang duduk lesehan. Beberapa waktu ke belakang, sekolahnya cuma memiliki beberapa meja-kursi kayu yang sudah tidak layak pakai karena lapuk.

Maka, kabar kedatangan 240 set meja-kursi itu ditunggu-tunggu pegawai sekolah. Para murid diyakini bisa lebih konsentrasi di kelas.

"Biasanya kan pada keluar masuk, tadi di kelas mah diam saja. Semua pada senang lah," kata Deni.

Pantauan Kompas.com di lokasi pada Senin siang, ruangan kelas 6A, 6B, 5B, 2A, 2B, dan 1B yang mulanya tidak terdapat meja-kursi kini sudah terisi penuh.

Meja-kursi yang baru datang itu berbeda-beda tiap kelas, namun sama-sama terbuat dari berangka besi.

Sebelumnya, sejak Desember 2017, SDN Pekayon Jaya 3 tidak punya meja-kursi untuk 6 ruang kelas. Para murid terpaksa belajar berlesehan atau sekadar membawa meja gambar ke kelas.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Hanya Pakai Rambu, Satpol PP Berjaga di JPO agar Tak Dilintasi Pengguna Skuter Listrik

Tak Hanya Pakai Rambu, Satpol PP Berjaga di JPO agar Tak Dilintasi Pengguna Skuter Listrik

Megapolitan
Beribu Alasan Pengusaha Tolak Kenaikan UMK di Bekasi

Beribu Alasan Pengusaha Tolak Kenaikan UMK di Bekasi

Megapolitan
Pengamat: Skuter Listrik Lebih Cocok Jadi Transportasi Pariwisata

Pengamat: Skuter Listrik Lebih Cocok Jadi Transportasi Pariwisata

Megapolitan
5 Fakta Dinamika Kenaikan UMK Bekasi 2020

5 Fakta Dinamika Kenaikan UMK Bekasi 2020

Megapolitan
BMKG: Jakarta, Bekasi, dan Depok Cerah Berawan Hari Ini

BMKG: Jakarta, Bekasi, dan Depok Cerah Berawan Hari Ini

Megapolitan
Layanan Penyewaan Skuter Listrik GrabWheels Tak Tersedia Lagi di FX Sudirman

Layanan Penyewaan Skuter Listrik GrabWheels Tak Tersedia Lagi di FX Sudirman

Megapolitan
Bima Arya Akan Minta Kepastian Penyelesaian TPST Nambo ke Ridwan Kamil

Bima Arya Akan Minta Kepastian Penyelesaian TPST Nambo ke Ridwan Kamil

Megapolitan
Pemprov DKI Dorong GrabWheel Beroperasi di Kawasan Tertentu seperti GBK atau Ancol

Pemprov DKI Dorong GrabWheel Beroperasi di Kawasan Tertentu seperti GBK atau Ancol

Megapolitan
Pengusaha Akan Sampaikan Keberatan ke Gubernur Terkait UMK Bekasi 2020

Pengusaha Akan Sampaikan Keberatan ke Gubernur Terkait UMK Bekasi 2020

Megapolitan
Pemprov DKI Dinilai Lemah dalam Mengawasi Pengoperasian Skuter Listrik

Pemprov DKI Dinilai Lemah dalam Mengawasi Pengoperasian Skuter Listrik

Megapolitan
Pemerintah Dinilai Lalai, Apindo Kota Bekasi Tak Setuju UMK 2020

Pemerintah Dinilai Lalai, Apindo Kota Bekasi Tak Setuju UMK 2020

Megapolitan
Proses Perizinan Panjang, Bus Listrik Transjakarta Belum Bisa Angkut Penumpang

Proses Perizinan Panjang, Bus Listrik Transjakarta Belum Bisa Angkut Penumpang

Megapolitan
Penetapan UMK Bekasi 2020 Alot karena Pengusaha Tak Ingin Ada UMK

Penetapan UMK Bekasi 2020 Alot karena Pengusaha Tak Ingin Ada UMK

Megapolitan
Serikat Buruh dan Pemkot Bekasi Sepakat UMK 2020 Sebesar Rp 4,589 Juta

Serikat Buruh dan Pemkot Bekasi Sepakat UMK 2020 Sebesar Rp 4,589 Juta

Megapolitan
Pembangunan Skatepark di Kolong Flyover Pasar Rebo Hampir Kelar

Pembangunan Skatepark di Kolong Flyover Pasar Rebo Hampir Kelar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X